Senin, 17 Desember 2018 | 22:48 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Musibah

Diduga korsleting listrik, toko peralatan listrik ludes terbakar

Kamis, 06 Desember 2018 - 07:12 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Istimewa. Foto: Fendi Lesmana/Radio Elshinta
Istimewa. Foto: Fendi Lesmana/Radio Elshinta

Elshinta.com - Sebuah tokoh yang menjual peralatan listrik beralamat di Jalan Hos Cokroaminoto, Kelurahan Jamsaren, Kota Kediri, Jawa Timur terbakar, pada Rabu (5/12) malam.

Data yang dihimpun di lokasi kejadian menyebutkan, saat terjadinya kebakaran toko alat listrik Jawa Indah milik Yongki masih dalam keadaan buka.

Kobaran api cepat membesar dikarenakan didalam toko banyak barang dagangan berupa benda listrik dan lampu yang mudah terbakar, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Fendi Lesmana.

Melihat kobaran api cepat membesar, karyawan toko yang saat itu ada didalam, berupaya lari menyelamatkan diri. Dalam hitungan menit, api cepat menjalar ke lantai dua dan meluluh lantakkan bangunan serta seisi barang yang ada di atas. Karena jarak lokasi toko yang terbakar, dengan bangunan lain saling berdekatan, warga merasa panik karena khawatir api menjalar ke tempat lain. 

Baca juga: Kebakaran KM Gerbang Samudra I bersumber dari `Car Deck`

Kejadian ini kemudian dilaporkan ke polsek terdekat dan diteruskan ke petugas pemadam kebakaran.  "Kemungkinan diakibatkan karena korsleting listrik, karena di tempat kejadian ini, merupakan toko yang menjual peralatan listrik," ujar Zaky kepala Kantor Kelurahan Jamsaren Kota Kediri, Jawa Timur. 

Karena semakin banyak massa yang datang mendekat untuk menonton, petugas kepolisian langsung menutup akses jalan untuk melakukan pengalihan  arus.

Sejumlah saksi diperiksa untuk dimintai keterangan terkait kejadian tersebut. Belum diketahui secara pasti berapa kerugian materi yang di derita oleh korban atas peristiwa ini. Hingga kini kasusnya masih dalam penanganan pihak yang berwajib.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Pemilu | 17 Desember 2018 - 22:06 WIB

Kapolsek Medan Timur gelar rakor penanganan pelanggaran Pemilu

Aktual Dalam Negeri | 17 Desember 2018 - 21:47 WIB

Pengurus RT dan RW di Sukoharjo berseragam

Aktual Pemilu | 17 Desember 2018 - 21:36 WIB

Gaet pemilih pemula, KPU Langkat `Goes to School`

Aktual Dalam Negeri | 17 Desember 2018 - 21:24 WIB

Kepala DPMPTSP Kudus: Mapolres Kudus baru belum ber-IMB

Aktual Dalam Negeri | 17 Desember 2018 - 21:13 WIB

Jelang libur Natal dan Tahun Baru, Kakorlantas pantau jalur mudik

Elshinta.com - Sebuah tokoh yang menjual peralatan listrik beralamat di Jalan Hos Cokroaminoto, Kelurahan Jamsaren, Kota Kediri, Jawa Timur terbakar, pada Rabu (5/12) malam.

Data yang dihimpun di lokasi kejadian menyebutkan, saat terjadinya kebakaran toko alat listrik Jawa Indah milik Yongki masih dalam keadaan buka.

Kobaran api cepat membesar dikarenakan didalam toko banyak barang dagangan berupa benda listrik dan lampu yang mudah terbakar, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Fendi Lesmana.

Melihat kobaran api cepat membesar, karyawan toko yang saat itu ada didalam, berupaya lari menyelamatkan diri. Dalam hitungan menit, api cepat menjalar ke lantai dua dan meluluh lantakkan bangunan serta seisi barang yang ada di atas. Karena jarak lokasi toko yang terbakar, dengan bangunan lain saling berdekatan, warga merasa panik karena khawatir api menjalar ke tempat lain. 

Baca juga: Kebakaran KM Gerbang Samudra I bersumber dari `Car Deck`

Kejadian ini kemudian dilaporkan ke polsek terdekat dan diteruskan ke petugas pemadam kebakaran.  "Kemungkinan diakibatkan karena korsleting listrik, karena di tempat kejadian ini, merupakan toko yang menjual peralatan listrik," ujar Zaky kepala Kantor Kelurahan Jamsaren Kota Kediri, Jawa Timur. 

Karena semakin banyak massa yang datang mendekat untuk menonton, petugas kepolisian langsung menutup akses jalan untuk melakukan pengalihan  arus.

Sejumlah saksi diperiksa untuk dimintai keterangan terkait kejadian tersebut. Belum diketahui secara pasti berapa kerugian materi yang di derita oleh korban atas peristiwa ini. Hingga kini kasusnya masih dalam penanganan pihak yang berwajib.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com