Jumat, 14 Desember 2018 | 16:07 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Musibah

Belasan warga Ngetos, Nganjuk keracunan makanan

Jumat, 07 Desember 2018 - 19:46 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2MWTN4O
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2MWTN4O

Elshinta.com - Belasan warga Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, mengalami mual dan muntah hampir bersamaan karena diduga mengalami keracunan makanan setelah makan nasi kotak pemberian dari warga yang menyelenggarakan selamatan akikah.

"Korban sementara ada 18, diduga mengalami keracunan akibat mengonsumsi nasi kotak. Laporan dugaan keracunan ini terjadi di Dusun Sumberbendo, Desa Ngetos," kata Camat Ngetos Bambang Subagio di Nganjuk, Jumat (7/12).

Kejadian itu berawal pada Kamis (6/12), dimana seorang warga di Dusun Sumberbendo, Kabupaten Nganjuk melaksanakan kegiatan akikah dengan mengundang warga di lingkungannya

Sekitar jam 16.00 WIB warga yang diundang makan bersama nasi kotak yang telah disediakan tuan rumah, namun malam hari sekitar jam 22.00 WIB, beberapa warga mulai merasakan tidak enak badan berupa mual dan pusing, seperti dikutip dari Antara.

Diketahui pada Jumat, sekitar jam 11.00 WIB beberapa warga dibawa ke Puskesmas Ngetos. Mereka dari berbagai usia mulai anak-anak hingga orang dewasa. Untuk anak-anak diketahui ada lima orang dan langsung mendapatkan perawatan intensif karena dehidrasi.

Warga yang dibawa ke puskesmas tersebut terdata 18 orang. Beberapa dari mereka ada yang dirujuk hingga ke Puskesmas Berbek Nganjuk serta RSUD Nganjuk untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Pemerintah saat ini masih memantau kejadian ini, sebab diduga korban yang sakit akan lebih banyak. Tuan rumah yakni KIM, telah mengundang banyak tamu ke rumah dalam acara tersebut.

Dewi, salah seorang warga yang juga mendapatkan perawatan mengaku dirinya memang sempat makan olahan daging kambing suguhan dari tuan rumah. Kemudian, ia mengaku merasa mual dan muntah. "Saya merasa mual dan muntah, kemarin itu (6/12) makan daging kambing," kata Dewi.

Sementara itu, aparat Kepolisian Resor Nganjuk melakukan penyelidikan atas kejadian ini dengan mengumpulkan keterangan para saksi dan mengambil sampel makanan yang diduga menyebabkan keracunan warga.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kesehatan | 14 Desember 2018 - 15:45 WIB

Hindari kanker dengan menghindari barang ini di ruangan Anda

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 15:27 WIB

Perbaikan Polsek Ciracas ditargetkan selesai pekan ini

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 15:19 WIB

Kemhan gelar Bela Negara Run 2018

Kriminalitas | 14 Desember 2018 - 15:09 WIB

Bareskrim tangkap enam tersangka pembawa 22 kg sabu asal Malaysia

Elshinta.com - Belasan warga Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, mengalami mual dan muntah hampir bersamaan karena diduga mengalami keracunan makanan setelah makan nasi kotak pemberian dari warga yang menyelenggarakan selamatan akikah.

"Korban sementara ada 18, diduga mengalami keracunan akibat mengonsumsi nasi kotak. Laporan dugaan keracunan ini terjadi di Dusun Sumberbendo, Desa Ngetos," kata Camat Ngetos Bambang Subagio di Nganjuk, Jumat (7/12).

Kejadian itu berawal pada Kamis (6/12), dimana seorang warga di Dusun Sumberbendo, Kabupaten Nganjuk melaksanakan kegiatan akikah dengan mengundang warga di lingkungannya

Sekitar jam 16.00 WIB warga yang diundang makan bersama nasi kotak yang telah disediakan tuan rumah, namun malam hari sekitar jam 22.00 WIB, beberapa warga mulai merasakan tidak enak badan berupa mual dan pusing, seperti dikutip dari Antara.

Diketahui pada Jumat, sekitar jam 11.00 WIB beberapa warga dibawa ke Puskesmas Ngetos. Mereka dari berbagai usia mulai anak-anak hingga orang dewasa. Untuk anak-anak diketahui ada lima orang dan langsung mendapatkan perawatan intensif karena dehidrasi.

Warga yang dibawa ke puskesmas tersebut terdata 18 orang. Beberapa dari mereka ada yang dirujuk hingga ke Puskesmas Berbek Nganjuk serta RSUD Nganjuk untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Pemerintah saat ini masih memantau kejadian ini, sebab diduga korban yang sakit akan lebih banyak. Tuan rumah yakni KIM, telah mengundang banyak tamu ke rumah dalam acara tersebut.

Dewi, salah seorang warga yang juga mendapatkan perawatan mengaku dirinya memang sempat makan olahan daging kambing suguhan dari tuan rumah. Kemudian, ia mengaku merasa mual dan muntah. "Saya merasa mual dan muntah, kemarin itu (6/12) makan daging kambing," kata Dewi.

Sementara itu, aparat Kepolisian Resor Nganjuk melakukan penyelidikan atas kejadian ini dengan mengumpulkan keterangan para saksi dan mengambil sampel makanan yang diduga menyebabkan keracunan warga.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com