Jumat, 14 Desember 2018 | 20:42 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Hankam

TNI-Polri kuasai wilayah KKB di Nduga

Rabu, 05 Desember 2018 - 20:21 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Dewi Rusiana
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2Ee8nVi
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2Ee8nVi

Elshinta.com - Personel TNI-Polri telah menguasai kembali wilayah operasi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua, yang sebelumnya sempat dikuasai oleh kelompok sipil bersenjata itu.

Kapolres Jayawijaya AKBP Yan Pieter Reba di Wamena, Rabu (5/12), mengatakan pos TNI di distrik tersebut yang sebelumnya diserang, sudah kembali diambil alih. Ia menyebut sejak penyerangan pos TNI oleh sekitar 40 orang KKB yang terjadi pada Minggu (2/12) seolah-olah masyarakat Distrik Mbua tidak berdaya.

"Tetapi ketika hari Senin (3/12) sudah kita berikan perkuatan bantuan, dan di sana sudah diduduki sama teman-teman kita dari TNI, kemudian hari itu juga kita sudah drop pasukan dari Brimob dan Polres Jayawijaya, jadi sekarang untuk di Mbua kita sudah duduki, kemudian pos yang ada di Mbua sudah aktif kembali," katanya, seperti dikutip Antara.

Yan Pieter mengatakan sementara sedang diupayakan agar tidak ada masyarakat yang ikut-ikutan dengan aktivitas kelompok yang berseberangan dengan NKRI tersebut. 

"Kemarin ada masyarakat yang ikut kelompok itu untuk melakukan penyerangan di Pos TNI. Ini yang perlu kita bersihkan benar-benar supaya pada saat kita lakukan itu (penegakan hukum), tidak ada lagi penyusupan yang bergabung di dalam untuk mengetahui apa yang kita lakukan," ungkapnya.

Sejumlah personel gabungan TNI-Polri juga sudah dikirim ke Nduga, untuk mengevakuasi puluhan jenazah pekerja jembatan yang ditembak mati oleh KKSB di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga. Ia mengatakan 127 personel yang dikirim, akan dibantu lagi oleh sejumlah personel yang baru saja mendarat di Bandara Wamena pada Rabu, (5/12).

"Saat ini kita masih menunggu penyebaran pasukan melalui helikopter, kemudian saat ini juga kita akan berangkatkan tim dari Brimob untuk membantu tim yang ada di depan," pungkasnya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 20:36 WIB

BPJS Kesehatan-Tangsel targetkan UHC 95 persen penduduk

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 20:25 WIB

Bebani anggaran daerah, mobil dinas Pemkab Kudus dilelang

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 20:18 WIB

FPRB amati titik gempa di Lumajang

Megapolitan | 14 Desember 2018 - 20:07 WIB

Pemprov DKI segera umumkan tarif MRT dan LRT

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 19:55 WIB

Presiden Jokowi: Pembangunan jalan tol jangan hanya dilihat tolnya semata

Elshinta.com - Personel TNI-Polri telah menguasai kembali wilayah operasi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua, yang sebelumnya sempat dikuasai oleh kelompok sipil bersenjata itu.

Kapolres Jayawijaya AKBP Yan Pieter Reba di Wamena, Rabu (5/12), mengatakan pos TNI di distrik tersebut yang sebelumnya diserang, sudah kembali diambil alih. Ia menyebut sejak penyerangan pos TNI oleh sekitar 40 orang KKB yang terjadi pada Minggu (2/12) seolah-olah masyarakat Distrik Mbua tidak berdaya.

"Tetapi ketika hari Senin (3/12) sudah kita berikan perkuatan bantuan, dan di sana sudah diduduki sama teman-teman kita dari TNI, kemudian hari itu juga kita sudah drop pasukan dari Brimob dan Polres Jayawijaya, jadi sekarang untuk di Mbua kita sudah duduki, kemudian pos yang ada di Mbua sudah aktif kembali," katanya, seperti dikutip Antara.

Yan Pieter mengatakan sementara sedang diupayakan agar tidak ada masyarakat yang ikut-ikutan dengan aktivitas kelompok yang berseberangan dengan NKRI tersebut. 

"Kemarin ada masyarakat yang ikut kelompok itu untuk melakukan penyerangan di Pos TNI. Ini yang perlu kita bersihkan benar-benar supaya pada saat kita lakukan itu (penegakan hukum), tidak ada lagi penyusupan yang bergabung di dalam untuk mengetahui apa yang kita lakukan," ungkapnya.

Sejumlah personel gabungan TNI-Polri juga sudah dikirim ke Nduga, untuk mengevakuasi puluhan jenazah pekerja jembatan yang ditembak mati oleh KKSB di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga. Ia mengatakan 127 personel yang dikirim, akan dibantu lagi oleh sejumlah personel yang baru saja mendarat di Bandara Wamena pada Rabu, (5/12).

"Saat ini kita masih menunggu penyebaran pasukan melalui helikopter, kemudian saat ini juga kita akan berangkatkan tim dari Brimob untuk membantu tim yang ada di depan," pungkasnya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 14 Desember 2018 - 20:18 WIB

FPRB amati titik gempa di Lumajang

Jumat, 14 Desember 2018 - 20:07 WIB

Pemprov DKI segera umumkan tarif MRT dan LRT

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com