Runner up Miss Grand Indonesia mengaku pernah jadi korban bullying
Kamis, 06 Desember 2018 - 14:56 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Sigit Kurniawan
Sumber foto: Dody Handoko/Elshinta.com

Elshinta.com - Vivi Wijaya, 1st Runner Up Miss Grand Indonesia 2018 mengaku pernah menjadi korban bullying saat masih kecil karena gendut.

"Saya dulu pernah menjadi korban bullying karena badan saya gendut," ujarnya di acara Junior Chamber International (JCI) Indonesia, di Satrio Tower, Jakarta Selatan, Rabu (5/12) kemarin.

Reporter Elshinta.com, Dody Handoko melaporkan, belajar dari pengalaman pahitnya saat kecil itu, Vivi berhati-hati menjaga sikap agar tidak melakukan bullying. "Kita harus tahu ketika kita berbicara ataupun memposting sesuatu, kita harus tahu apakah ini yang menyinggung orang lain atau tidak. Jika nggak benar, sudah melanggar kode etik jangan diposting atau jangan disebarkan," ucapnya. 

Kemudian perlu dilihat sebuah pembicaraan seperti guyonan atau ujung-ujungnya menyakitkan hati orang lain. Sebaiknya jangan dilakukan.

Ia mencontohkan kalimat yang sepertinya bercanda tapi sebenarnya tidak perlu dikeluarkan untuk menghindari bullying yaitu menyebut orang lain gemuk, khususnya pada wanita. "Itu termasuk dalam body shaming yang bisa dikaitkan dengan undang-undang bullying," katanya. 

Ia memahami menginformasikan bahwa orang lain gemuk tujuannya  agar orang itu sehat, supaya punya pola hidup yang lebih sehat dan gaya juga lebih sehat. Tapi cara penyampaian juga harus diperhatikan supaya tidak menyinggung perasaan. "Lebih baik kita memberikan informasi yang informatif daripada yang menjatuhkan seperti itu," tukasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Rabu, 27 Maret 2019 - 08:35 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat a...
Selasa, 26 Maret 2019 - 21:35 WIB
Elshinta.com -Sedikitnya 10 Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT Arutmin I...
Selasa, 26 Maret 2019 - 21:14 WIB
Elshinta.com -Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyatakan 72,4 persen jalan di provinsi ...
Selasa, 26 Maret 2019 - 19:43 WIB
Elshinta.com -Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama memberikan sanksi kepada ...
Selasa, 26 Maret 2019 - 19:35 WIB
Elshinta.com - Lembaga survei Indomedia Poll membongkar profil dan visi kebangsaan caleg-caleg ...
Selasa, 26 Maret 2019 - 17:46 WIB
Elshinta.com - Konsumsi elpiji non subsidi di wilayah DI Yogyakarta mengalami tren peningk...
Selasa, 26 Maret 2019 - 15:43 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini, Selasa (26/3) melakukan pemeri...
Selasa, 26 Maret 2019 - 15:25 WIB
Elshinta.com -Bupati Majalengka, Karna Sobahi, resmi meluncurkan `Majalengka Raharja Quick Resp...
Selasa, 26 Maret 2019 - 14:55 WIB
Elshinta.com -Wakil Bupati Lumajang Jawa Timur, Indah Amperawati mengatakan orang yang mendapat...
Selasa, 26 Maret 2019 - 14:05 WIB
Elshinta.com - Hakim Konstitusi Aswanto hari ini, Selasa (26/3) mengucapkan sumpah sebagai...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)