Jumat, 14 Desember 2018 | 20:40 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Kriminalitas

Dua warga NTT korban penembakan di Nduga

Jumat, 07 Desember 2018 - 13:19 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Sumber Foto: https://bit.ly/2RGB40a
Sumber Foto: https://bit.ly/2RGB40a

Elshinta.com - Dua warga yang berasal dari Nusa Tenggara Timur(NTT) menjadi korban dalam kasus penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang terjadi di Kabupaten Nduga, Papua pada Minggu (2/12).

Wagub NTT, Josef Nae Soi ditemui Antara di Kupang, Jumat(7/12), mengatakan bahwa masih menunggu informasi lebih lanjut terkait inseden tersebut. "Kami masih menunggu informasi apakah benar keduanya menjadi korban penembakan serta pembunuhan yang terjadi di Papua itu," katanya.

Dua warga NTT dari 20 orang yang menjadi korban penembakan itu bernama Imanuel Beli Naektias Bano yang berasal dari Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) serta Ayub Maudeng. Namun dari dua korban itu, Ayub yang berasal dari Kota Kupang berhasil melarikan diri dan sampai saat ini belum diketahui keberadaannya.

Sementara itu korban yang berasal dari kabupaten TTU saat ini jenasahnya masih dioutopsi di RS Timika, Papua. Keduanya adalah pekerja yang bekerja di PT. Istaka Karya yang turut membangun jalan trans Papua agar bisa menghubungkan seluruh tanah Papua.

Lebih lanjut Wagub mengatakan seharusnya dia pada Sabtu (8/12) ke Papua untuk menghadiri pertemuan Selatan-Selatan di Jayapura.

Pada kesempatan itu, menurut dia, sekalian akan mencari tahu soal informasi warganya yang menjadi korban itu. Namun hal tersebut batal karena ada acara lain di Jakarta.

Wagub akan mencari tahu, dan kalau perlu akan menghubungi Gubernur Papua meminta bantuan soal dua warga NTT yang menjadi korban itu.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 20:36 WIB

BPJS Kesehatan-Tangsel targetkan UHC 95 persen penduduk

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 20:25 WIB

Bebani anggaran daerah, mobil dinas Pemkab Kudus dilelang

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 20:18 WIB

FPRB amati titik gempa di Lumajang

Megapolitan | 14 Desember 2018 - 20:07 WIB

Pemprov DKI segera umumkan tarif MRT dan LRT

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 19:55 WIB

Presiden Jokowi: Pembangunan jalan tol jangan hanya dilihat tolnya semata

Elshinta.com - Dua warga yang berasal dari Nusa Tenggara Timur(NTT) menjadi korban dalam kasus penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang terjadi di Kabupaten Nduga, Papua pada Minggu (2/12).

Wagub NTT, Josef Nae Soi ditemui Antara di Kupang, Jumat(7/12), mengatakan bahwa masih menunggu informasi lebih lanjut terkait inseden tersebut. "Kami masih menunggu informasi apakah benar keduanya menjadi korban penembakan serta pembunuhan yang terjadi di Papua itu," katanya.

Dua warga NTT dari 20 orang yang menjadi korban penembakan itu bernama Imanuel Beli Naektias Bano yang berasal dari Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) serta Ayub Maudeng. Namun dari dua korban itu, Ayub yang berasal dari Kota Kupang berhasil melarikan diri dan sampai saat ini belum diketahui keberadaannya.

Sementara itu korban yang berasal dari kabupaten TTU saat ini jenasahnya masih dioutopsi di RS Timika, Papua. Keduanya adalah pekerja yang bekerja di PT. Istaka Karya yang turut membangun jalan trans Papua agar bisa menghubungkan seluruh tanah Papua.

Lebih lanjut Wagub mengatakan seharusnya dia pada Sabtu (8/12) ke Papua untuk menghadiri pertemuan Selatan-Selatan di Jayapura.

Pada kesempatan itu, menurut dia, sekalian akan mencari tahu soal informasi warganya yang menjadi korban itu. Namun hal tersebut batal karena ada acara lain di Jakarta.

Wagub akan mencari tahu, dan kalau perlu akan menghubungi Gubernur Papua meminta bantuan soal dua warga NTT yang menjadi korban itu.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:35 WIB

Polda DIY tetapkan dua tersangka kasus pesta seks

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:24 WIB

Tawuran pelajar Jakpus tewaskan satu orang

Jumat, 14 Desember 2018 - 16:47 WIB

Polda Kalbar musnahkan 1,3 kilogram sabu-sabu

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com