Minggu, 16 Desember 2018 | 00:23 WIB

Daftar | Login

MacroAd

UKM / Manajemen

Untung rugi bisnis Thai Tea

Kamis, 06 Desember 2018 - 15:17 WIB    |    Penulis : Syahid    |    Editor : Administrator
Sumber foto: https://bit.ly/2KWbaTs
Sumber foto: https://bit.ly/2KWbaTs

Elshinta.com - Bisnis makanan dan minuman memang tidak akan habisnya. Setiap tahun, ada saja tren makanan atau minuman yang menarik perhatian masyarakat. Salah satu minuman yang cukup digemari adalah thai tea. Teh asal negeri Gajah Putih, Thailand tersebut digemari karena memiliki cita rasa tersendiri yang berbeda dengan teh lainnya. Selain itu, teh ini memang sangat menyegarkan ketika diminum terutama saat cuaca sedang panas. 

Secara umum, ada tiga varian rasa Thai Tea yang sering ditemui yaitu Thai Milk Tea, Thai Green Tea Milk, dan Thai Taro Milk. Adapaun varian rasa yang lainnya berbeda-beda setiap outletnya. Think Thai Tea misalnya, salah satu brand Thai Tea ini memiliki beberapa varian lainnya seperti Thai Ice Ovaltine, Thai Red Rose, dan Thai Pink Rose. 

Keuntungan

Tren mengkonsumsi Thai Tea ini, membuat outlet-outlet yang menjual Thai Tea semakin bermunculan. Membuka bisnis ini memang memiliki sejumlah keuntungan diantaranya sebagai berikut.

1.Cocok dengan cuaca di Indonesia

Sebagai sebuah negara yang berada di garis khatulistiwa, Indonesia mendapatkan paparan sinar matahari sepanjang tahun. Hal ini membuat cuaca di Indonesia relatif lebih panas, terutama saat musim kemarau. Ini menjadi keuntungan tersendiri bagi bisnis minuman dingin seperti thai tea. Saat cuaca sedang terik-teriknya, masyarakat akan mencari minuman yang menyegarkan. 

2.Cara pembuatan yang mudah 

Tidak seperti kopi yang harus memiiki keterampilan khusus dalam menyajikannya, pembuatan thai tea mudah dilakukan. Cukup mempelajarinya beberapa saat, Anda pun pasti akan dengan mudah membuatnya karena bahan-bahan yang digunakan pun juga tidak terlalu banyak. Prosesnya tidak ribet karena pada umumnya, thai tea itu merupakan gabungan antara teh dengan susu.  

3.Modal minim untung besar

Untuk membuka bisnis thai tea ini, modal yang dibutuhkan relatif tidak terlalu besar. Anda bisa memulainya dari angka Rp. 2 juta  – Rp. 3 juta rupiah, bahkan bisa kurang dari itu bila ada variabel yang bisa dihemat misalnya sewa lokasi usaha. 

Kendala

Membuka bisnis thai tea juga memiliki sejumlah kendala diantaranya sebagai berikut. 

1.Persaingan yang ketat

Harus diakui bahwa bisnis thai tea ini memiliki saingan yang cukup banyak, terlebih jika memulainya dengan brand sendiri. Saat ini sejumlah nama besar di bisnis thai tea, ini sudah memiliki outlet yang tersebar di banyak wilayah di Indonesia. Agar dapat bersaing dengan brand yang sudah besar, maka diperlukan strategi seperti membuat varian rasa baru yang sedikit berbeda dengan lainnya. 

2.Penurunan omzet saat musim hujan

Sama seperti bisnis minuman dingin pada umumnya, thai tea memiliki kemungkinan akan turun omzet saat musim dingin. Pada musim penghujan, masyarakat cenderung mencari makanan atau minuman yang hangat. Jika tertarik membuka bisnis thai tea, maka ini harus menjadi bahan pertimbangannya. 

