Hukum adat dinilai gagal berikan keadilan pada perempuan korban kekerasan
Elshinta
Kamis, 06 Desember 2018 - 17:47 WIB |
Hukum adat dinilai gagal berikan keadilan pada perempuan korban kekerasan
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2Pn7QBA

Elshinta.com - Ketua Panitia Bersama Konferensi Perempuan Timur (KPT) 2018, Maria Filiana Tahu, mengatakan, salah satu penyebab ketiadaan keadilan bagi perempuan di Indonesia bagian timur bila terjadi kasus kekerasan terhadap perempuan karena sebagian masyarakat masih kuat memegang hukum adat.

"Di wilayah timur, ada kebiasaan menyelesaikan persoalan dengan denda. Bisa denda uang, ternak atau tanah. Misal terjadi eksploitasi seksual yang membuat seorang perempuan hamil. Ini diselesaikan dengan denda sapi, tanah atau uang, selesai," kata dia, dalam konferensi pers, Jakarta, Kamis (6/12).

Menurut dia, denda secara adat seharusnya tidak menghilangkan tanggung jawab pidana seseorang dalam hukum. "Proses denda boleh dilakukan, tapi proses hukum harus ditegakkan," katanya.

Pihaknya pun mendorong keberpihakan pemerintah terhadap para perempuan korban tindak kekerasan. "Undang-undang KDRT sudah ada tapi penegakkannya masih belum merata sampai pelosok Indonesia. Percepatan pengesahan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual, saya kira akan sangat membantu menekan tindak kekerasan," katanya.

Pada 2017, Komnas Perempuan mencatat ada sebanyak 2.796 kasus kekerasan terhadap perempuan yang laporannya berasal dari Indonesia bagian timur.

Tingginya kemiskinan dan kesenjangan ekonomi di Indonesia Timur secara tidak langsung telah meningkatkan kerentanan perempuan terhadap berbagai bentuk kekerasan, eksploitasi, perkawinan anak, kematian pada persalinan, gizi buruk, putus sekolah dan perdagangan anak, dikutip Antara.

Tingkat kemiskinan di kawasan timur Indonesia juga masih tergolong tinggi. Data Badan Pusat Statistik pada 2018 menunjukkan, jumlah orang miskin tercatat 9,82 persen dari total penduduk Indonesia yang sebagian besar berada di wilayah timur Indonesia yakni Maluku dan Papua tercatat 21,2 persen; Bali dan Nusa Tenggara 14 persen, Sulawesi 10,64 persen dan Kalimantan 6,9 persen.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
18 Agustus 2012: Solo diguncang ledakan granat
Minggu, 18 Agustus 2019 - 06:16 WIB
Elshinta.com - Ledakan terjadi di Pospam Gladak di Jalan Jenderal Sudirman Kota Solo pada Sabtu...
38 orang putra daerah lulus Caba PK TNI AD Ta 2019
Sabtu, 17 Agustus 2019 - 21:38 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 38 orang putra daerah akhirnya terpilih lulus mengikuti tes tahap II tingka...
Satgas Yonif 411 Kostrad peringati HUT ke-74 RI dan ikrar kesetiaan NKRI bersama warga perbatasan
Sabtu, 17 Agustus 2019 - 21:29 WIB
Elshinta.com - Dalam rangka meningkatkan rasa nasionalisme dan memperingati HUT ke-74 Republik Ind...
Bisnis perhutanan tingkatkan sektor pariwisata Jabar
Sabtu, 17 Agustus 2019 - 21:17 WIB
Elshinta.com - Bisnis perhutanan di Jawa Barat yang kini sudah menyentuh sektor pariwisata menjadik...
Pj Sekda apresiasi meriahnya perayaan HUT ke-74 RI di Lembaga Pemasyarakatan Cirebon
Sabtu, 17 Agustus 2019 - 20:53 WIB
Elshinta.com - Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon apresiasi perayaan HUT ke-74 R...
397 napi Lapas Abepura Jayapura dapat remisi, 24 diantaranya langsung bebas 
Sabtu, 17 Agustus 2019 - 20:45 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 24 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas II A  Abepura Jayapura m...
Diskominfo dan Kecamatan Jatibarang juara lomba hias kantor 2019
Sabtu, 17 Agustus 2019 - 20:16 WIB
Elshinta.com - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) dan Kecamatan Jatibarang menjadi peme...
Imigrasi Bogor gratiskan paspor bagi kelahiran 17 Agustus
Sabtu, 17 Agustus 2019 - 18:56 WIB
Elshinta.com - Kantor Imigrasi Kelas I Non-Tempat Pemeriksaan Imigrasi (Non-TPI) Bogor, Jawa Barat ...
Pemkab Kerinci matangkan persiapan jelang Tour de Singkarak 2019
Sabtu, 17 Agustus 2019 - 18:48 WIB
Elshinta.com - Tim Teknis kejuaraan balap sepeda Internasional Tour de Singkarak 2019 melaksanakan ...
851 warga binaan di Rutan Kelas 1 Tangerang dapat remisi, 38 langsung bebas
Sabtu, 17 Agustus 2019 - 18:24 WIB
Elshinta.com - Dalam memperingati HUT ke-74 RI, rumah tahanan kelas 1 Tangerang memberikan remisi ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 207
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once