Jumat, 14 Desember 2018 | 20:39 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Ekonomi

Presiden Jokowi ingin perbanyak usaha rintisan berorientasi ekspor

Jumat, 07 Desember 2018 - 12:05 WIB    |    Penulis : Rizky Sandra    |    Editor : Dewi Rusiana
Acara Digital Startup Connection 2018 yang diadakan di Balai Kartini, Jakarta,. Sumber foto: https://bit.ly/2RFLvkz
Acara Digital Startup Connection 2018 yang diadakan di Balai Kartini, Jakarta,. Sumber foto: https://bit.ly/2RFLvkz

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo menginginkan banyak usaha rintisan atau `start up` kecil yang berorientasi ekspor.

"Saya ingin banyak rintisan kecil yang ekspor, misal fesyen, handicraft, kopi, buah lokal," kata Presiden Jokowi ketika membuka Digital Startup Connection 2018 di Balai Kartini, Jakarta, Jumat (07/12).

Menurut Kepala Negara, usaha rintisan terkait produk-produk itu tidak bisa masuk dalam jaringan karena masih ada persoalan teknis yang harus diselesaikan secara `offline`.

Presiden juga menyebutkan bahwa Revolusi Industri 4.0 membuka peluang bagi masuknya pendatang baru ke dalam jaringan bisnis.

"Ada perubahan cepat, dunia sedang mencari kondisi normal yang baru, siapa yang bisa merespons secara cepat, dia yang akan mendapat keuntungan," katanya, dikutip Antara.

Kondisi seperti itu, lanjutnya, memberi kesempatan kepada yang kecil untuk mencuri kesempatan.

"Ini kesempatan bagi yang kreatif dan inovatif untuk menyalip di tikungan," kata Jokowi.

Ia juga menyebutkan bahwa ekonomi digital di Indonesia pada tahun 2017 memberi kontribusi sebesar 7,3 persen kepada PDB. "Ini cukup besar saat pertumbuhan ekonomi kita sekitar 5,1 persen, tahun 2018 diperkirakan kontribusinya 8,5 persen terhadap PDB," katanya.

Presiden Jokowi juga menyebutkan saat ini ada tujuh unicorn terbesar di Asia di mana empat dari Indonesia. "Insya Allah akan muncul unicorn baru menyusul empat yang sudah ada," katanya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 20:36 WIB

BPJS Kesehatan-Tangsel targetkan UHC 95 persen penduduk

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 20:25 WIB

Bebani anggaran daerah, mobil dinas Pemkab Kudus dilelang

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 20:18 WIB

FPRB amati titik gempa di Lumajang

Megapolitan | 14 Desember 2018 - 20:07 WIB

Pemprov DKI segera umumkan tarif MRT dan LRT

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 19:55 WIB

Presiden Jokowi: Pembangunan jalan tol jangan hanya dilihat tolnya semata

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo menginginkan banyak usaha rintisan atau `start up` kecil yang berorientasi ekspor.

"Saya ingin banyak rintisan kecil yang ekspor, misal fesyen, handicraft, kopi, buah lokal," kata Presiden Jokowi ketika membuka Digital Startup Connection 2018 di Balai Kartini, Jakarta, Jumat (07/12).

Menurut Kepala Negara, usaha rintisan terkait produk-produk itu tidak bisa masuk dalam jaringan karena masih ada persoalan teknis yang harus diselesaikan secara `offline`.

Presiden juga menyebutkan bahwa Revolusi Industri 4.0 membuka peluang bagi masuknya pendatang baru ke dalam jaringan bisnis.

"Ada perubahan cepat, dunia sedang mencari kondisi normal yang baru, siapa yang bisa merespons secara cepat, dia yang akan mendapat keuntungan," katanya, dikutip Antara.

Kondisi seperti itu, lanjutnya, memberi kesempatan kepada yang kecil untuk mencuri kesempatan.

"Ini kesempatan bagi yang kreatif dan inovatif untuk menyalip di tikungan," kata Jokowi.

Ia juga menyebutkan bahwa ekonomi digital di Indonesia pada tahun 2017 memberi kontribusi sebesar 7,3 persen kepada PDB. "Ini cukup besar saat pertumbuhan ekonomi kita sekitar 5,1 persen, tahun 2018 diperkirakan kontribusinya 8,5 persen terhadap PDB," katanya.

Presiden Jokowi juga menyebutkan saat ini ada tujuh unicorn terbesar di Asia di mana empat dari Indonesia. "Insya Allah akan muncul unicorn baru menyusul empat yang sudah ada," katanya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 14 Desember 2018 - 20:18 WIB

FPRB amati titik gempa di Lumajang

Jumat, 14 Desember 2018 - 20:07 WIB

Pemprov DKI segera umumkan tarif MRT dan LRT

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com