Pembunuh pensiunan TNI di Langkat terungkap, pelakunya cucu korban
Jumat, 07 Desember 2018 - 19:26 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Dewi Rusiana
Kapolres Langkat AKBP Doddy Hermawan didampingi Kasat Reskrim AKP Juriadi saat pemaparan pengungkapan kasus pembunuhan. Sumber foto: M Salim/Radio Elshinta

Elshinta.com - Unit Pidana Umum Satuan Reskrim Polres Langkat dan anggota Ditreskrimum Poldasu berhasil mengungkap kasus pembunuhan Pelda (Purn) TNI M. Amin Ismail (75), yang ditemukan tewas berlumuran darah dalam rumahnya di Jl Murai Komplek Pemda, Lingkungan 13 Beringin, Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Jumat (30/11) lalu.

Tersangkanya yakni  YAP (30) yang juga merupakan cucu korban, warga Jl Perwira Linkungan VI, Kelurahan Satria, Kecamatan Binjai Kota, Kota Binjai, ditangkap petugas dari kediamannya, Jumat (7/12). Selain mengamankan pelaku, petugas juga mengamankan LS (40) warga Jalan Apel I Bandar Senembah, Kelurahan Sukarame, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai, selaku penadah hand phone milik korban. Kini kedua tersangka mendekam di dalam sel tahanan Mapolres Langkat.

Kapolres Langkat, AKBP Doddy Hermawan didampingi Kasat Reskrim AKP Juriadi, kepada wartawan termasuk Kontributor Elshinta, M Salim memaparkan, penangkapan pelaku terungkap dari hasil penyelidikan bahwa barang milik korban yakni hand phone telah berpindah tangan pada tersangka LS selaku penadah. Selanjutnya petugas gabungan melakukan penangkapan terhadap LS dikediamannya. Dari tangan LS disita barang bukti hand phone milik korban, dan saat diintrogasi dia mengaku jika hand phone tersebut dibeli seharga Rp80 ribu dari YAP.

Kemudian berbekal informasi tersebut petugas melakukan penangkapan terhadap tersangka YAP dikediamannya. Ketika diintrogasi pelaku mengakui dia yang telah membunuh korban yang juga kakeknya. Korban dibunuh pelaku dengan cara dipukul menggunakan palu milik korban sebanyak tiga kali dibagian kepala dan wajah korban. Setelah membunuh, tersangka mengambil barang milik korban yakni hand phone dan sepeda.

Pelaku juga mengakui jika palu yang digunakannya untuk membunuh korban telah dibuangnya disungai jembatan besi Kota Binjai,  sementara sepeda milik korban dijual tersangka kepada seseorang berinisial PN yang masih dalam pengejaran petugas.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sabtu, 20 April 2019 - 07:26 WIB
Elshinta.com - Polsek Sawah Besar telah melakukan pemeriksaan terhadap rekaman CCTV dan sa...
Sabtu, 20 April 2019 - 07:14 WIB
Elshinta.com - Seorang wanita yang diketahui bernama Indrawati Cipta (46) ditemukan tewas ...
Jumat, 19 April 2019 - 07:26 WIB
Elshinta.com - Polda Jambi masih terus mendalami kasus pembakaran 15 kotak suara DPRD Kota...
Kamis, 18 April 2019 - 14:28 WIB
Elshinta.com - Kapolda Aceh Irjen Pol. Rio S. Djambak mengunjungi Pos TNI AL Pusong, Kota ...
Sabtu, 13 April 2019 - 19:26 WIB
Elshinta.com - Dua terduga pelaku pembunuhan dan mutilasi Budi Hartanto (28), AS (sebelumnya di...
Jumat, 12 April 2019 - 15:52 WIB
Elshinta.com - Polda Jawa Timur berhasil menangkap dua pelaku terkait kasus pembunuhan dan...
Kamis, 11 April 2019 - 10:23 WIB
Elshinta.com - Tiga dari 12 siswi SMA yang diduga sebagai pelaku perundungan terhadap Aud ...
Kamis, 11 April 2019 - 07:43 WIB
Elshinta.com - Tujuh dari 12 pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) yang terkait kasus perkel...
Kamis, 11 April 2019 - 07:07 WIB
Elshinta.com - Para terduga penganiayaan terhadap pelajar SMP berinisial Aud, menyampaikan...
Rabu, 10 April 2019 - 21:25 WIB
Elshinta.com - Sekitar 20 korban investasi bodong dengan modus koperasi di salah satu peru...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)