Senin, 17 Desember 2018 | 04:16 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Gubernur Papua Barat ajak gereja tekan HIV

Rabu, 05 Desember 2018 - 17:08 WIB    |    Penulis : Rizky Sandra    |    Editor : Sigit Kurniawan
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2QCRKbB
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2QCRKbB

Elshinta.com - Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengajak para pendeta dan jemaat gereja membantu pemerintah menekan penularan virus HIV-AIDS di daerah tersebut.

Menurut Dominggus saat meresmikan gedung Gereja Nazareth Fanindi Pantai Manokwari, Rabu (05/12), kasus HIV dan AIDS di daerah tersebut sudah sangat menghawatirkan.

"Jumlah masyarakat yang terindikasi mengidap HIV dan AIDS meningkat dari tahun ke tahun. Ini menjadi masalah kita bersama, dan gereja punya peran besar untuk membantu mencegah agar masyarakat terbebas dari penularan," kata Gubernur, dikutip Antara.

Baca juga: Upaya cegah infeksi dan penularan HIV/AIDS

Ia mengungkapkan, data terbaru per Juli 2018 jumlah kasus HIV dan AIDS hingga saat ini sudah mencapai 7.234. Mengalami penambahan dibandingkan dengan tahun 2017.

Dari 13 kabupaten/kota di daerah tersebut, Kota Sorong menduduki peringkat pertama dalam jumlah kasus, disusul Manokwari dan Kabupaten Sorong.

"Kota Sorong 2.366 kasus, 261 diantaranya meninggal, Manokwari 1.833 kasus meninggal 133 orang dan Kabupatan Sorong 1.072 kasus dan 299 diantaranya meninggal," ungkap Gubernur.

Ia mengajak, para hamba Tuhan terus mengingatkan jemaat agar taat pada hukum-hukum Tuhan. Dari kasus yang selama ini ditemukan Dinas Kesehatan serta Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), virus HIV dan AIDS bisa menjamah setiap kalangan. Kelompok yang tidak beresiko seperti ibu rumah tangga dan anak-anak pun bisa mengidap kasus ini.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Liga Indonesia | 16 Desember 2018 - 21:50 WIB

Persewar Papua tahan imbang Persik Kediri 1-1

Afrika | 16 Desember 2018 - 21:39 WIB

Dubes: Pasar Afrika capai Rp7.900 triliun

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 21:25 WIB

Presiden minta aparat kemanan serius tangani pembalakan liar

Aktual Pemilu | 16 Desember 2018 - 21:12 WIB

KPU Bantul peroleh 70 kotak suara rusak

Kecelakaan | 16 Desember 2018 - 20:50 WIB

Anggota Polres Mojokerto tewas akibat kecelakaan

Otomotif | 16 Desember 2018 - 20:37 WIB

Perhatikan hal ini jika berkendara saat hujan

Elshinta.com - Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengajak para pendeta dan jemaat gereja membantu pemerintah menekan penularan virus HIV-AIDS di daerah tersebut.

Menurut Dominggus saat meresmikan gedung Gereja Nazareth Fanindi Pantai Manokwari, Rabu (05/12), kasus HIV dan AIDS di daerah tersebut sudah sangat menghawatirkan.

"Jumlah masyarakat yang terindikasi mengidap HIV dan AIDS meningkat dari tahun ke tahun. Ini menjadi masalah kita bersama, dan gereja punya peran besar untuk membantu mencegah agar masyarakat terbebas dari penularan," kata Gubernur, dikutip Antara.

Baca juga: Upaya cegah infeksi dan penularan HIV/AIDS

Ia mengungkapkan, data terbaru per Juli 2018 jumlah kasus HIV dan AIDS hingga saat ini sudah mencapai 7.234. Mengalami penambahan dibandingkan dengan tahun 2017.

Dari 13 kabupaten/kota di daerah tersebut, Kota Sorong menduduki peringkat pertama dalam jumlah kasus, disusul Manokwari dan Kabupaten Sorong.

"Kota Sorong 2.366 kasus, 261 diantaranya meninggal, Manokwari 1.833 kasus meninggal 133 orang dan Kabupatan Sorong 1.072 kasus dan 299 diantaranya meninggal," ungkap Gubernur.

Ia mengajak, para hamba Tuhan terus mengingatkan jemaat agar taat pada hukum-hukum Tuhan. Dari kasus yang selama ini ditemukan Dinas Kesehatan serta Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), virus HIV dan AIDS bisa menjamah setiap kalangan. Kelompok yang tidak beresiko seperti ibu rumah tangga dan anak-anak pun bisa mengidap kasus ini.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Minggu, 16 Desember 2018 - 20:12 WIB

Polisi akan periksa saksi ahli kasus blangko KTP-el

Minggu, 16 Desember 2018 - 19:38 WIB

Menteri PPPA: Belum ada daerah layak anak

Minggu, 16 Desember 2018 - 19:26 WIB

PDAM Tirtanadi launching SMS Gateway bagi pelanggan

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com