Kejati ringkus 24 DPO sepanjang 2018
Elshinta
Jumat, 07 Desember 2018 - 17:56 WIB |
Kejati ringkus 24 DPO sepanjang 2018
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2L0wx68

Elshinta.com - Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan sepanjang 2018 berhasil meringkus 24 buronannya yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Kepala Kejaksaan Tinggi Sulsel Tarmizi di Makassar, Jumat (7/12) mengatakan keberhasilan kejaksaan menangkap DPO yang sudah sejak lama buron berkat adanya bantuan dari tim Intelijen Adhyaksa Monitoring Center (AMC) Kejaksaan Agung. "Koordinasi kita intens dengan AMC Kejagung dan hasilnya banyak DPO yang sudah lama buron berhasil diringkus," jelasnya.

Adapun DPO yang berhasil diamankan oleh AMC Kejagung dengan Kejati Sulsel melalui Program Tabur 31.1 yakni Taufan Ansar Nur, Herry, Burhanuddin Baharuddin, Hamzah Hapati Hasan, Harun, Munandar Wijaya.

Kemudian M Ansar Manro'nyo, Muh Tahir Karim, Husain Abd Razak, Hendrik Rakhman, Sanatang Atami, Mullar Supu, Reskianti Idris, Nilawati Umar, Kahar Husain, Aditriana, Bachtiar Mude, Alam Bahri, Muh Tahir Karim, Muhiyyin, Achmad Sugianto, Syarifuddin Usmar, dan Marliadi Pasrah.  

Kajati Tarmizi menyatakan salah satu buronan yang cukup lama dalam pelariannya yakni Taufan Ansar, terpidana kasus Pasar Pabaengbaeng Makassar sudah buron sejak 2009. "Salah satu DPO kita yang sudah lama buron sudah berhasil ditangkap oleh tim Intelijen Kejagung, proses sudah dilanjutkan juga di lapas," katanya, dikutip Antara.

Terpidana Taufhan yang juga Direktur PT Citratama Timurindo terlibat dalam kasus korupsi pembangunan Pasar Pabaeng-baeng Makassar di mana terpidana Taufhan sebagai rekanan dalam proyek tersebut.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polisi telah ajukan asesmen rehabilitasi artis Rio Reifan
Sabtu, 17 Agustus 2019 - 09:40 WIB
Elshinta.com - Pihak Kepolisian dari Polda Metro Jaya telah mengajukan asesmen rehabilitasi untuk ...
Polda Metro Jaya buru pemasok sabu Rio Reifan
Sabtu, 17 Agustus 2019 - 07:27 WIB
Elshinta.com - Polda Metro Jaya saat ini tengah memburu pemasok narkoba berinisial B yang diketahu...
KMP desak Kejagung usut tuntas dugaan SPPD dan Bimtek Fiktif di DPRD Purwakarta
Jumat, 16 Agustus 2019 - 11:02 WIB
Elshinta.com - Komunitas Masyarakat Purwakarta (KMP) mendatangi kantor Kejasaan Agung (Kejagung), R...
Bawa burung dilindungi, mantan nahkoda dan delapan ABK dihukum delapan bulan penjara
Kamis, 15 Agustus 2019 - 21:19 WIB
Elshinta.com - Terbukti bersalah membawa puluhan burung yang dilindungi dari Ambon, mantan nahkoda Z...
Suap impor bawang putih, APT2PHI desak KPK periksa Mendag
Kamis, 15 Agustus 2019 - 21:09 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kantor Menteri Pertanian yaitu Direktorat Jende...
Deputi IV Kemenpora Mulyana dituntut 7 tahun penjara
Kamis, 15 Agustus 2019 - 19:36 WIB
Elshinta.com - Deputi IV bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Mulyana dituntut 7 tahun p...
Tersangka pelaku pembakaran hutan jumlahnya sudah 60-an
Kamis, 15 Agustus 2019 - 11:26 WIB
Elshinta.com - Penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera d...
Pemeran `seks gangbang` diduga produksi banyak video porno
Kamis, 15 Agustus 2019 - 11:06 WIB
Elshinta.com - Polres Garut, Jawa Barat, mengusut kasus video porno `seks gangbang` yang beredar l...
Viral video `seks gangbang`, satu orang ditangkap dan sisanya masih diburu polisi
Kamis, 15 Agustus 2019 - 10:43 WIB
Elshinta.com - Kasus beredarnya video porno `seks gangbang` di Garut, Jawa Barat, membuat heboh wa...
Romli Atmasasmita sebut SAT lepas karena KPK ceroboh
Rabu, 14 Agustus 2019 - 17:02 WIB
Elshinta.com - Ahli hukum senior, Prof. Romli Atmasasmita mengatakan, bahwa lepasnya Syafruddin Ar...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 207
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once