Jumat, 14 Desember 2018 | 20:36 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Kriminalitas

Anggota Brimob korban penembakan KKB diterbangkan ke RSUD Wamena

Kamis, 06 Desember 2018 - 09:35 WIB    |    Penulis : Rizky Sandra    |    Editor : Dewi Rusiana
Keluarga korban penembakan KKB datangi Kodim 1702 Jayawijaya. Sumber foto: https://bit.ly/2ASD2TR
Keluarga korban penembakan KKB datangi Kodim 1702 Jayawijaya. Sumber foto: https://bit.ly/2ASD2TR

Elshinta.com - Seorang anggora Brimob bernama Bharatu Wahyu (23) yang mengalami luka tembak saat berusaha memasuki Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Papua untuk melakukan pencarian terhadap korban karyawan PT Istaka Karya telah dibawa ke RSUD Wamena untuk mendapat pertolongan medis.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal mengatakan, tepat pada pukul 16.08 WIT helikopter milik TNI AD tiba di Keneyam untuk mengevakuasi korban bersama seorang warga sipil yang merupakan karyawan Telkomsel bernama Irawan Maulana (22).

“Pukul 18.06 WIT, helikopter tiba di Batalyon 756 Wimanesili dan selanjutnya Bharatu Wahyu dibawa ke RSUD Wamena untuk diambil tindakan medis,” kata Kombes Ahmad, Rabu (5/12) malam, dilansir dari laman resmi NTMC Polri, Kamis (06/12).

Bharatu Wahyu mengalami luka tembak pada bahu kanan, bahu kiri, dan juga leher. Peristiwa tersebut terjadi saat baku tembak antara pasukan gabungan TNI-Polri dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya di Distrik Mbua.

Ahmad menyebut, korban yang berhasil ditemukan hingga kini berjumlah 19 orang. Terdiri dari 15 orang meninggal dunia, tiga orang alami luka tembak, serta satu orang selamat dan telah dievakuasi pada Selasa. Ke-15 orang yang meninggal dunia tersebut, berhasil ditemukan oleh tim gabungan di Puncak Kabo, Distrik Yal.

Para korban kini telah dikumpulkan di suatu tempat karena situasi yang tidak memungkinkan untuk dilakukan evakuasi. Rencananya, mereka akan dievakuasi ke Wamena.

Tim gabungan, TNI-Polri masih terus melakukan pencarian terhadap  karyawan PT Istaka Karya lainnya. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 20:36 WIB

BPJS Kesehatan-Tangsel targetkan UHC 95 persen penduduk

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 20:25 WIB

Bebani anggaran daerah, mobil dinas Pemkab Kudus dilelang

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 20:18 WIB

FPRB amati titik gempa di Lumajang

Megapolitan | 14 Desember 2018 - 20:07 WIB

Pemprov DKI segera umumkan tarif MRT dan LRT

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 19:55 WIB

Presiden Jokowi: Pembangunan jalan tol jangan hanya dilihat tolnya semata

Elshinta.com - Seorang anggora Brimob bernama Bharatu Wahyu (23) yang mengalami luka tembak saat berusaha memasuki Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Papua untuk melakukan pencarian terhadap korban karyawan PT Istaka Karya telah dibawa ke RSUD Wamena untuk mendapat pertolongan medis.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal mengatakan, tepat pada pukul 16.08 WIT helikopter milik TNI AD tiba di Keneyam untuk mengevakuasi korban bersama seorang warga sipil yang merupakan karyawan Telkomsel bernama Irawan Maulana (22).

“Pukul 18.06 WIT, helikopter tiba di Batalyon 756 Wimanesili dan selanjutnya Bharatu Wahyu dibawa ke RSUD Wamena untuk diambil tindakan medis,” kata Kombes Ahmad, Rabu (5/12) malam, dilansir dari laman resmi NTMC Polri, Kamis (06/12).

Bharatu Wahyu mengalami luka tembak pada bahu kanan, bahu kiri, dan juga leher. Peristiwa tersebut terjadi saat baku tembak antara pasukan gabungan TNI-Polri dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya di Distrik Mbua.

Ahmad menyebut, korban yang berhasil ditemukan hingga kini berjumlah 19 orang. Terdiri dari 15 orang meninggal dunia, tiga orang alami luka tembak, serta satu orang selamat dan telah dievakuasi pada Selasa. Ke-15 orang yang meninggal dunia tersebut, berhasil ditemukan oleh tim gabungan di Puncak Kabo, Distrik Yal.

Para korban kini telah dikumpulkan di suatu tempat karena situasi yang tidak memungkinkan untuk dilakukan evakuasi. Rencananya, mereka akan dievakuasi ke Wamena.

Tim gabungan, TNI-Polri masih terus melakukan pencarian terhadap  karyawan PT Istaka Karya lainnya. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:35 WIB

Polda DIY tetapkan dua tersangka kasus pesta seks

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:24 WIB

Tawuran pelajar Jakpus tewaskan satu orang

Jumat, 14 Desember 2018 - 16:47 WIB

Polda Kalbar musnahkan 1,3 kilogram sabu-sabu

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com