Jumat, 14 Desember 2018 | 16:07 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Pemilu / Pemilihan Presiden 2019

Ma'ruf Amin ajak santri bantu klarifikasi isu fitnah

Sabtu, 08 Desember 2018 - 15:12 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Calon wakil presiden RI nomor urut 1 KH Ma'ruf Amin. Sumber foto: https://bit.ly/2OmzFxn
Calon wakil presiden RI nomor urut 1 KH Ma'ruf Amin. Sumber foto: https://bit.ly/2OmzFxn

Elshinta.com - Cawapres RI nomor urut 01 Ma'ruf Amin mengajak para santri membantu mengklarifikasi isu fitnah yang selama ini mendiskreditkan dan mengaitkan Presiden Jokowi dengan PKI. 

"Saya mengajak para santri menjelaskan bahwa isu itu tidak benar. Isu itu dibuat untuk mendiskreditkan pak Jokowi," kata Ma'ruf saat menerima kunjungan Silaturrahim Forum Santri Indonesia (FSI) dan Mursyid Tariqoh di kediaman Situbondo, Jakarta, Sabtu (8/12). 

Ma'ruf mengatakan Presiden Jokowi sudah sering membantah isu tersebut, namun isu itu seolah tidak pernah berhenti, dan terus dimunculkan.

Dia meminta para santri terus mendengungkan bahwa isu tersebut sama sekali tidak benar. "Saya kira santri siap," jelasnya, seperti dikutip dari Antara.

Sebelumnya Advokat Indonesia Maju (AIM) sebagai perkumpulan advokat pendukung Jokowi, kembali menemukan spanduk hoaks yang isinya menyebut Jokowi sebagai keturunan PKI. 

Spanduk tersebut ditemukan di kawasan Tanah Abang, Jakarta. 

Advokat Indonesia Maju pun melaporkan spanduk temuannya itu kepada Badan Pengawas Pemilu RI. 

Presiden Joko Widodo sendiri terus mengklarifikasi kabar fitnah yang menderanya itu. Jokowi menyebut, berdasarkan hasil survei, ada sembilan juta orang Indonesia yang percaya akan kabar fitnah tersebut, sehingga dirinya harus bersuara untuk mengklarifikasi.  "Harus saya sampaikan, ada sembilan juta masyarakat percaya. Karena saya dapat survei, masyarakat percaya dengan fitnah seperti ini," kata Presiden Jokowi. 

Pilpres 2019 diikuti dua pasangan calon yakni nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin dan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kesehatan | 14 Desember 2018 - 15:45 WIB

Hindari kanker dengan menghindari barang ini di ruangan Anda

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 15:27 WIB

Perbaikan Polsek Ciracas ditargetkan selesai pekan ini

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 15:19 WIB

Kemhan gelar Bela Negara Run 2018

Kriminalitas | 14 Desember 2018 - 15:09 WIB

Bareskrim tangkap enam tersangka pembawa 22 kg sabu asal Malaysia

Elshinta.com - Cawapres RI nomor urut 01 Ma'ruf Amin mengajak para santri membantu mengklarifikasi isu fitnah yang selama ini mendiskreditkan dan mengaitkan Presiden Jokowi dengan PKI. 

"Saya mengajak para santri menjelaskan bahwa isu itu tidak benar. Isu itu dibuat untuk mendiskreditkan pak Jokowi," kata Ma'ruf saat menerima kunjungan Silaturrahim Forum Santri Indonesia (FSI) dan Mursyid Tariqoh di kediaman Situbondo, Jakarta, Sabtu (8/12). 

Ma'ruf mengatakan Presiden Jokowi sudah sering membantah isu tersebut, namun isu itu seolah tidak pernah berhenti, dan terus dimunculkan.

Dia meminta para santri terus mendengungkan bahwa isu tersebut sama sekali tidak benar. "Saya kira santri siap," jelasnya, seperti dikutip dari Antara.

Sebelumnya Advokat Indonesia Maju (AIM) sebagai perkumpulan advokat pendukung Jokowi, kembali menemukan spanduk hoaks yang isinya menyebut Jokowi sebagai keturunan PKI. 

Spanduk tersebut ditemukan di kawasan Tanah Abang, Jakarta. 

Advokat Indonesia Maju pun melaporkan spanduk temuannya itu kepada Badan Pengawas Pemilu RI. 

Presiden Joko Widodo sendiri terus mengklarifikasi kabar fitnah yang menderanya itu. Jokowi menyebut, berdasarkan hasil survei, ada sembilan juta orang Indonesia yang percaya akan kabar fitnah tersebut, sehingga dirinya harus bersuara untuk mengklarifikasi.  "Harus saya sampaikan, ada sembilan juta masyarakat percaya. Karena saya dapat survei, masyarakat percaya dengan fitnah seperti ini," kata Presiden Jokowi. 

Pilpres 2019 diikuti dua pasangan calon yakni nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin dan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Rabu, 12 Desember 2018 - 13:00 WIB

Pemilih gangguan jiwa di Gorontalo capai 525 orang

Rabu, 12 Desember 2018 - 08:30 WIB

Sumbar peringkat ketiga nasional rawan Pemilu

Selasa, 11 Desember 2018 - 21:59 WIB

Tommy Soeharto dikukuhkan sebagai anak adat Sentani

Selasa, 11 Desember 2018 - 21:49 WIB

290 penyandang disabilitas tercatat di DPTHP-2 Binjai

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com