KPK: Penting hak politik Zumi Zola dicabut
Kamis, 06 Desember 2018 - 21:05 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Sigit Kurniawan
Terdakwa kasus suap dan gratifikasi proyek-proyek di Dinas PUPR Provinsi Jambi, Zumi Zola. Sumber foto: https://bit.ly/2BU7mPJ

Elshinta.com - KPK menilai pencabutan hak politik Gubernur Jambi 2016-2021 Zumi Zola merupakan hal yang penting.

"Poin yang juga penting saya kira adalah selain jangka waktu pidana penjaranya tetapi tentang pidana pencabutan hak politik," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (6/12). 

Gubernur Jambi 2016-2021, Zumi Zola Zulkifli, divonis enam penjara ditambah denda Rp500 juta subsider tiga bulan kurungan oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta.

Majelis hakim juga menjatuhkan tambahan pidana untuk Zumi berupa pencabutan hak untuk dipilih dalam jabatan publik selama lima tahun sejak selesai menjalani pidana pokok.

Menurut Diansyah, pencabutan hak politik itu penting bahkan KPK mengharapkan hal itu bisa menjadi standar di seluruh kasus korupsi yang melibatkan aktor politik. "Karena hal itu berangkat dari pemahaman ketika yang dipilih oleh rakyat melakukan korupsi itu sama saja artinya mengkhianati kepercayaan yang telah diberikan oleh rakyat tersebut sehingga wajar kalau hak politiknya dicabut hingga waktu batasan tertentu," ucap dia, dikutip Antara.

Zumi terbukti melanggar pasal 12 B dan pasal 5 ayat 1 huruf a UU Nomor 31/1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP jo pasal 65 ayat 1 KUHP.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Minggu, 24 Maret 2019 - 17:52 WIB
Elshinta.com - Dirut PT Krakatau Steel (Persero) Tbk Silmy Karim menyatakan bahwa kasus du...
Sabtu, 23 Maret 2019 - 20:28 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjelaskan konstruksi perkara yang menj...
Sabtu, 23 Maret 2019 - 20:18 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan empat tersangka terkait...
Sabtu, 23 Maret 2019 - 16:40 WIB
Elshinta.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengaku siap memberikan klarif...
Sabtu, 23 Maret 2019 - 12:51 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Sabtu (23/3), kembali mengamankan dua o...
Sabtu, 23 Maret 2019 - 07:38 WIB
Elshinta.com - Kementerian Agama (Kemenag) memberhentikan sementara Kepala Kantor Wilayah ...
Sabtu, 23 Maret 2019 - 06:28 WIB
Elshinta.com - Manajemen PT Krakatau Steel Tbk (Persero) segera meminta keterangan dari Ko...
Jumat, 22 Maret 2019 - 19:38 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghormati putusan Mahkamah Agung (MA) ...
Jumat, 22 Maret 2019 - 17:36 WIB
Elshinta.com - Juru KPK Febri Diansyah  mengatakan,  KPK mengambil sampel suara manta...
Jumat, 22 Maret 2019 - 15:45 WIB
Elshinta.com - Tersangka kasus suap jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama Tahu...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 184
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 137
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once