Warga Bogor Selatan merasakan seperti kiamat
Elshinta
Jumat, 07 Desember 2018 - 07:38 WIB | Penulis : Rizky Sandra | Editor : Sigit Kurniawan
 Warga Bogor Selatan merasakan seperti kiamat
Angin puting beliung yang melanda wilayah Bogor Selatan. Sumber foto: https://bit.ly/2QhU3Sd

Elshinta.com - Bogor Selatan, kota Bogor, Jawa Barat diterjang angin puting beliung yang terjadi Kamis (06/12) sore, warga setempat yang menjadi saksi mata ketakutan melihat kekuatan angin kencang tersebut.

Andri Firmansyah (22) karyawan salah satu resto cepat saji di Jalan Shaleh Danasasmita tempat video terjangan angin melanda wilayah Cipaku, mengaku kencangnya angin menimbulkan rasa takut warga yang ada di sekitar kejadian.

"Terasa seperti mau kiamat, angin kencang semua atap berterbangan, ditambah hujan dan petir juga," kata Andri, dikutip Antara.

Andri mengatakan, saat kejadian dirinya sedang istirahat duduk di depan resto yang berada di pinggir jalan. Saat itu tidak banyak tamu datang berbelanja.

Menurutnya, angin datang dua kali. Kali pertama hanya selintas tidak menakutkan, tidak lama kemudian angin kedua yang menerjang semua rumah yang ada di sepanjang jalan Saleh Danasasmita.

"Orang-orang semua ketakutan dan mengucapkan Allahuakbar," kata pemuda asal Pamijahan ini.

Hal senada juga di rasakan Hidayat (27) warga Jalan Saleh Danasasmita, Cipaku yang rumahnya rusak diterjang angin kencang. "Saat kejadian saya baru beres kerja, ganti shift. Saya duduk depan rumah, tiba-tiba angin kencang datang menerbangkan semua yang ada," katanya.

Menurutnya kecepatan angin cukup mampu menerbangkan dirinya, jika ia tidak berlindung dan mencari pegangan. "Angin sangat, tangan saya aja sampai terluka kena serpihan asbes yang berterbangan, kejadiannya ada sekitar lima menitan," katanya.

Ini Pengakuan serupa juga dirasakan Ika Salihat (31), ibu dua anak yang tinggal di RT 02/RW 07 Jalan Saleh Danasasmita. Atap rumahnya yang berlantai dua rusak diterbangkan angin.

Ia mengatakan, saat kejadian dirinya bersama dua anaknya sedang beristirahat di lantai dua sambil tidur-tiduran,tiba-tiba ada bunyi cukup keras dari atap rumahnya yang diterbangkan angin kencang.

"Daya lari ke bawah sambil bawa lari anak-anak takut kenapa-napa," katanya.

Ika merasakan kecemasan luar biasa saat angin dengan kecepatan 30 Knot (50 km per jam) menerjang wilayah pemukiman. Seumur hidupnya belum pernah ada kejadian tersebut dialaminya.

"Baru kali ini pertama merasakan kejadian begini, mana saya sedang hamil tua, jadi agak panik juga," kata Ika yang sedang hamil enam bulan.

Kencangnya angin puting beliung yang menerjang wilayah Cipaku sempat diabadikan oleh salah seorang pemuda bernama Roni, video ini pun menjadi viral karena memperlihatkan dahsyatnya angin menyapu wilayah tersebut.

Akibat angin kencang ini sebanyak 770 rumah di Kecamatan Bogor Selatan rusak berat maupun ringan.

Kerusakan terberat dialami warga di wilayah Cipaku, rata-rata atap rumah milik warga diterbangkan oleh angin.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Tercebur kedalam sumur, dua warga Kiarapedes meninggal dunia
Sabtu, 13 Juli 2019 - 18:22 WIB
Elshinta.com - Dua warga Purwakarta ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, yang sebelumnya te...
Dua ruko terbakar di Stabat, dua korban luka bakar dan satu meninggal dunia
Sabtu, 13 Juli 2019 - 17:35 WIB
Elshinta.com - Dua unit rumah toko (Ruko) yang terletak di Jalan KH. Zainul Arifin, Stabat Kabu...
Kebakaran rumah terjadi di Purwakarta, kerugian ditaksir capai 500 juta
Sabtu, 13 Juli 2019 - 15:52 WIB
Elshinta.com - Satu rumah warga di Kp Coblong RT 01/01 Desa Lebak Anyar, Kecamatan Pasawah...
Aceh besar dilanda hujan es dan pohon tumbang
Sabtu, 13 Juli 2019 - 14:25 WIB
Elshinta.com - Fenomena langka berupa turunnya hujan es, dan belasan batang pohon bertumba...
Perahu mesin dengan 15 penumpang hilang di Perairan Raja Ampat
Sabtu, 13 Juli 2019 - 09:16 WIB
Elshinta.com - Perahu mesin bermuatan 15 penumpang dilaporkan hilang di Perairan Raja Ampa...
Diduga tidak bisa berenang, Nadzif tewas tenggelam di Sungai Cisalada
Kamis, 11 Juli 2019 - 19:36 WIB
Elshinta.com - Nadzif Mustofa (12) warga Kampung Cinangsi RT 03/01 Desa Cisalada, Kecamata...
Bocah masuk lubang paku bumi sedalam 32 meter berhasil dievakuasi
Kamis, 11 Juli 2019 - 06:43 WIB
Elshinta.com - Petugas Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palembang mengevakua...
Ratusan warga korban kebakaran di Manggarai mengungsi
Rabu, 10 Juli 2019 - 17:05 WIB
Elshinta.com - Ratusan warga korban kebakaran di wilayah RW 07 Kelurahan Manggarai, Jakart...
Akses jalan sulit, petugas pemadam kebakaran dibantu warga untuk padamkan api
Rabu, 10 Juli 2019 - 12:50 WIB
Elshinta.com - Petugas pemadam kebakaran dibantu warga terus berupaya memadamkan api yang memba...
Tim SAR gabungan sisir dan turunkan penyelam cari bocah tenggelam di Kali Bekasi
Rabu, 10 Juli 2019 - 12:04 WIB
Elshinta.com - Memasuki hari kedua pencarian, Rabu (10/7), Tim SAR gabungan mulai melanjut...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)