3.Bahan baku harus import 

Bahan baku thai tea ini harus didatangkan dari negara asalnya, Thailand. Hal itu karena teh dari Thailand memiliki aroma yang berbeda dengan the yang ada di Indonesia. Contohnya, teh Thailand yang terkenal dengan brand Number One hanya tumbuh di pegunungan Thailand.  Namun tidak perlu khawatir, sudah banyak importer yang mensuplai teh dari sana untuk dijual kembali di Indonesia. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Peristiwa Hari Ini | 15 Desember 2018 - 23:56 WIB

Kabar duka, Rois Syuriah PCNU Malang, KH Buchori Amin meninggal dunia

Kriminalitas | 15 Desember 2018 - 21:59 WIB

Petani mengeluh sayurannya banyak dicuri

Politik | 15 Desember 2018 - 21:39 WIB

PDI Perjuangan sanggah tuduhan pengrusakan bendera Demokrat

Aktual Pemilu | 15 Desember 2018 - 21:07 WIB

KPU soal kotak suara berbahan karton

Elshinta.com - Bisnis makanan dan minuman memang tidak akan habisnya. Setiap tahun, ada saja tren makanan atau minuman yang menarik perhatian masyarakat. Salah satu minuman yang cukup digemari adalah thai tea. Teh asal negeri Gajah Putih, Thailand tersebut digemari karena memiliki cita rasa tersendiri yang berbeda dengan teh lainnya. Selain itu, teh ini memang sangat menyegarkan ketika diminum terutama saat cuaca sedang panas. 

Secara umum, ada tiga varian rasa Thai Tea yang sering ditemui yaitu Thai Milk Tea, Thai Green Tea Milk, dan Thai Taro Milk. Adapaun varian rasa yang lainnya berbeda-beda setiap outletnya. Think Thai Tea misalnya, salah satu brand Thai Tea ini memiliki beberapa varian lainnya seperti Thai Ice Ovaltine, Thai Red Rose, dan Thai Pink Rose. 

Keuntungan

Tren mengkonsumsi Thai Tea ini, membuat outlet-outlet yang menjual Thai Tea semakin bermunculan. Membuka bisnis ini memang memiliki sejumlah keuntungan diantaranya sebagai berikut.

1.Cocok dengan cuaca di Indonesia

Sebagai sebuah negara yang berada di garis khatulistiwa, Indonesia mendapatkan paparan sinar matahari sepanjang tahun. Hal ini membuat cuaca di Indonesia relatif lebih panas, terutama saat musim kemarau. Ini menjadi keuntungan tersendiri bagi bisnis minuman dingin seperti thai tea. Saat cuaca sedang terik-teriknya, masyarakat akan mencari minuman yang menyegarkan. 

2.Cara pembuatan yang mudah 

Tidak seperti kopi yang harus memiiki keterampilan khusus dalam menyajikannya, pembuatan thai tea mudah dilakukan. Cukup mempelajarinya beberapa saat, Anda pun pasti akan dengan mudah membuatnya karena bahan-bahan yang digunakan pun juga tidak terlalu banyak. Prosesnya tidak ribet karena pada umumnya, thai tea itu merupakan gabungan antara teh dengan susu.  

3.Modal minim untung besar

Untuk membuka bisnis thai tea ini, modal yang dibutuhkan relatif tidak terlalu besar. Anda bisa memulainya dari angka Rp. 2 juta  – Rp. 3 juta rupiah, bahkan bisa kurang dari itu bila ada variabel yang bisa dihemat misalnya sewa lokasi usaha. 

Kendala

Membuka bisnis thai tea juga memiliki sejumlah kendala diantaranya sebagai berikut. 

1.Persaingan yang ketat

Harus diakui bahwa bisnis thai tea ini memiliki saingan yang cukup banyak, terlebih jika memulainya dengan brand sendiri. Saat ini sejumlah nama besar di bisnis thai tea, ini sudah memiliki outlet yang tersebar di banyak wilayah di Indonesia. Agar dapat bersaing dengan brand yang sudah besar, maka diperlukan strategi seperti membuat varian rasa baru yang sedikit berbeda dengan lainnya. 

2.Penurunan omzet saat musim hujan

Sama seperti bisnis minuman dingin pada umumnya, thai tea memiliki kemungkinan akan turun omzet saat musim dingin. Pada musim penghujan, masyarakat cenderung mencari makanan atau minuman yang hangat. Jika tertarik membuka bisnis thai tea, maka ini harus menjadi bahan pertimbangannya. 

3.Bahan baku harus import 

Bahan baku thai tea ini harus didatangkan dari negara asalnya, Thailand. Hal itu karena teh dari Thailand memiliki aroma yang berbeda dengan the yang ada di Indonesia. Contohnya, teh Thailand yang terkenal dengan brand Number One hanya tumbuh di pegunungan Thailand.  Namun tidak perlu khawatir, sudah banyak importer yang mensuplai teh dari sana untuk dijual kembali di Indonesia. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com