Jumat, 14 Desember 2018 | 16:09 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Pendidikan

Kemenag akan beri beasiswa bagi mahasiswa asing

Sabtu, 08 Desember 2018 - 17:32 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Ilustras. Foto: Elshinta.com
Ilustras. Foto: Elshinta.com

Elshinta.com  - Kementerian Agama akan memberikan beasiswa bagi mahasiswa asing yang tertarik belajar studi Islam di sejumlah Universitas Islam Negeri (UIN) di Indonesia pada 2019.

"Ini adalah salah satu upaya kami menyebarkan ilmu keislaman ke seluruh dunia," ujar Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI, Kamaruddin Amin, pada acara The 2nd Islamic Higher Education Professors (IHEP) Summit, di Bandung, Sabtu (8/12).

Menurut dia, mahasiswa dari berbagai negara bisa belajar di Perguruan Tinggi Islam Negeri yang tersebar di berbagai kota di Indonesia, salah satunya UIN Jakarta. Mahasiswa asing yang tertarik akan dibiayai dengan skema pembiayaan penuh.

Namun Kamaruddin belum memberikan kepastian tentang jumlah mahasiswa asing yang akan diberi kesempatan menerima program ini. "Tahun lalu beberapa UIN telah menjadi pilot project program ini dan akan diperluas ke UIN-UIN yang lain di seluruh Indonesia. Kementerian Agama akan mengundang 2.000 mahasiswa asing untuk belajar di Indonesia secara bertahap dalam waktu beberapa tahun berjalan," kata dia.

Menurut dia, program ini sudah diujicoba pada tahun 2018 namun dalam jumlah yang belum begitu signifikan. Ke depan, akan diperluas sebaran serta volumenya di tahun mendatang. Sebelum program ini digelar, UIN Jakarta telah menjadi tujuan mahasiswa asing menimba ilmu studi Islam, namun masih bersifat swadaya. Di antaranya mahasiswa yang berasal asal Turki, Philipina, Thailand, dan Jepang.

"Penerimaan mahasiswa asing memiliki dampak positif bagi dunia pendidikan Islam, sehingga diharapkan akan berdampak positif bagi moderasi Islam," kata dia, seperti dikutip dari Antara.

Menurutnya, datangnya mahasiswa asing ke Indonesia merupakan kepercayaan sekaligus pengakuan global atas kapasitas akademik yang dimiliki Universitas Islam di Indonesia.

Internasionalisasi UIN juga menjadi momentum pendidikan tinggi Islam Indonesia menyebarkan ide dan praktik keislaman yang moderat sebagai aspek penting kehidupan kemanusiaan yang lebih baik. "Hal ini diperlukan dalam menekan potensi konflik bermotif agama di berbagai belahan dunia, terutama di negara-negara berpenduduk muslim," kata dia. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Konsultasi | 14 Desember 2018 - 16:07 WIB

Strategi bisnis DAMN I Love Indonesia yang patut ditiru

Kesehatan | 14 Desember 2018 - 15:45 WIB

Hindari kanker dengan menghindari barang ini di ruangan Anda

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 15:27 WIB

Perbaikan Polsek Ciracas ditargetkan selesai pekan ini

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 15:19 WIB

Kemhan gelar Bela Negara Run 2018

Elshinta.com  - Kementerian Agama akan memberikan beasiswa bagi mahasiswa asing yang tertarik belajar studi Islam di sejumlah Universitas Islam Negeri (UIN) di Indonesia pada 2019.

"Ini adalah salah satu upaya kami menyebarkan ilmu keislaman ke seluruh dunia," ujar Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI, Kamaruddin Amin, pada acara The 2nd Islamic Higher Education Professors (IHEP) Summit, di Bandung, Sabtu (8/12).

Menurut dia, mahasiswa dari berbagai negara bisa belajar di Perguruan Tinggi Islam Negeri yang tersebar di berbagai kota di Indonesia, salah satunya UIN Jakarta. Mahasiswa asing yang tertarik akan dibiayai dengan skema pembiayaan penuh.

Namun Kamaruddin belum memberikan kepastian tentang jumlah mahasiswa asing yang akan diberi kesempatan menerima program ini. "Tahun lalu beberapa UIN telah menjadi pilot project program ini dan akan diperluas ke UIN-UIN yang lain di seluruh Indonesia. Kementerian Agama akan mengundang 2.000 mahasiswa asing untuk belajar di Indonesia secara bertahap dalam waktu beberapa tahun berjalan," kata dia.

Menurut dia, program ini sudah diujicoba pada tahun 2018 namun dalam jumlah yang belum begitu signifikan. Ke depan, akan diperluas sebaran serta volumenya di tahun mendatang. Sebelum program ini digelar, UIN Jakarta telah menjadi tujuan mahasiswa asing menimba ilmu studi Islam, namun masih bersifat swadaya. Di antaranya mahasiswa yang berasal asal Turki, Philipina, Thailand, dan Jepang.

"Penerimaan mahasiswa asing memiliki dampak positif bagi dunia pendidikan Islam, sehingga diharapkan akan berdampak positif bagi moderasi Islam," kata dia, seperti dikutip dari Antara.

Menurutnya, datangnya mahasiswa asing ke Indonesia merupakan kepercayaan sekaligus pengakuan global atas kapasitas akademik yang dimiliki Universitas Islam di Indonesia.

Internasionalisasi UIN juga menjadi momentum pendidikan tinggi Islam Indonesia menyebarkan ide dan praktik keislaman yang moderat sebagai aspek penting kehidupan kemanusiaan yang lebih baik. "Hal ini diperlukan dalam menekan potensi konflik bermotif agama di berbagai belahan dunia, terutama di negara-negara berpenduduk muslim," kata dia. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 14 Desember 2018 - 15:27 WIB

Perbaikan Polsek Ciracas ditargetkan selesai pekan ini

Jumat, 14 Desember 2018 - 15:19 WIB

Kemhan gelar Bela Negara Run 2018

Jumat, 14 Desember 2018 - 14:58 WIB

KPK periksa dua hakim PN Jaksel

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com