Jumat, 14 Desember 2018 | 16:06 WIB

Daftar | Login

MacroAd

IPTEK / Aktual IPTEK

Presiden dorong anak muda kreatif `menyalip di tikungan`

Jumat, 07 Desember 2018 - 15:03 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Dewi Rusiana
Presiden Jokowi membuka Digital Startup 2018 di Kartika Expo, Balai Kartini, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (7/12) pagi. Sumber foto: https://bit.ly/2UmrXUa
Presiden Jokowi membuka Digital Startup 2018 di Kartika Expo, Balai Kartini, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (7/12) pagi. Sumber foto: https://bit.ly/2UmrXUa

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, dunia sekarang ini sedang menghadapi disrupsi dan revolusi industri jilid ke 4, Revolusi Industri 4.0, yang membuka peluang terjadinya perubahan yang sangat besar, tiba-tiba, dan mengejutkan.

Perubahan ini, menurut Presiden, adalah perubahan yang ultranormal, tidak normal, dan dunia memang sekarang ini sedang mencari normal yang baru. 

Dalam situasi yang disrupsi ini, lanjut Presiden, justru membuka peluang bagi pendatang baru di ekonomi digital untuk berkompetisi dengan yang lainnya.

“Inilah terbukanya kesempatan bagi yang kecil untuk mencuri kesempatan dalam situasi seperti ini, membuka kesempatan bagi anak-anak muda yang kreatif, yang inovatif untuk menyalip di tikungan,” kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada Pembukaan Digital Startup 2018 di Kartika Expo, Balai Kartini, Setiabudi, Jakarta, Jumat (7/12) pagi.

Menurut Presiden, anak-anak muda sekarang ini diberi kesempatan untuk menyalip di tikungan. Hanya masalahnya, mereka mau menyalip atau tidak. Ia menyebutkan, yang dibutuhkan adalah sebuah kerja keras, inovasi, dan keberanian untuk bermimpi besar.

“Saya kira kalau penguasaan teknologi anak-anak muda kita sudah enggak kalah dan orientasinya adalah sociopreneur, memecahkan masalah-masalah yang ada di masyarakat, mencarikan solusi-solusi yang ada di masyarakat,” tutur Presiden, seperti diinformasikan melalui laman resmi Setkab. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kesehatan | 14 Desember 2018 - 15:45 WIB

Hindari kanker dengan menghindari barang ini di ruangan Anda

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 15:27 WIB

Perbaikan Polsek Ciracas ditargetkan selesai pekan ini

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 15:19 WIB

Kemhan gelar Bela Negara Run 2018

Kriminalitas | 14 Desember 2018 - 15:09 WIB

Bareskrim tangkap enam tersangka pembawa 22 kg sabu asal Malaysia

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, dunia sekarang ini sedang menghadapi disrupsi dan revolusi industri jilid ke 4, Revolusi Industri 4.0, yang membuka peluang terjadinya perubahan yang sangat besar, tiba-tiba, dan mengejutkan.

Perubahan ini, menurut Presiden, adalah perubahan yang ultranormal, tidak normal, dan dunia memang sekarang ini sedang mencari normal yang baru. 

Dalam situasi yang disrupsi ini, lanjut Presiden, justru membuka peluang bagi pendatang baru di ekonomi digital untuk berkompetisi dengan yang lainnya.

“Inilah terbukanya kesempatan bagi yang kecil untuk mencuri kesempatan dalam situasi seperti ini, membuka kesempatan bagi anak-anak muda yang kreatif, yang inovatif untuk menyalip di tikungan,” kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada Pembukaan Digital Startup 2018 di Kartika Expo, Balai Kartini, Setiabudi, Jakarta, Jumat (7/12) pagi.

Menurut Presiden, anak-anak muda sekarang ini diberi kesempatan untuk menyalip di tikungan. Hanya masalahnya, mereka mau menyalip atau tidak. Ia menyebutkan, yang dibutuhkan adalah sebuah kerja keras, inovasi, dan keberanian untuk bermimpi besar.

“Saya kira kalau penguasaan teknologi anak-anak muda kita sudah enggak kalah dan orientasinya adalah sociopreneur, memecahkan masalah-masalah yang ada di masyarakat, mencarikan solusi-solusi yang ada di masyarakat,” tutur Presiden, seperti diinformasikan melalui laman resmi Setkab. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com