Senin, 17 Desember 2018 | 04:12 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Bencana Alam

Gempa Lebak Banten terasa hingga Sukabumi

Jumat, 07 Desember 2018 - 09:05 WIB    |    Penulis : Rizky Sandra    |    Editor : Dewi Rusiana
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2EhJQ1x
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2EhJQ1x

Elshinta.com - Gempa bumi berkekuatan 5,0 Skala Richter yang berpusat di Kabupaten Lebak, Banten, Jumat pada pukul 06.43 WIB, getarannya terasa hingga beberapa daerah di Kota dan Kabupaten Sukabumi.

"Getarannya memang tidak terlalu kencang tetapi cukup mengagetkan saya dan keluarga yang saat kejadian lagi siap untuk beraktivitas di rumah," kata warga Kecamatan Cibadak, Suhendi, di Sukabumi, Jumat (07/12)

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari website resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) gempa tersebut berpusat di 7,19 Lintang Selatan, 105,83 Bujur Timur 83 km barat daya Kabupaten Lebak dengan kedalaman pusat gempat 19 km di bawah permukaan laut. Namun, gempa itu tidak berpotensi terjadinya tsunami.

Salah seorang warga Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Rudiansah, mengatakan getaran gempa yang dirasakannya tidak terlalu besar, namun tetap saja membuat panik.

Saat gempa berlangsung, dirinya masih tiduran dan nonton televisi karena kebetulan belum akan beraktivitas.

Tiba-tiba lampu gantung bergoyang dan ia langsung beranjak dari tempat tidur.

"Getarannya tidak kencang, hanya tetap saja kami takut," kata dia, dikutip Antara.

Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi Eka Widiaman mengatakan hingga saat ini pihakya belum menerima laporan terkait dengan bencana gempa yang berpusat di Lebak itu.

Namun, pihaknya sudah menyeiaga relawannya untuk memantau di daerah masing-masing pascagempa guna mengantisipasi adanya gempa susulan. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Liga Indonesia | 16 Desember 2018 - 21:50 WIB

Persewar Papua tahan imbang Persik Kediri 1-1

Afrika | 16 Desember 2018 - 21:39 WIB

Dubes: Pasar Afrika capai Rp7.900 triliun

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 21:25 WIB

Presiden minta aparat kemanan serius tangani pembalakan liar

Aktual Pemilu | 16 Desember 2018 - 21:12 WIB

KPU Bantul peroleh 70 kotak suara rusak

Kecelakaan | 16 Desember 2018 - 20:50 WIB

Anggota Polres Mojokerto tewas akibat kecelakaan

Otomotif | 16 Desember 2018 - 20:37 WIB

Perhatikan hal ini jika berkendara saat hujan

Elshinta.com - Gempa bumi berkekuatan 5,0 Skala Richter yang berpusat di Kabupaten Lebak, Banten, Jumat pada pukul 06.43 WIB, getarannya terasa hingga beberapa daerah di Kota dan Kabupaten Sukabumi.

"Getarannya memang tidak terlalu kencang tetapi cukup mengagetkan saya dan keluarga yang saat kejadian lagi siap untuk beraktivitas di rumah," kata warga Kecamatan Cibadak, Suhendi, di Sukabumi, Jumat (07/12)

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari website resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) gempa tersebut berpusat di 7,19 Lintang Selatan, 105,83 Bujur Timur 83 km barat daya Kabupaten Lebak dengan kedalaman pusat gempat 19 km di bawah permukaan laut. Namun, gempa itu tidak berpotensi terjadinya tsunami.

Salah seorang warga Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Rudiansah, mengatakan getaran gempa yang dirasakannya tidak terlalu besar, namun tetap saja membuat panik.

Saat gempa berlangsung, dirinya masih tiduran dan nonton televisi karena kebetulan belum akan beraktivitas.

Tiba-tiba lampu gantung bergoyang dan ia langsung beranjak dari tempat tidur.

"Getarannya tidak kencang, hanya tetap saja kami takut," kata dia, dikutip Antara.

Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi Eka Widiaman mengatakan hingga saat ini pihakya belum menerima laporan terkait dengan bencana gempa yang berpusat di Lebak itu.

Namun, pihaknya sudah menyeiaga relawannya untuk memantau di daerah masing-masing pascagempa guna mengantisipasi adanya gempa susulan. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Minggu, 16 Desember 2018 - 20:50 WIB

Anggota Polres Mojokerto tewas akibat kecelakaan

Minggu, 16 Desember 2018 - 19:52 WIB

BMKG: Gempa di Papua akibat deformasi batuan

Minggu, 16 Desember 2018 - 18:10 WIB

Gempa M 6,1 guncang Keerom, Papua

Minggu, 16 Desember 2018 - 15:51 WIB

Empat wisatawan hilang terseret gelombang di Kebumen

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com