Jumat, 14 Desember 2018 | 16:03 WIB

Daftar | Login

MacroAd

IPTEK / Otomotif

Ini langkah yang harus dilakukan bila mobil terendam banjir

Sabtu, 08 Desember 2018 - 14:36 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
https://bit.ly/2EMdD2Y
https://bit.ly/2EMdD2Y

Elshinta.com - Memasuki musim penghujan, para pemilik kendaraan roda empat sebaiknya harus lebih berhati-hati saat melintasi ruas jalan yang tergenang banjir. Bila salah perhitungan, bisa-bisa kendaraan Anda mengalami mati mesin atau mogok di tengah jalan.

Lantas apa yang harus dilakukan bila hal tersebut terjadi? Mekanik dari bengkel Sinar Alam Motor Depok, Tommy mengingatkan kepada para pengemudi mobil untuk tidak langsung memaksa menyalakan mobil, pada saat mobil mendadak mati akibat terendam banjir karena hal tersebut dapat memicu kerusakan pada mesin.

"Sebaiknya jangan langsung dihidupin, diderek saja. Itu biasanya kalau kondisi panas terus dipaksa hidup, itu bisa jebol mesinnya, karena suhu (mesin) tinggi lalu kena air dingin, itu langsung jebol (mesinnya)," ucap Tommy seperti dilansir Antara, Sabtu (8/12).

Sementara itu, mekanik lainnya dari bengkel Berkat Service Station yang berada di kawasan Kelapa Dua, Depok, Hamim mengatakan langkah pertama yang harus dilakukan adalah dengan melepas aki untuk menghindari korsleting listrik, kemudian menuju area aman terlepas dari genangan air.

Hamim melanjutkan, bila mobil telah berada pada posisi yang aman, langkah berikutnya bersihkan dan keringkan komponen-komponen yang terendam banjir, seperti distributor, koil, busi, Engine Control Unit (bila terdampak), serta komponen lainnya yang masih berkaitan dengan kelistrikan, termasuk soket, sekring dan kabel. 

"Semua yang berhubungan dengan kelistrikan atau elektrikalnya disemprot sampai bersih, baru  dihidupkan lagi mobilnya. Semprotnya kalau bisa pakai kompresor," ujar Hamim.

Apabila mobil masih juga tidak dapat menyala, Hamim menyarankan untuk memanggil mekanik atau derek dan membawa mobil tersebut menuju bengkel mobil terdekat.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kesehatan | 14 Desember 2018 - 15:45 WIB

Hindari kanker dengan menghindari barang ini di ruangan Anda

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 15:27 WIB

Perbaikan Polsek Ciracas ditargetkan selesai pekan ini

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 15:19 WIB

Kemhan gelar Bela Negara Run 2018

Kriminalitas | 14 Desember 2018 - 15:09 WIB

Bareskrim tangkap enam tersangka pembawa 22 kg sabu asal Malaysia

Elshinta.com - Memasuki musim penghujan, para pemilik kendaraan roda empat sebaiknya harus lebih berhati-hati saat melintasi ruas jalan yang tergenang banjir. Bila salah perhitungan, bisa-bisa kendaraan Anda mengalami mati mesin atau mogok di tengah jalan.

Lantas apa yang harus dilakukan bila hal tersebut terjadi? Mekanik dari bengkel Sinar Alam Motor Depok, Tommy mengingatkan kepada para pengemudi mobil untuk tidak langsung memaksa menyalakan mobil, pada saat mobil mendadak mati akibat terendam banjir karena hal tersebut dapat memicu kerusakan pada mesin.

"Sebaiknya jangan langsung dihidupin, diderek saja. Itu biasanya kalau kondisi panas terus dipaksa hidup, itu bisa jebol mesinnya, karena suhu (mesin) tinggi lalu kena air dingin, itu langsung jebol (mesinnya)," ucap Tommy seperti dilansir Antara, Sabtu (8/12).

Sementara itu, mekanik lainnya dari bengkel Berkat Service Station yang berada di kawasan Kelapa Dua, Depok, Hamim mengatakan langkah pertama yang harus dilakukan adalah dengan melepas aki untuk menghindari korsleting listrik, kemudian menuju area aman terlepas dari genangan air.

Hamim melanjutkan, bila mobil telah berada pada posisi yang aman, langkah berikutnya bersihkan dan keringkan komponen-komponen yang terendam banjir, seperti distributor, koil, busi, Engine Control Unit (bila terdampak), serta komponen lainnya yang masih berkaitan dengan kelistrikan, termasuk soket, sekring dan kabel. 

"Semua yang berhubungan dengan kelistrikan atau elektrikalnya disemprot sampai bersih, baru  dihidupkan lagi mobilnya. Semprotnya kalau bisa pakai kompresor," ujar Hamim.

Apabila mobil masih juga tidak dapat menyala, Hamim menyarankan untuk memanggil mekanik atau derek dan membawa mobil tersebut menuju bengkel mobil terdekat.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com