Dermaga Borong-Manggarai ambruk diterjang banjir
Elshinta
Jumat, 07 Desember 2018 - 13:26 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Sigit Kurniawan
Dermaga Borong-Manggarai ambruk diterjang banjir
Sumber Foto: https://bit.ly/2UtGxt8

Elshinta.com - Dermaga pelabuhan rakyat (Pelra) Borong, Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), ambruk diterjang banjir dan gelombang ekstrem pada Kamis (6/12).

"Ruas jalan menuju dermaga juga rusak parah terkikis air akibat luapan air dari muara Wae Boro dan Wae Rea,", kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD) Manggarai Timur, Antonius Dergong kepada Antara, di Kupang, Jumat (7/12).

"Kami baru tiba di Borong untuk memantau bencana alam. Di Borong kami menemukan Dermaga Borong juga ambruk karena diterjang banjir dan gelombang," katanya melalui pesan singkat.

Antonius bersama staf sedang dalam perjalanan menuju kawasan Borong untuk melihat langsung dampak banjir yang melanda pemukiman penduduk pada Kamis(6/12) petang hingga malam.

Menurut dia, banjir dan gelombang ekstrem membuat tembok penahan bagian kanan jalan masuk dermaga yang selama ini memang sudah digerus abrasi itu, langsung ambruk. Sementara jalur jalan menuju dermaga putus akibat dihajar air kiriman dari Wae Bobo, seperti dikutip dari Antara.

Bukan saja itu, badan jalan dari arah Jembatan Hilir Wae Bobo menuju dermaga itu juga terancam putus.

Dia mengatakan, petugas belum bisa melakukan pendataan karena masih fokus membantu warga di sejumlah desa yang terendam banjir. "Dua atau tiga hari ke depan baru bisa dilakukan pendataan. Kami masih konsentrasi membantu warga yang terkena dampak banjir," katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Satu rumah rusak berat di Buleleng akibat gempa
Selasa, 16 Juli 2019 - 18:24 WIB
Elshinta.com - Sebuah rumah di Banjar Dinas Kelod, Desa Busungbiu, Kecamatan Busungbiu, Ka...
BNPB: 3.104 orang mengungsi akibat gempa Halmahera Selatan
Selasa, 16 Juli 2019 - 18:10 WIB
Elshinta.com - Pelaksana Harian Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Bada...
Pemkab Halmahera Selatan butuh tenda untuk korban gempa
Selasa, 16 Juli 2019 - 14:14 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara membutuhkan tenda untuk did...
Sejumlah bangunan rusak akibat gempa Jembrana Bali
Selasa, 16 Juli 2019 - 13:26 WIB
Elshinta.com - Gempa bumi magnitudo 5,8 yang mengguncang Kabupaten Jembrana Provinsi Bali pada ...
Kades di Halmahera gunakan Dana Desa untuk kebutuhan korban gempa
Selasa, 16 Juli 2019 - 09:21 WIB
Elshinta.com - Kepala desa (Kades) di sejumlah wilayah di Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku U...
Gempa Jembrana akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia
Selasa, 16 Juli 2019 - 08:51 WIB
Elshinta.com - Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 6,0 yang mengguncang Kabupaten Jembrana, Pr...
Seorang calon haji asal Papua batal berangkat karena hamil
Selasa, 16 Juli 2019 - 08:10 WIB
Elshinta.com - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Hasanuddin membatalkan kebera...
Getaran gempa di Bali terasa sampai Lombok
Selasa, 16 Juli 2019 - 07:52 WIB
Elshinta.com - Getaran gempa dengan magnitudo 6 yang berpusat di Bali, Selasa (16/7) pagi teras...
BPBD Malut catat ratusan rumah rusak berat, tiga orang meninggal
Selasa, 16 Juli 2019 - 07:27 WIB
Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku Utara (Malut) mencatat, hingga...
Gempa guncang Bali
Selasa, 16 Juli 2019 - 07:20 WIB
Elshinta.com - Gempa berkekuatan Magnitudo 6.0 mengguncang sejumlah wilayah di Provinsi Ba...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)