Senin, 17 Desember 2018 | 22:50 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Karyawan PT Istaka dipastikan tidak terima santunan BPJS

Sabtu, 08 Desember 2018 - 11:54 WIB    |    Penulis : Rizky Sandra    |    Editor : Administrator
Pendataan pekerja yang tewas di Nduga, Papua. Sumber foto: https://bit.ly/2BXmMTB
Pendataan pekerja yang tewas di Nduga, Papua. Sumber foto: https://bit.ly/2BXmMTB

Elshinta.com - Puluhan karyawan PT Istaka Karya yang menjadi korban pembunuh di Ditrik Yall, Kabupaten Nduga, Papua, dipastikan tidak menerima santunan BPJS Ketenagakerjaan.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Jayapura Adventua Edison kepada Antara di Jayapura, Papua, Sabtu (08/12), mengatakan kepastian itu disebabkan hingga kini belum ditemukan data keikutsertaan karyawan PT Istaka di data BPJS Ketenagakerjaan.

Dia mengatakan sesaat setelah adanya kepastian jumlah karyawan perusahaan yang mengerjakan pembangunan jembatan, pihaknya berupaya menghubungi perwakilan perusahaan di Wamena, namun hingga saat ini belum ada data yang diserahkan.

"Kami sangat menyayangkan, karena akibatnya karyawan tidak terlindungi dan keluarga tidak menerima santunan," kata Edison, dikutip Antara.

KKB (Kelompok Kriminal Bersenjata), Minggu (2/12) menyerang karyawan PT Istaka hingga menewaskan 16 orang diantaranya.

Saat insiden penyerangan, karyawan Istaka yang berada di "camp" tercatat 25 orang termasuk satu staf BBPJN Papua.

Jenazah korban, Jumat (7/12) sudah dievakuasi ke kampung halamannya untuk dimakamkan.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Pemilu | 17 Desember 2018 - 22:06 WIB

Kapolsek Medan Timur gelar rakor penanganan pelanggaran Pemilu

Aktual Dalam Negeri | 17 Desember 2018 - 21:47 WIB

Pengurus RT dan RW di Sukoharjo berseragam

Aktual Pemilu | 17 Desember 2018 - 21:36 WIB

Gaet pemilih pemula, KPU Langkat `Goes to School`

Aktual Dalam Negeri | 17 Desember 2018 - 21:24 WIB

Kepala DPMPTSP Kudus: Mapolres Kudus baru belum ber-IMB

Aktual Dalam Negeri | 17 Desember 2018 - 21:13 WIB

Jelang libur Natal dan Tahun Baru, Kakorlantas pantau jalur mudik

Elshinta.com - Puluhan karyawan PT Istaka Karya yang menjadi korban pembunuh di Ditrik Yall, Kabupaten Nduga, Papua, dipastikan tidak menerima santunan BPJS Ketenagakerjaan.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Jayapura Adventua Edison kepada Antara di Jayapura, Papua, Sabtu (08/12), mengatakan kepastian itu disebabkan hingga kini belum ditemukan data keikutsertaan karyawan PT Istaka di data BPJS Ketenagakerjaan.

Dia mengatakan sesaat setelah adanya kepastian jumlah karyawan perusahaan yang mengerjakan pembangunan jembatan, pihaknya berupaya menghubungi perwakilan perusahaan di Wamena, namun hingga saat ini belum ada data yang diserahkan.

"Kami sangat menyayangkan, karena akibatnya karyawan tidak terlindungi dan keluarga tidak menerima santunan," kata Edison, dikutip Antara.

KKB (Kelompok Kriminal Bersenjata), Minggu (2/12) menyerang karyawan PT Istaka hingga menewaskan 16 orang diantaranya.

Saat insiden penyerangan, karyawan Istaka yang berada di "camp" tercatat 25 orang termasuk satu staf BBPJN Papua.

Jenazah korban, Jumat (7/12) sudah dievakuasi ke kampung halamannya untuk dimakamkan.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Kasihan amat ya anak istri dan orang tuanya 😭😭😭
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com