Jumat, 14 Desember 2018 | 16:07 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Arestasi

Kejari Bangka tahan dua tersangka proyek pipa

Sabtu, 08 Desember 2018 - 15:31 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Foto: Elshinta.com
Ilustrasi. Foto: Elshinta.com

Elshinta.com - Kejaksaan Negeri Sungailiat Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menahan dua tersangka kasus dugaan korupsi pipa jaringan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Merawang.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sungailiat R Jefry Huwea di Sungailiat, Sabtu mengatakan, penahanan dua tersangka atas nama Abdurroni dan Mulyanto dilakukan Kamis (6/12) sekitar pukul 16.00 WIB setelah sebelumnya menahan dua orang tersangka lainnya Riffani dan Yuda Suara alias Aloi.

"Penahanan para tersangka dugaan kasus tipikor proyek pipa tahun 2016 itu setelah sebelumnya dilakukan penyelidikan dan penyidikan secara intensif oleh pihak penyidik Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung," jelasnya, seperti dikutip dari Antara.

Sementara Kepala Seksi Intel Kejari Bangka Andre mengatakan, dalam kasus tipikor ini penuntutan atau jaksanya dari Kejari Bangka sedangkan penyidik yang melakukan penyelidikan dan penyidikan dari Kejati Bangka Belitung. "Penahanan para tersangka bersamaan dengan pelimpahan dokumen berkas perkara yang sudah lengkap," katanya.

Penetapkan sebagai tersangka dan melakukan penahanan dilakukan setelah pihak penyidik memeriksa sejumlah saksi untuk dimintai keterangan terkait perkara proyek rehab pipa PDAM yang dikerjakan PT Rian Makmur Jaya dengan pagu anggaran sebesar Rp4,7 miliar.

Hasil pemeriksaan diketahui bahwa proyek tersebut terjadi pengalihan pekerjaan yang semulanya untuk rehab pipa namun dialihkan ke kegiatan pembangunan intek sebesar Rp1,2 miliar.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kesehatan | 14 Desember 2018 - 15:45 WIB

Hindari kanker dengan menghindari barang ini di ruangan Anda

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 15:27 WIB

Perbaikan Polsek Ciracas ditargetkan selesai pekan ini

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 15:19 WIB

Kemhan gelar Bela Negara Run 2018

Kriminalitas | 14 Desember 2018 - 15:09 WIB

Bareskrim tangkap enam tersangka pembawa 22 kg sabu asal Malaysia

Elshinta.com - Kejaksaan Negeri Sungailiat Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menahan dua tersangka kasus dugaan korupsi pipa jaringan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Merawang.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sungailiat R Jefry Huwea di Sungailiat, Sabtu mengatakan, penahanan dua tersangka atas nama Abdurroni dan Mulyanto dilakukan Kamis (6/12) sekitar pukul 16.00 WIB setelah sebelumnya menahan dua orang tersangka lainnya Riffani dan Yuda Suara alias Aloi.

"Penahanan para tersangka dugaan kasus tipikor proyek pipa tahun 2016 itu setelah sebelumnya dilakukan penyelidikan dan penyidikan secara intensif oleh pihak penyidik Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung," jelasnya, seperti dikutip dari Antara.

Sementara Kepala Seksi Intel Kejari Bangka Andre mengatakan, dalam kasus tipikor ini penuntutan atau jaksanya dari Kejari Bangka sedangkan penyidik yang melakukan penyelidikan dan penyidikan dari Kejati Bangka Belitung. "Penahanan para tersangka bersamaan dengan pelimpahan dokumen berkas perkara yang sudah lengkap," katanya.

Penetapkan sebagai tersangka dan melakukan penahanan dilakukan setelah pihak penyidik memeriksa sejumlah saksi untuk dimintai keterangan terkait perkara proyek rehab pipa PDAM yang dikerjakan PT Rian Makmur Jaya dengan pagu anggaran sebesar Rp4,7 miliar.

Hasil pemeriksaan diketahui bahwa proyek tersebut terjadi pengalihan pekerjaan yang semulanya untuk rehab pipa namun dialihkan ke kegiatan pembangunan intek sebesar Rp1,2 miliar.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com