Senin, 17 Desember 2018 | 15:44 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Hukum

Kapolri: Polri-TNI buru para pelaku penembakan di Nduga Papua

Kamis, 06 Desember 2018 - 07:02 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Dewi Rusiana
Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian. Sumber foto: https://bit.ly/2KXvBzy
Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian. Sumber foto: https://bit.ly/2KXvBzy

Elshinta.com - Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan, informasi sementara ini korban tewas dalam penembakan di Nduga, Papua, mencapai 20 orang, terdiri dari 19 pekerja dan satu anggota TNI.

“Informasi sementara adalah 20 (korban tewas), 19 pekerja, dan 1 anggota TNI yang gugur,” sebut Kapolri di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (5/12) kemarin, seperti diinformasikan melalui laman resmi NTMC Polri.

Kapolri menjelaskan, para kelompok bersenjata melakukan penyerangan sebanyak dua kali. Serangan pertama ditujukan kepada para pekerja proyek Trans Papua. Kemudian, pelaku menyerang pos TNI yang berada di distrik Mbua, Papua. Pos itu dibangun secara mandiri untuk menjaga para pekerja proyek Trans Papua.

Baca juga: Korban penembakan KKB dievakuasi ke Timika

“Kekuatan 21 orang diserang. Setelah itu terjadi perlawanan dan mereka (kelompok bersenjata) mundur, tapi sempat satu orang gugur,” ungkap Kapolri.

Kapolri pun mengaku belum tahu apakah juga ada korban dari kelompok bersenjata tersebut. Yang pasti, tegas dia, pihaknya bersama TNI masih memburu para pelaku.

“Kita belum tahu di pihak mereka mungkin juga sudah ada korban, tapi saat ini pengejaran dilakukan,” tandasnya. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual IPTEK | 17 Desember 2018 - 15:24 WIB

Polri lebih aktif pantau pergerakan pengguna internet

Aktual IPTEK | 17 Desember 2018 - 15:14 WIB

Tito: Polri harus beradaptasi dengan perkembangan zaman

Hankam | 17 Desember 2018 - 15:06 WIB

Polri kerahkan 84 ribu personel amankan Natal dan Tahun Baru

Aktual SDGs | 17 Desember 2018 - 14:57 WIB

Wapres: Pengurangan kesenjangan belum tercapai

Bencana Alam | 17 Desember 2018 - 14:45 WIB

Kementerian ESDM laporkan capaian tim siaga bencana Sulteng

Elshinta.com - Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan, informasi sementara ini korban tewas dalam penembakan di Nduga, Papua, mencapai 20 orang, terdiri dari 19 pekerja dan satu anggota TNI.

“Informasi sementara adalah 20 (korban tewas), 19 pekerja, dan 1 anggota TNI yang gugur,” sebut Kapolri di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (5/12) kemarin, seperti diinformasikan melalui laman resmi NTMC Polri.

Kapolri menjelaskan, para kelompok bersenjata melakukan penyerangan sebanyak dua kali. Serangan pertama ditujukan kepada para pekerja proyek Trans Papua. Kemudian, pelaku menyerang pos TNI yang berada di distrik Mbua, Papua. Pos itu dibangun secara mandiri untuk menjaga para pekerja proyek Trans Papua.

Baca juga: Korban penembakan KKB dievakuasi ke Timika

“Kekuatan 21 orang diserang. Setelah itu terjadi perlawanan dan mereka (kelompok bersenjata) mundur, tapi sempat satu orang gugur,” ungkap Kapolri.

Kapolri pun mengaku belum tahu apakah juga ada korban dari kelompok bersenjata tersebut. Yang pasti, tegas dia, pihaknya bersama TNI masih memburu para pelaku.

“Kita belum tahu di pihak mereka mungkin juga sudah ada korban, tapi saat ini pengejaran dilakukan,” tandasnya. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com