Jumat, 14 Desember 2018 | 16:03 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Kriminalitas

Tokoh masyarakat Papua kecam penembakan di Nduga

Kamis, 06 Desember 2018 - 21:37 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Ketua Umum DPN Gerakan Cinta Rakyat (Gercin) NKRI yang juga tokoh masyarakat Papua, Hendrik Yance Udam memberikan keterangan pers di Jakarta, Kamis (6/12). Sumber foto: https://bit.ly/2rnZ24P
Ketua Umum DPN Gerakan Cinta Rakyat (Gercin) NKRI yang juga tokoh masyarakat Papua, Hendrik Yance Udam memberikan keterangan pers di Jakarta, Kamis (6/12). Sumber foto: https://bit.ly/2rnZ24P

Elshinta.com - Tokoh masyarakat Papua mengecam penembakan terhadap puluhan pekerja PT Istaka Karya yang sedang bekerja membangun jembatan di Kali Yigi dan Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua pada Minggu (2/12) oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Ketua Umum DPN Gerakan Cinta Rakyat (Gercin) NKRI, Hendrik Yance Udam, di Jakarta, Kamis (6/12), mendukung penuh langkah pemerintahan Presiden Jokowi untuk mengusut tuntas dan menangkap seluruh pelaku kejahatan KKB. "Kami mendukung pemerintah, dalam hal ini TNI dan Polri untuk menangkap para pelaku kejahatan kemanusiaan KKB yang selama ini membuat onar di wilayah Papua dan terlebih khusus di wilayah Pegunungan Tengah Papua," katanya.

Baginya tragedi penembakan di Papua adalah sebuah tragedi kemanusiaan. Kejadian tersebut merupakan pelangaran HAM yang harus diusut tuntas oleh aparat penegak hukum serta para penggiat HAM di NKRI. "Peristiwa tersebut merupakan pelanggaran HAM di Papua, harus kita usut sampai tuntas siapa aktor intelektual di balik gerakan itu," ucapnya, dikutip Antara.

Oleh karena itu, Hendrik juga meminta kepada para penggiat HAM lokal, nasional, bahkan internasional untuk bersuara mengutuk aksi pembantaian warga NKRI. Terlebih pembantaian dilakukan di tengah upaya pemerintah yang ingin memajukan Papua melalui pembangunan infrastruktur.

"Saat ini Papua sedang dibangun oleh presiden untuk jauh lebih baik. Itu (penembakan) sangat memilukan hati kami sebagai anak bangsa. Kami berterima kasih kepada Jokowi yang selama ini lakukan pembangunan infrastruktur Papua untuk lebih baik," ujarnya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kesehatan | 14 Desember 2018 - 15:45 WIB

Hindari kanker dengan menghindari barang ini di ruangan Anda

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 15:27 WIB

Perbaikan Polsek Ciracas ditargetkan selesai pekan ini

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 15:19 WIB

Kemhan gelar Bela Negara Run 2018

Kriminalitas | 14 Desember 2018 - 15:09 WIB

Bareskrim tangkap enam tersangka pembawa 22 kg sabu asal Malaysia

Elshinta.com - Tokoh masyarakat Papua mengecam penembakan terhadap puluhan pekerja PT Istaka Karya yang sedang bekerja membangun jembatan di Kali Yigi dan Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua pada Minggu (2/12) oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Ketua Umum DPN Gerakan Cinta Rakyat (Gercin) NKRI, Hendrik Yance Udam, di Jakarta, Kamis (6/12), mendukung penuh langkah pemerintahan Presiden Jokowi untuk mengusut tuntas dan menangkap seluruh pelaku kejahatan KKB. "Kami mendukung pemerintah, dalam hal ini TNI dan Polri untuk menangkap para pelaku kejahatan kemanusiaan KKB yang selama ini membuat onar di wilayah Papua dan terlebih khusus di wilayah Pegunungan Tengah Papua," katanya.

Baginya tragedi penembakan di Papua adalah sebuah tragedi kemanusiaan. Kejadian tersebut merupakan pelangaran HAM yang harus diusut tuntas oleh aparat penegak hukum serta para penggiat HAM di NKRI. "Peristiwa tersebut merupakan pelanggaran HAM di Papua, harus kita usut sampai tuntas siapa aktor intelektual di balik gerakan itu," ucapnya, dikutip Antara.

Oleh karena itu, Hendrik juga meminta kepada para penggiat HAM lokal, nasional, bahkan internasional untuk bersuara mengutuk aksi pembantaian warga NKRI. Terlebih pembantaian dilakukan di tengah upaya pemerintah yang ingin memajukan Papua melalui pembangunan infrastruktur.

"Saat ini Papua sedang dibangun oleh presiden untuk jauh lebih baik. Itu (penembakan) sangat memilukan hati kami sebagai anak bangsa. Kami berterima kasih kepada Jokowi yang selama ini lakukan pembangunan infrastruktur Papua untuk lebih baik," ujarnya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com