Senin, 17 Desember 2018 | 15:40 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Gubernur Jateng tanam ribuan pohon bersama Bupati Kudus

Jumat, 07 Desember 2018 - 21:59 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Sumber foto: Sutini/Radio Elshinta
Sumber foto: Sutini/Radio Elshinta

Elshinta.com - Pemerintah Provinsi dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Jawa Tengah melakukan tanam pohon di Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, Jumat (7/12). Penanaman pohon itu dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon dan gerakan nasional pemulihan daerah aliran sungai.

Turut hadir dalam penanam tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Bupati Kudus, HM Tamzil, Forkompinda, dan instansi terkait, serta para pelajar di Kabupaten Kudus. Mereka secara serentak melakukan penanaman pohon.

Sebelum dilakukan penanaman pohon, Ganjar Pranowo secara simbolis melepaskan burung. Setelah itu, baru melakukan penanaman pohon secara serentak diikuti para peserta.

Orang nomor satu di Jawa Tengah itu mengatakan, bahwa menanam pohon itu sangat penting. Tidak hanya menanam, juga merawat tanaman dan lingkungan. Apalagi, sekarang sering terjadi banjir.

Di Kudus ini banyak lahan sawah tadah hujan. Namun untuk pemeliharaan kondisi di hulu tidak dipelihara. Dengan demikian, penanaman ini sebagai upaya untuk melakukan perawatan penanaman tanaman di sabuk hijau. “Hari ini kita coba tanam-tanam terus. Saya minta pak Bupati untuk mendorong anak-anak sekolah tanam pohon,” jelasnya, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini.

Bupati Kudus HM Tamzil menyampaikan, selamat datang dan terimakasih Gubernur Jawa Tengah. Menurut Tamzil sungguh kerhomartan Kabupaten Kudus ditunjuk sebagai tuan rumah penanaman pohon dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon dan gerakan nasional pemulihan daerah aliran sungai.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual IPTEK | 17 Desember 2018 - 15:24 WIB

Polri lebih aktif pantau pergerakan pengguna internet

Aktual IPTEK | 17 Desember 2018 - 15:14 WIB

Tito: Polri harus beradaptasi dengan perkembangan zaman

Hankam | 17 Desember 2018 - 15:06 WIB

Polri kerahkan 84 ribu personel amankan Natal dan Tahun Baru

Aktual SDGs | 17 Desember 2018 - 14:57 WIB

Wapres: Pengurangan kesenjangan belum tercapai

Bencana Alam | 17 Desember 2018 - 14:45 WIB

Kementerian ESDM laporkan capaian tim siaga bencana Sulteng

Elshinta.com - Pemerintah Provinsi dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Jawa Tengah melakukan tanam pohon di Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, Jumat (7/12). Penanaman pohon itu dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon dan gerakan nasional pemulihan daerah aliran sungai.

Turut hadir dalam penanam tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Bupati Kudus, HM Tamzil, Forkompinda, dan instansi terkait, serta para pelajar di Kabupaten Kudus. Mereka secara serentak melakukan penanaman pohon.

Sebelum dilakukan penanaman pohon, Ganjar Pranowo secara simbolis melepaskan burung. Setelah itu, baru melakukan penanaman pohon secara serentak diikuti para peserta.

Orang nomor satu di Jawa Tengah itu mengatakan, bahwa menanam pohon itu sangat penting. Tidak hanya menanam, juga merawat tanaman dan lingkungan. Apalagi, sekarang sering terjadi banjir.

Di Kudus ini banyak lahan sawah tadah hujan. Namun untuk pemeliharaan kondisi di hulu tidak dipelihara. Dengan demikian, penanaman ini sebagai upaya untuk melakukan perawatan penanaman tanaman di sabuk hijau. “Hari ini kita coba tanam-tanam terus. Saya minta pak Bupati untuk mendorong anak-anak sekolah tanam pohon,” jelasnya, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini.

Bupati Kudus HM Tamzil menyampaikan, selamat datang dan terimakasih Gubernur Jawa Tengah. Menurut Tamzil sungguh kerhomartan Kabupaten Kudus ditunjuk sebagai tuan rumah penanaman pohon dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon dan gerakan nasional pemulihan daerah aliran sungai.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com