Senin, 17 Desember 2018 | 22:54 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Ridwan Kamil: Anggaran penataan Sungai Citarum kurang

Rabu, 05 Desember 2018 - 20:54 WIB    |    Penulis : Rizky Sandra    |    Editor : Sigit Kurniawan
Menkomaritim Luhut Binsar Pandjaitan bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Bupati Bandung Dadang Naser. Sumber foto: https://bit.ly/2rmcXZ1
Menkomaritim Luhut Binsar Pandjaitan bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Bupati Bandung Dadang Naser. Sumber foto: https://bit.ly/2rmcXZ1

Elshinta.com - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menyebutkan anggaran untuk penataan Sungai Citarum senilai Rp640 miliar dari Pemerintah Pusat pada 2019 dinilai masih kurang.

"Anggaran 640 miliar kurang. Kita butuh triliunan untuk penantaan Sungai Citarum," ujar Ridwan Kamil di Bandung, Rabu (05/12).

Menurutnya, anggaran tersebut akan digunakan memperbanyak ekskavator, pembebasan lahan untuk penampungan sampah, dan pembangunan kolam retensi.

Awalnya pada November lalu, dana yang akan dikucurkan pemerintah sebesar Rp1,3 triliun, namun Menkomaritim Luhut Binsar Pandjaitan memastikan anggaran pada 2019 sebesar Rp640 miliar. Dana tersebut juga akan ditambah dari APBD provinsi sebesar Rp100 miliar.

"Motor sampah yang saya order sudah jadi, jadi Pemprov Rp100 miliar termasuk dari 14 oxbow ada satu percontohan yang mudah-mudahan dalam waktu empat bulan selesai," kata dia, dikutip Antara.

Sementara untuk pembebasan lahan, masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan. Berbagai keluhan muncul dari para pihak terkait perihal sulitnya pengajuan penggunaan lahan yang berada di bawah kewenangan BBWS.

Lahan yang ada nantinya akan digunakan untuk pembuangan sampah sementara.

Oleh karena itu, ia akan berkoordinasi dengen Kementerian PUPR agar segera menemui titik terang.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Pemilu | 17 Desember 2018 - 22:06 WIB

Kapolsek Medan Timur gelar rakor penanganan pelanggaran Pemilu

Aktual Dalam Negeri | 17 Desember 2018 - 21:47 WIB

Pengurus RT dan RW di Sukoharjo berseragam

Aktual Pemilu | 17 Desember 2018 - 21:36 WIB

Gaet pemilih pemula, KPU Langkat `Goes to School`

Aktual Dalam Negeri | 17 Desember 2018 - 21:24 WIB

Kepala DPMPTSP Kudus: Mapolres Kudus baru belum ber-IMB

Aktual Dalam Negeri | 17 Desember 2018 - 21:13 WIB

Jelang libur Natal dan Tahun Baru, Kakorlantas pantau jalur mudik

Elshinta.com - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menyebutkan anggaran untuk penataan Sungai Citarum senilai Rp640 miliar dari Pemerintah Pusat pada 2019 dinilai masih kurang.

"Anggaran 640 miliar kurang. Kita butuh triliunan untuk penantaan Sungai Citarum," ujar Ridwan Kamil di Bandung, Rabu (05/12).

Menurutnya, anggaran tersebut akan digunakan memperbanyak ekskavator, pembebasan lahan untuk penampungan sampah, dan pembangunan kolam retensi.

Awalnya pada November lalu, dana yang akan dikucurkan pemerintah sebesar Rp1,3 triliun, namun Menkomaritim Luhut Binsar Pandjaitan memastikan anggaran pada 2019 sebesar Rp640 miliar. Dana tersebut juga akan ditambah dari APBD provinsi sebesar Rp100 miliar.

"Motor sampah yang saya order sudah jadi, jadi Pemprov Rp100 miliar termasuk dari 14 oxbow ada satu percontohan yang mudah-mudahan dalam waktu empat bulan selesai," kata dia, dikutip Antara.

Sementara untuk pembebasan lahan, masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan. Berbagai keluhan muncul dari para pihak terkait perihal sulitnya pengajuan penggunaan lahan yang berada di bawah kewenangan BBWS.

Lahan yang ada nantinya akan digunakan untuk pembuangan sampah sementara.

Oleh karena itu, ia akan berkoordinasi dengen Kementerian PUPR agar segera menemui titik terang.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com