Polisi pelajari temuan Ombudsman soal Novel Baswedan
Elshinta
Jumat, 07 Desember 2018 - 20:49 WIB |
Polisi pelajari temuan Ombudsman soal Novel Baswedan
Sumber Foto: https://bit.ly/2E44XUe

Elshinta.com - Pihak Polda Metro Jaya akan mempelajari temuan Ombudsman RI terkait dugaan maladministrasi minor penyidikan penyiraman terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

"Kemarin (Kamis) sudah diserahkan Ombudsman nanti akan dipelajari apa temuannya nanti akan dijawab dengan waktu 30 hari," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta, Jumat (7/12).

Argo mengatakan penyidik Polda Metro Jaya menerapkan dua metode penyidikan kasus penyiraman Novel yakni induktif dan deduktif berdasarkan data dari olah tempat kejadian perkara.

Dari hasil olah TKP dituturkan Argo, penyidik menemukan beberapa saksi, informasi, dan sejumlah barang bukti, serta orang yang dicurigai. "Sudah kita lakukan cek alibi, cek alibi sampai sekarang belum menemukan. Karena cek alibi jelas, dari mereka pergi, misalnya pergi ke Malang, kita bisa melihat dari cctv, tiketnya, di Malang ngapain, mengambil di ATM pun kita tahu. Hari per hari udah ketahuan," ungkap Argo, seperti dikutip dari Antara.

Argo menambahkan cek alibi masih tetap diupayakan melalui metode induktif atau berdasarkan motif dari keterangan Novel dan keluarga namun belum mendapatkan informasi.

Sebelumnya, anggota Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Adrianus Meliala mengumumkan ada empat temuan maladministrasi minor yang dilakukan penyidik kepolisian terkait kasus penyiraman air keras ke Novel Baswedan. "Ada empat maladministrasi minor yang kami temukan, tetapi kekeliruan tersebut tidak memiliki dampak secara substantif terhadap penyidikan perkara," tutur Adrianus.

Temuan maladministrasi tersebut diperoleh dari hasil investigasi yang dilakukan sejak 11 April 2017 hingga September 2018.

Dalam investigasi yang dilakukan Ombudsman, terperiksa meliputi jajaran penyidik Kepolisian Sektor Kelapa Gading, Kepolisian Resort Metro Jakarta Utara, dan Kepolisian Daerah Metro Jakarta Jaya (Polda Metro Jaya). 

Maladministrasi yang ditemukan Ombudsman terdiri atas empat faktor, diantaranya aspek penundaan berlarut penanganan perkara, efektivitas penggunaan sumber daya manusia, pengabaian petunjuk yang bersumber dari Novel Baswedan sebagai korban, dan aspek administrasi penyidikan. 

"Dalam proses penyidikan Laporan Polisi Nomor LP/55/K/IV/2017/PMJ/Res JU/S/GD tanggal 11 Apirl 2017, tidak ada jangka waktu penugasan yang dikeluarkan Polsek Kelapa Gading, Polres Metro Jakarta Utara, maupun surat perintah dari Ditreskrimum Polda Metro Jaya," sebut Adrianus.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Istri Kapolri besuk Ipda Erwin di RSPP
Sabtu, 17 Agustus 2019 - 19:25 WIB
Elshinta.com - Ketua Umum Bhayangkari, Tri Tito Karnavian menjenguk Ipda Erwin Yudha yang masih me...
Kualitas udara Jakarta masih tak sehat di Hari Kemerdekaan
Sabtu, 17 Agustus 2019 - 08:17 WIB
Elshinta.com - Kualitas udara di DKI Jakarta saat HUT ke-74 RI, Sabtu (17/8), sudah berada di angk...
Peringati HUT ke-74 RI, Daop Jakarta gratiskan lima KA lokal
Sabtu, 17 Agustus 2019 - 07:39 WIB
Elshinta.com - Dalam rangka memperingati HUT ke-74 RI, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operas...
Cuaca Jakarta diprediksi cerah berawan sambut HUT ke-74 RI
Sabtu, 17 Agustus 2019 - 06:19 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di seluruh ...
Tunjang pengguna MRT, PT Transjakarta buka rute baru
Jumat, 16 Agustus 2019 - 12:47 WIB
Elshinta.com - PT Transjakarta membuka rute baru dari park and ride MRT dan South Quarter Intiland, ...
Jokowi minta izin rakyat Indonesia untuk pindah ibu kota ke Kalimantan
Jumat, 16 Agustus 2019 - 12:18 WIB
Elshinta.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta izin kepada seluruh rakyat Indonesia untuk pi...
Pemprov DKI jalin kerjasama penggunaan ERP dengan Kominfo
Jumat, 16 Agustus 2019 - 10:45 WIB
Elshinta.com - Pemprov DKI Jakarta bersama Dirjen Aplikasi, Kementerian Komunikasi dan Informatika (...
Presiden Jokowi apresiasi MPR berhasil sosialisasikan empat konsensus kebangsaan
Jumat, 16 Agustus 2019 - 10:32 WIB
Elshinta.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, dalam menjalankan tugas konstitusionalnya,...
Berikut lokasi layanan SIM keliling di Jakarta hari ini
Jumat, 16 Agustus 2019 - 07:57 WIB
Elshinta.com - Polda Metro Jaya membuka pelayanan keliling untuk mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM...
PT MRT sepakati kerja sama dengan Seoul Metro
Kamis, 15 Agustus 2019 - 20:11 WIB
Elshinta.com - PT MRT Jakarta melakukan penandatanganan kerja sama pengembangan kapasitas operasi da...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 207
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once