Jumat, 14 Desember 2018 | 16:02 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Kriminalitas

19 tersangka narkoba ditangkap Polresta Surakarta jelang Natal dan Tahun Baru

Sabtu, 08 Desember 2018 - 09:51 WIB    |    Penulis : Rizky Sandra    |    Editor : Administrator
19 tersangka yang berhasil ditangkap Polresta Solo. Sumber foto: https://bit.ly/2RCQdzw
19 tersangka yang berhasil ditangkap Polresta Solo. Sumber foto: https://bit.ly/2RCQdzw

Elshinta.com - Memasuki akhir tahun, jajaran Polresta Solo semakin menggencarkan operasi penyakit masyarakat (Pekat).

Dalam sebulan terakhir, Polresta Surakarta berhasil mengamankan sebanyak 19 tersangka. Dari jumlah tersebut sebagian besar merupakan pengedar dan juga pemakai narkoba.

Kapolresta Solo, Kombes Ribut Hari Wibowo mengungkapkan, pihaknya sudah mengintruksikan jajarannya untuk meningkatkan giat terhadap pekat.

“Menjelang akhir tahun, menyambut Natal dan tahun baru kami meningkatkan kegiatan. Dengan harapan situasi di Solo saat Natal dan tahun baru aman dan kondusif,” ungkapnya saat Konferensi Pers di Mapolresta Solo, Jumat (7/12), dilansir dari laman resmi NTMC Polri, Sabtu (08/12).

Ia menambahkan, dari 19 tersangka yang berhasil diamankan dalam kurun waktu kurang lebih sebulan tersebut didominasi oleh pemakai dan juga pengedar narkoba. 19 tersangka yang berhasil diamankan yakni Andi Razzaq, warga Klaten, Sandy Prasetya warga Sukoharjo, Tri Nurdiyanto, warga Solo, Agung Saputro warga Solo, Bagus Nugroho warga Solo.

Selain itu, Polresta Surakarta juga berhasil menangkap, Corinna Pamelade, warga Wonogiri, Mochamad Ali, warga Solo, Rio Karsa warga Solo, Triawan Darmanto warga Solo, Iwan Dwi warga Solo, Eko Sujarno warga Karanganyar. Kemudian Indra Kusuma warga Karanganyar, Hendri sarwono warga Karanganyar, Joko Siswoko warga Karanganyar, Tri Santoso warga Solo.

Berdasarkan hasil razia pekat itu, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa sabu seberat 31,449 gram dan satu butir inex. Selain itu, barang bukti lain seperti handphone, uang, alat hisap juga turut diamankan guna penyidikan. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kesehatan | 14 Desember 2018 - 15:45 WIB

Hindari kanker dengan menghindari barang ini di ruangan Anda

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 15:27 WIB

Perbaikan Polsek Ciracas ditargetkan selesai pekan ini

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 15:19 WIB

Kemhan gelar Bela Negara Run 2018

Kriminalitas | 14 Desember 2018 - 15:09 WIB

Bareskrim tangkap enam tersangka pembawa 22 kg sabu asal Malaysia

Elshinta.com - Memasuki akhir tahun, jajaran Polresta Solo semakin menggencarkan operasi penyakit masyarakat (Pekat).

Dalam sebulan terakhir, Polresta Surakarta berhasil mengamankan sebanyak 19 tersangka. Dari jumlah tersebut sebagian besar merupakan pengedar dan juga pemakai narkoba.

Kapolresta Solo, Kombes Ribut Hari Wibowo mengungkapkan, pihaknya sudah mengintruksikan jajarannya untuk meningkatkan giat terhadap pekat.

“Menjelang akhir tahun, menyambut Natal dan tahun baru kami meningkatkan kegiatan. Dengan harapan situasi di Solo saat Natal dan tahun baru aman dan kondusif,” ungkapnya saat Konferensi Pers di Mapolresta Solo, Jumat (7/12), dilansir dari laman resmi NTMC Polri, Sabtu (08/12).

Ia menambahkan, dari 19 tersangka yang berhasil diamankan dalam kurun waktu kurang lebih sebulan tersebut didominasi oleh pemakai dan juga pengedar narkoba. 19 tersangka yang berhasil diamankan yakni Andi Razzaq, warga Klaten, Sandy Prasetya warga Sukoharjo, Tri Nurdiyanto, warga Solo, Agung Saputro warga Solo, Bagus Nugroho warga Solo.

Selain itu, Polresta Surakarta juga berhasil menangkap, Corinna Pamelade, warga Wonogiri, Mochamad Ali, warga Solo, Rio Karsa warga Solo, Triawan Darmanto warga Solo, Iwan Dwi warga Solo, Eko Sujarno warga Karanganyar. Kemudian Indra Kusuma warga Karanganyar, Hendri sarwono warga Karanganyar, Joko Siswoko warga Karanganyar, Tri Santoso warga Solo.

Berdasarkan hasil razia pekat itu, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa sabu seberat 31,449 gram dan satu butir inex. Selain itu, barang bukti lain seperti handphone, uang, alat hisap juga turut diamankan guna penyidikan. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com