Jumat, 14 Desember 2018 | 16:06 WIB

Daftar | Login

MacroAd

SDGs / Aktual SDGs

Kepala Bappenas: Revolusi Industri 4.0 bisa bantu capai SDGs

Sabtu, 08 Desember 2018 - 06:38 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro. Sumber foto: https://bit.ly/2RPabXK
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro. Sumber foto: https://bit.ly/2RPabXK

Elshinta.com - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menyebutkan Revolusi Industri 4.0 bisa membantu pencapaian target-target dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

"Meskipun era revolusi industri 4.0 akan memberikan banyak tantangan, namun saya berpandangan sisi positifnya akan jauh lebih besar, dan bukan tidak mungkin Revolusi Industri 4.0 dapat membantu Indonesia mencapai tujuan dalam SDGs," ujar Bambang di Kantor Bappenas, Jakarta, Jumat (7/12).

Menurut Bambang, keberadaan Revolusi Industri 4.0 memberikan tantangan sekaligus peluang bagi perkembangan perekonomian ke depan. 

Di satu sisi, digitalisasi, otomatisasi, dan penggunaan kecerdasan buatan dalam aktivitas ekonomi akan meningkatkan produktivitas dan efisiensi dalam produksi modern, serta memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi konsumen. Namun, di sisi lain, perkembangan revolusi industri 4.0 berpotensi menyebabkan hilangnya pekerjaan di dunia.

Studi Mckinsey memperkirakan 60 persen jabatan pekerjaan di dunia akan tergantikan oleh otomatisasi. Di Indonesia diperkirakan 51,8 persen potensi pekerjaan yang akan hilang. 

Bambang menuturkan, Revolusi Industri 4.0 mengubah proses produksi dengan cepat, yang berdampak pada pekerjaan dan produktivitas di berbagai sektor ekonomi. Perubahan cepat tersebut menuntut pelaku ekonomi untuk merespon dengan cepat pula dengan solusi yang baru dan berbeda.

"Perkembangan teknologi digital menjadi potensi bagi Indonesia untuk mendorong inovasi dan kewirausahaan di berbagai sektor," ujar Bambang, demikian Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kesehatan | 14 Desember 2018 - 15:45 WIB

Hindari kanker dengan menghindari barang ini di ruangan Anda

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 15:27 WIB

Perbaikan Polsek Ciracas ditargetkan selesai pekan ini

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 15:19 WIB

Kemhan gelar Bela Negara Run 2018

Kriminalitas | 14 Desember 2018 - 15:09 WIB

Bareskrim tangkap enam tersangka pembawa 22 kg sabu asal Malaysia

Elshinta.com - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menyebutkan Revolusi Industri 4.0 bisa membantu pencapaian target-target dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

"Meskipun era revolusi industri 4.0 akan memberikan banyak tantangan, namun saya berpandangan sisi positifnya akan jauh lebih besar, dan bukan tidak mungkin Revolusi Industri 4.0 dapat membantu Indonesia mencapai tujuan dalam SDGs," ujar Bambang di Kantor Bappenas, Jakarta, Jumat (7/12).

Menurut Bambang, keberadaan Revolusi Industri 4.0 memberikan tantangan sekaligus peluang bagi perkembangan perekonomian ke depan. 

Di satu sisi, digitalisasi, otomatisasi, dan penggunaan kecerdasan buatan dalam aktivitas ekonomi akan meningkatkan produktivitas dan efisiensi dalam produksi modern, serta memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi konsumen. Namun, di sisi lain, perkembangan revolusi industri 4.0 berpotensi menyebabkan hilangnya pekerjaan di dunia.

Studi Mckinsey memperkirakan 60 persen jabatan pekerjaan di dunia akan tergantikan oleh otomatisasi. Di Indonesia diperkirakan 51,8 persen potensi pekerjaan yang akan hilang. 

Bambang menuturkan, Revolusi Industri 4.0 mengubah proses produksi dengan cepat, yang berdampak pada pekerjaan dan produktivitas di berbagai sektor ekonomi. Perubahan cepat tersebut menuntut pelaku ekonomi untuk merespon dengan cepat pula dengan solusi yang baru dan berbeda.

"Perkembangan teknologi digital menjadi potensi bagi Indonesia untuk mendorong inovasi dan kewirausahaan di berbagai sektor," ujar Bambang, demikian Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com