KKB ganggu proses evakuasi jenazah
Kamis, 06 Desember 2018 - 14:16 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Dewi Rusiana
Sumber Foto: https://bit.ly/2KZMoSl

Elshinta.com - Kapendam XVII/Cendrawasih, Kolonel Inf Muhammad Aidi mengatakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya masih mengganggu proses evakuasi 16 jenazah yang telah ditemukan aparat gabungan TNI dan Polri di distrik Mbua, Kabupaten Nduga.

Kapendam mengatakan menurut laporan, pada pukul 12.30 WIT terjadi kontak tembak antara KKB dengan aparat gabungan di Mbua yang menyebabkan terhambatnya proses evakuasi korban meninggal yang lain.

"Sekarang masih berlangsung proses evakuasi, tapi pada 12.30 WIT saya dapat laporan bahwa masih terjadi kontak tembak sehingga proses evakuasi masih terhambat," ungkap Muhammad Aidi, Kamis (6/12).

Ia mengatakan sebanyak delapan jenazah belum berhasil dievakuasi ke Timika yang sebelumnya dievakuasi melalui jalur darat dari puncak bukit Kabo ke Mbua. Proses evakuasi korban selamat maupun meninggal dunia dilakukan TNI dan Polri menggunakan helikopter penerbang TNI AD langsung dari Mbua ke Timika.

Evakuasi pertama dilakukan sekitar pukul 10.50 WIT yang berhasil mengevakuasi sebanyak delapan korban selamat.

Evakuasi pada penerbangan kedua sekitar pukul 11.40 WIT yang berhasil mengevakuasi sebanyak delapan jenazah yang belum diidentifikasi.

Sampai berita ini diturunkan, anggota TNI dan Polri belum berhasil mengevakuasi delapan jenazah yang lain dari Mbua, demikian dikutip dari Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Minggu, 24 Maret 2019 - 18:07 WIB
Elshinta.com - Direktur Eksekutif Indonesia ICT Institute, Heru Sutadi menduga Ramyadjie Priamb...
Sabtu, 23 Maret 2019 - 20:56 WIB
Elshinta.com - Petugas di Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, Denpasar, Bali berhasil m...
Sabtu, 23 Maret 2019 - 19:10 WIB
Elshinta.com - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau menyatakan bahwa Prov...
Sabtu, 23 Maret 2019 - 18:55 WIB
Elshinta.com - Kepolisian Daerah Bali bersama Polresta Denpasar dan Polsek Badung masih me...
Sabtu, 23 Maret 2019 - 10:16 WIB
Elshinta.com - Keluarga Zulfirman Syah, WNI yang terluka akibat aksi penembakan massal di ...
Jumat, 22 Maret 2019 - 20:37 WIB
Elshinta.com - Polda Metro Jaya masih menyelidiki kemungkinan tersangka baru setelah 10 or...
Kamis, 21 Maret 2019 - 06:28 WIB
Elshinta.com - Kepala Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Jakarta Utara AKBP Yuanita Amel...
Rabu, 20 Maret 2019 - 20:55 WIB
Elshinta.com -Penyidik Polda Metro Jaya diminta untuk mengusut tuntas kasus pembobolan ATM (anj...
Rabu, 20 Maret 2019 - 15:45 WIB
Elshinta.com -Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, yang berbatasan langsung dengan Malaysia dan...
Rabu, 20 Maret 2019 - 12:20 WIB
Elshinta.com -Kontak tembak antara Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dengan anggota Brimob yan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 184
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 137
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once