Jumat, 14 Desember 2018 | 16:08 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Pendidikan

Rektor ISBI: Alumni tak harus jadi PNS

Sabtu, 08 Desember 2018 - 13:22 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Istimewa. Foto: Dudy Supriyadi/Elshinta
Istimewa. Foto: Dudy Supriyadi/Elshinta

Elshinta.com - Rektor Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung, Een Herdiani berharap alumninya mampu mandiri dan tidak harus menjadi pegawai negeri sipil (PNS).

Pada Wisuda ISBI Gelombang II yang berlangsung Sabtu (8/12), diikuti sebanyak 132 mahasiswa ISBI Bandung yang terdiri dari berbagai jenjang pendidikan, yaitu Diploma-III, Sarjana Terapan Seni (D-IV), Sarjana (S1), dan Program Magister Pascasarjana (S2) ISBI Bandung.

Para mahasiswa tersebut rata-rata lulus dengan predikat Sangat Memuaskan. Keseluruhan lulusan terdiri dari Prodi Seni Tari sebanyak 8 mahasiswa, Seni Karawitan (20), Seni Teater (16), Angklung dan Musik Bambu (12), Seni Rupa Murni (13), Tata Rias dan Busana (3), Kriya Seni (8), Televisi dan Film (30), dan Prodi S2 Penciptaan dan Pengkajian Seni (22).

Dilaporkan Kontributor Elshinta Dudy Supriyadi, predikat Cumlaude pada wisuda kali ini disandang oleh Firman Hidayat, mahasiswa dari Prodi Seni Karawitan dan tiga mahasiswa dari Prodi S-2 Penciptaan dan Pengkajian Seni, yaitu Bunga Dessri Nur Ghaliyah, Rita Tila, dan Wisnu Wirandi.

Rektor ISBI Bandung mengatakan bahwa ISBI Bandung berupaya untuk mengembalikan kejayaan seni budaya bangsa yang adiluhung melalui alumni-alumni terampil dalam bidang seni budaya uang merujuk pada `local genius` sebagai sumber kekayaan kreatif dan modal sosial yang dapat digali serta dikembangkan melalui proses konservasi, rekontruksi, dan revitalisasi.

“Potensi seni budaya bangsa Indonesia memiliki keunggulan yang tidak dimiliki oleh bangsa-bangsa lain. Upaya mengembalikan kejayaan seni budaya bangsa yang adiluhung, akan menjadi profesi yang  membanggakan di era Revolusi Industri 4.0. Para alumni ISBI Bandung dididik dan dipersiapkan menjadi manusia yang terampil dalam bidang seni, baik seni yang hidup dan berkembang di Jawa Barat maupun seni tradisi nusantara," ujar dia.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Konsultasi | 14 Desember 2018 - 16:07 WIB

Strategi bisnis DAMN I Love Indonesia yang patut ditiru

Kesehatan | 14 Desember 2018 - 15:45 WIB

Hindari kanker dengan menghindari barang ini di ruangan Anda

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 15:27 WIB

Perbaikan Polsek Ciracas ditargetkan selesai pekan ini

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 15:19 WIB

Kemhan gelar Bela Negara Run 2018

Elshinta.com - Rektor Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung, Een Herdiani berharap alumninya mampu mandiri dan tidak harus menjadi pegawai negeri sipil (PNS).

Pada Wisuda ISBI Gelombang II yang berlangsung Sabtu (8/12), diikuti sebanyak 132 mahasiswa ISBI Bandung yang terdiri dari berbagai jenjang pendidikan, yaitu Diploma-III, Sarjana Terapan Seni (D-IV), Sarjana (S1), dan Program Magister Pascasarjana (S2) ISBI Bandung.

Para mahasiswa tersebut rata-rata lulus dengan predikat Sangat Memuaskan. Keseluruhan lulusan terdiri dari Prodi Seni Tari sebanyak 8 mahasiswa, Seni Karawitan (20), Seni Teater (16), Angklung dan Musik Bambu (12), Seni Rupa Murni (13), Tata Rias dan Busana (3), Kriya Seni (8), Televisi dan Film (30), dan Prodi S2 Penciptaan dan Pengkajian Seni (22).

Dilaporkan Kontributor Elshinta Dudy Supriyadi, predikat Cumlaude pada wisuda kali ini disandang oleh Firman Hidayat, mahasiswa dari Prodi Seni Karawitan dan tiga mahasiswa dari Prodi S-2 Penciptaan dan Pengkajian Seni, yaitu Bunga Dessri Nur Ghaliyah, Rita Tila, dan Wisnu Wirandi.

Rektor ISBI Bandung mengatakan bahwa ISBI Bandung berupaya untuk mengembalikan kejayaan seni budaya bangsa yang adiluhung melalui alumni-alumni terampil dalam bidang seni budaya uang merujuk pada `local genius` sebagai sumber kekayaan kreatif dan modal sosial yang dapat digali serta dikembangkan melalui proses konservasi, rekontruksi, dan revitalisasi.

“Potensi seni budaya bangsa Indonesia memiliki keunggulan yang tidak dimiliki oleh bangsa-bangsa lain. Upaya mengembalikan kejayaan seni budaya bangsa yang adiluhung, akan menjadi profesi yang  membanggakan di era Revolusi Industri 4.0. Para alumni ISBI Bandung dididik dan dipersiapkan menjadi manusia yang terampil dalam bidang seni, baik seni yang hidup dan berkembang di Jawa Barat maupun seni tradisi nusantara," ujar dia.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 14 Desember 2018 - 15:27 WIB

Perbaikan Polsek Ciracas ditargetkan selesai pekan ini

Jumat, 14 Desember 2018 - 15:19 WIB

Kemhan gelar Bela Negara Run 2018

Jumat, 14 Desember 2018 - 14:58 WIB

KPK periksa dua hakim PN Jaksel

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com