Jumat, 14 Desember 2018 | 20:43 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Musibah

26 rumah rusak akibat bencana selama November

Sabtu, 08 Desember 2018 - 14:49 WIB    |    Penulis : Rizky Sandra    |    Editor : Administrator
Salah satu rumah warga yang rusak akibat bencana angin puting beliung. Sumber foto: https://bit.ly/2QhP0kx
Salah satu rumah warga yang rusak akibat bencana angin puting beliung. Sumber foto: https://bit.ly/2QhP0kx

Elshinta.com - BPBD Kabupaten Madiun, Jawa Timur mencatat sebanyak 26 rumah warga mengalami kerusakan akibat bencana angin puting beliung yang melanda kawasan setempat selama November 2018 seiring memasuki musim hujan.

Plt Kepala BPBD Kabupaten Madiun Supriyanto di Madiun, Sabtu (08/12), mengatakan dari 26 rumah yang rusak tersebut, enam rumah diantaranya rusak berat dan 20 rumah lainnya rusak ringan.

"Sebagian besar rumah yang rusak itu merupakan bangunan tua terbuat dari kayu yang kondisinya memang sudah lapuk. Jadi saat ada angin kencang roboh," ujarnya, dikutip Antara.

Menurut dia, puluhan rumah warga yang rusak tersebut berada di sejumlah lokasi di Kabupaten Madiun yang rawan terkena bencana angin puting beliung, diantaranya di Kecamatan Pilangkenceng, Balerejo, Saradan, dan Jiwan.

Untuk meminimalisir terjadinya korban, BPBD Kabupaten Madiun mengimabu warganya agar mewaspadai musim hujan yang mulai terjadi sejak November lalu.

Pihak BPBD juga mengingatkan warga Kabupaten Madiun agar pohon-pohon dekat rumah yang rawan tumbang dan waktunya dipotong, untuk segera dipangkas.

Warga juga diminta untuk menekan jumlah korban bencana dengan keluar dari bangunan rumah jika hujan deras diikuti dengan angin kencang terjadi.

BPBD Kabupaten Madiun memetakan, seluruh wilayah Kabupaten Madiun tergolong rawan bencana saat musim hujan berlangsung.

Wilayah yang rawan terjadi angin puting beliung di antaranya terdapat di Kecamatan Pilangkenceng, Balerejo, Jiwan, Madiun, Geger, dan Saradan.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 20:36 WIB

BPJS Kesehatan-Tangsel targetkan UHC 95 persen penduduk

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 20:25 WIB

Bebani anggaran daerah, mobil dinas Pemkab Kudus dilelang

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 20:18 WIB

FPRB amati titik gempa di Lumajang

Megapolitan | 14 Desember 2018 - 20:07 WIB

Pemprov DKI segera umumkan tarif MRT dan LRT

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 19:55 WIB

Presiden Jokowi: Pembangunan jalan tol jangan hanya dilihat tolnya semata

Elshinta.com - BPBD Kabupaten Madiun, Jawa Timur mencatat sebanyak 26 rumah warga mengalami kerusakan akibat bencana angin puting beliung yang melanda kawasan setempat selama November 2018 seiring memasuki musim hujan.

Plt Kepala BPBD Kabupaten Madiun Supriyanto di Madiun, Sabtu (08/12), mengatakan dari 26 rumah yang rusak tersebut, enam rumah diantaranya rusak berat dan 20 rumah lainnya rusak ringan.

"Sebagian besar rumah yang rusak itu merupakan bangunan tua terbuat dari kayu yang kondisinya memang sudah lapuk. Jadi saat ada angin kencang roboh," ujarnya, dikutip Antara.

Menurut dia, puluhan rumah warga yang rusak tersebut berada di sejumlah lokasi di Kabupaten Madiun yang rawan terkena bencana angin puting beliung, diantaranya di Kecamatan Pilangkenceng, Balerejo, Saradan, dan Jiwan.

Untuk meminimalisir terjadinya korban, BPBD Kabupaten Madiun mengimabu warganya agar mewaspadai musim hujan yang mulai terjadi sejak November lalu.

Pihak BPBD juga mengingatkan warga Kabupaten Madiun agar pohon-pohon dekat rumah yang rawan tumbang dan waktunya dipotong, untuk segera dipangkas.

Warga juga diminta untuk menekan jumlah korban bencana dengan keluar dari bangunan rumah jika hujan deras diikuti dengan angin kencang terjadi.

BPBD Kabupaten Madiun memetakan, seluruh wilayah Kabupaten Madiun tergolong rawan bencana saat musim hujan berlangsung.

Wilayah yang rawan terjadi angin puting beliung di antaranya terdapat di Kecamatan Pilangkenceng, Balerejo, Jiwan, Madiun, Geger, dan Saradan.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:35 WIB

Polda DIY tetapkan dua tersangka kasus pesta seks

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:24 WIB

Tawuran pelajar Jakpus tewaskan satu orang

Jumat, 14 Desember 2018 - 16:47 WIB

Polda Kalbar musnahkan 1,3 kilogram sabu-sabu

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com