Senin, 17 Desember 2018 | 22:51 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Kriminalitas

PBNU katakan pembunuhan pekerja di Papua kejahatan kemanusiaan

Kamis, 06 Desember 2018 - 19:33 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Sigit Kurniawan
Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Helmy Faishal Zaini dalam jumpa persnya di Jakarta, Senin (3/12). Sumber foto: https://bit.ly/2UhXk2h
Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Helmy Faishal Zaini dalam jumpa persnya di Jakarta, Senin (3/12). Sumber foto: https://bit.ly/2UhXk2h

Elshinta.com - Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Helmy Faishal Zaini, mengatakan, pembunuhan para pekerja jalan dan jembatan di Kabupaten Nduga, Papua, merupakan kejahatan kemanusiaan yang sangat serius.
   
"Ini merupakan kejahatan kemanusiaan yang sangat keji. Jelas sekali melanggar HAM," kata Helmy dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Kamis (6/12).

Diberitakan, sebanyak 31 pekerja proyek jalan Trans Papua yang sedang bekerja membangun jembatan di Kali Yigi dan Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua, diduga dibunuh kelompok bersenjata, diduga terjadi pada Minggu malam (2/12).
   
Polda Papua menduga sebanyak 24 orang dibunuh di hari pertama, delapan orang yang berusaha menyelamatkan diri di rumah anggota DPRD, tujuh di antaranya dijemput dan dibunuh KKB dan satu orang belum ditemukan.
   
Atas hal itu, dia meminta pihak-pihak terkait, terutama pemerintah pusat juga kepala daerah, kepala distrik, kepala kampung, DPR, juga tokoh masyarakat di sana untuk saling bekerja sama dengan pihak aparat keamanan untuk segera menyelesaikan dan mencari akar persoalan ini. "Harus diusut dengan tuntas. Sebab tugas negara adalah melindungi nyawa rakyatnya," katanya, dikutip Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Pemilu | 17 Desember 2018 - 22:06 WIB

Kapolsek Medan Timur gelar rakor penanganan pelanggaran Pemilu

Aktual Dalam Negeri | 17 Desember 2018 - 21:47 WIB

Pengurus RT dan RW di Sukoharjo berseragam

Aktual Pemilu | 17 Desember 2018 - 21:36 WIB

Gaet pemilih pemula, KPU Langkat `Goes to School`

Aktual Dalam Negeri | 17 Desember 2018 - 21:24 WIB

Kepala DPMPTSP Kudus: Mapolres Kudus baru belum ber-IMB

Aktual Dalam Negeri | 17 Desember 2018 - 21:13 WIB

Jelang libur Natal dan Tahun Baru, Kakorlantas pantau jalur mudik

Elshinta.com - Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Helmy Faishal Zaini, mengatakan, pembunuhan para pekerja jalan dan jembatan di Kabupaten Nduga, Papua, merupakan kejahatan kemanusiaan yang sangat serius.
   
"Ini merupakan kejahatan kemanusiaan yang sangat keji. Jelas sekali melanggar HAM," kata Helmy dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Kamis (6/12).

Diberitakan, sebanyak 31 pekerja proyek jalan Trans Papua yang sedang bekerja membangun jembatan di Kali Yigi dan Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua, diduga dibunuh kelompok bersenjata, diduga terjadi pada Minggu malam (2/12).
   
Polda Papua menduga sebanyak 24 orang dibunuh di hari pertama, delapan orang yang berusaha menyelamatkan diri di rumah anggota DPRD, tujuh di antaranya dijemput dan dibunuh KKB dan satu orang belum ditemukan.
   
Atas hal itu, dia meminta pihak-pihak terkait, terutama pemerintah pusat juga kepala daerah, kepala distrik, kepala kampung, DPR, juga tokoh masyarakat di sana untuk saling bekerja sama dengan pihak aparat keamanan untuk segera menyelesaikan dan mencari akar persoalan ini. "Harus diusut dengan tuntas. Sebab tugas negara adalah melindungi nyawa rakyatnya," katanya, dikutip Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com