Jumat, 14 Desember 2018 | 16:03 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Politik

IndEX Research: Elektabilitas Jokowi-Ma`ruf masih unggul dibanding Prabowo-Sandi

Jumat, 07 Desember 2018 - 06:16 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Pasangan capres-cawapres Pilpres 2019. Foto: https://bit.ly/2zJ06Vu/Elshinta.
Pasangan capres-cawapres Pilpres 2019. Foto: https://bit.ly/2zJ06Vu/Elshinta.

Elshinta.com - Elektabilitas pasangan calon (paslon) Jokowi-Ma’ruf unggul jauh dengan raihan 54,6 persen sedangkan pasangan Prabowo-Sandi hanya 30,6 persen. Demikian temuan survey indEX Research yang disampaikan Direktur Eksekutif Elections and Strategic (indEX) Research Vivin Sri Wahyuni dalam siaran persnya yang diterima Redaksi Elshinta.com, Jumat (7/12).

Dipaparkan Vivin, Jokowi-Ma’ruf unggul pada segmen pemilih perempuan (57,8 persen), milenial (54,1 persen), dan Islam (53,7 persen). Prabowo-Sandi hanya unggul pada segmen pemilih terpelajar (41,5 persen). Jokowi-Ma’ruf juga meraup dukungan di hampir semua pulau, termasuk Jawa (56,7 persen). “Satu-satunya pulau yang dimenangkan kubu Prabowo-Sandi hanya Sumatera (43,3 persen), terpaut tipis dari Jokowi-Ma’ruf dengan dukungan 41,6 persen,” ungkap Vivin.

Sementara untuk elektabilitas partai-partai politik (parpol) pendukung Jokowi-Ma’ruf berpeluang meningkat dibandingkan hasil pemilu legislatif (Pileg) 2014.

“Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) berada pada urutan pertama dengan elektabilitas 23,1 persen. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan elektabilitas 7,3 persen menggeser Demokrat ke posisi kelima yaitu sebesar 5,4 persen,” lanjutnya.

Menurut Vivin, di kubu Prabowo-Sandi, coattail effect hanya dirasakan oleh Gerindra dengan elektabilitas 12,3 persen. Gerindra berpeluang menggeser Golkar yang terpaut tipis 12,8 persen dengan memperhitungkan margin of error survei.

Survei indEX Research dilakukan pada 11-20 November 2018, dengan jumlah responden 1200 orang. Metode survei adalah multistage random sampling dengan margin of error ±2,9 persen dan pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Adapun lektabilitas partai politik baru dan non-seat pada Pileg 2019 adalah, Perindo 2,9%, PSI 1,2%, PBB 0,5%, PKPI 0,3%, Partai Garuda 0,2% dan Partai Berkarya     0,1%.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kesehatan | 14 Desember 2018 - 15:45 WIB

Hindari kanker dengan menghindari barang ini di ruangan Anda

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 15:27 WIB

Perbaikan Polsek Ciracas ditargetkan selesai pekan ini

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 15:19 WIB

Kemhan gelar Bela Negara Run 2018

Kriminalitas | 14 Desember 2018 - 15:09 WIB

Bareskrim tangkap enam tersangka pembawa 22 kg sabu asal Malaysia

Elshinta.com - Elektabilitas pasangan calon (paslon) Jokowi-Ma’ruf unggul jauh dengan raihan 54,6 persen sedangkan pasangan Prabowo-Sandi hanya 30,6 persen. Demikian temuan survey indEX Research yang disampaikan Direktur Eksekutif Elections and Strategic (indEX) Research Vivin Sri Wahyuni dalam siaran persnya yang diterima Redaksi Elshinta.com, Jumat (7/12).

Dipaparkan Vivin, Jokowi-Ma’ruf unggul pada segmen pemilih perempuan (57,8 persen), milenial (54,1 persen), dan Islam (53,7 persen). Prabowo-Sandi hanya unggul pada segmen pemilih terpelajar (41,5 persen). Jokowi-Ma’ruf juga meraup dukungan di hampir semua pulau, termasuk Jawa (56,7 persen). “Satu-satunya pulau yang dimenangkan kubu Prabowo-Sandi hanya Sumatera (43,3 persen), terpaut tipis dari Jokowi-Ma’ruf dengan dukungan 41,6 persen,” ungkap Vivin.

Sementara untuk elektabilitas partai-partai politik (parpol) pendukung Jokowi-Ma’ruf berpeluang meningkat dibandingkan hasil pemilu legislatif (Pileg) 2014.

“Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) berada pada urutan pertama dengan elektabilitas 23,1 persen. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan elektabilitas 7,3 persen menggeser Demokrat ke posisi kelima yaitu sebesar 5,4 persen,” lanjutnya.

Menurut Vivin, di kubu Prabowo-Sandi, coattail effect hanya dirasakan oleh Gerindra dengan elektabilitas 12,3 persen. Gerindra berpeluang menggeser Golkar yang terpaut tipis 12,8 persen dengan memperhitungkan margin of error survei.

Survei indEX Research dilakukan pada 11-20 November 2018, dengan jumlah responden 1200 orang. Metode survei adalah multistage random sampling dengan margin of error ±2,9 persen dan pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Adapun lektabilitas partai politik baru dan non-seat pada Pileg 2019 adalah, Perindo 2,9%, PSI 1,2%, PBB 0,5%, PKPI 0,3%, Partai Garuda 0,2% dan Partai Berkarya     0,1%.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 14 Desember 2018 - 15:27 WIB

Perbaikan Polsek Ciracas ditargetkan selesai pekan ini

Jumat, 14 Desember 2018 - 15:19 WIB

Kemhan gelar Bela Negara Run 2018

Jumat, 14 Desember 2018 - 14:58 WIB

KPK periksa dua hakim PN Jaksel

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com