Bamsoet: Indonesia hadapi ancaman perang idiologi
Jumat, 07 Desember 2018 - 17:29 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Dewi Rusiana
Ketua Badan Bela Negara FKPPI Bambang Soesatyo saat pembukaan Jambore Bela Negara FKPPI di Bumi Perkemahan Ragunan Jakarta, Jumat (7/12). Sumber foto: https://bit.ly/2AZgGjF

Elshinta.com - Ketua Badan Bela Negara Forum Komunikasi Putra-putri Purnawirawan TNI/Polri Bambang Soesatyo menyatakan Indonesia menghadapali ancaman perang idiologi. 

"Yang kita hadapi sekarang adalah perang idiologi yang bertentangan dengan Pancasila," kata Bamsoet sapaan Bambang Soesatyo dalam acara pembukaan Jambore Bela Negara FKPPI di Perkemahan Ragunan Jakarta, Jumat (7/12). 

Bamsoet yang juga Ketua DPR menyebutkan Indonesia tidak sedang menghadapi ancaman fisik bersenjata dari negara lain. "Tetapi tidak berarti kita tidak menghadapi ancaman lain, kita sedang menghadapi ancaman kapitalisme. Kita juga tak boleh melupakan akan bangkitnya kembali komunisme dalam berbagai bentuk dan pemikiran," katanya. 

Ancaman yang menghadang bangsa Indonesia, katanya adalah perang modern yang dikelola dengan "proxy war". "Yang kita hadapi adalah kebebasan tanpa batas, ancaman radikalisme dan terorisme, tindakan intoleran serta merebaknya politik identitas dalam jagat perpolitikan kita," katanya. 

Menurut dia,  dalam rangka menghadapi ancaman itu semua maka bela negara menjadi kewajiban bagi seluruh warga negara. "Melalui kegiatan Jambore Bela Negara ini, FKPPI ingin meneguhkan kembali komitmen untuk membela negara, menyadarkan kembali seluruh kadernya jangan sampai lengah dari berbagai bentuk ancaman yang dapat menggangu kelangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara," katanya. 

Menurut dia,  FKPPI akan terus memantapkan wawasan kenegaraan dan wawasan perjuangan. Sosialisasi empat pilar kebangsaan tidak boleh terlupakan yaitu Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, UUD 1945, NKRI. "Itulah sebabnya kami menyelanggarakan Jambore Bela Negara," katanya, dikutip Antara.

Jambore nasional yang berlangsung 7-9 Desember 2018 itu diikuti oleh 1.350 kader dari seluruh Indonesia. Mereka akan mendapat wawasan tentang ideologi Pancasila serta ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan, wawasan kebangsaan, masalah pertahanan dan masalah keamanan serta latihan fisik dan kebajikan. "Dengan materi yang demikian diharapkan para peserta dapat memiliki ketahanan mental serta ketrampilan bela negara," kata Bamsoet.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Rabu, 27 Maret 2019 - 08:35 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat a...
Selasa, 26 Maret 2019 - 21:35 WIB
Elshinta.com -Sedikitnya 10 Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT Arutmin I...
Selasa, 26 Maret 2019 - 21:14 WIB
Elshinta.com -Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyatakan 72,4 persen jalan di provinsi ...
Selasa, 26 Maret 2019 - 19:43 WIB
Elshinta.com -Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama memberikan sanksi kepada ...
Selasa, 26 Maret 2019 - 19:35 WIB
Elshinta.com - Lembaga survei Indomedia Poll membongkar profil dan visi kebangsaan caleg-caleg ...
Selasa, 26 Maret 2019 - 17:46 WIB
Elshinta.com - Konsumsi elpiji non subsidi di wilayah DI Yogyakarta mengalami tren peningk...
Selasa, 26 Maret 2019 - 15:43 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini, Selasa (26/3) melakukan pemeri...
Selasa, 26 Maret 2019 - 15:25 WIB
Elshinta.com -Bupati Majalengka, Karna Sobahi, resmi meluncurkan `Majalengka Raharja Quick Resp...
Selasa, 26 Maret 2019 - 14:55 WIB
Elshinta.com -Wakil Bupati Lumajang Jawa Timur, Indah Amperawati mengatakan orang yang mendapat...
Selasa, 26 Maret 2019 - 14:05 WIB
Elshinta.com - Hakim Konstitusi Aswanto hari ini, Selasa (26/3) mengucapkan sumpah sebagai...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)