Jumat, 14 Desember 2018 | 16:01 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Pemilu / Aktual Pemilu

KPU Maluku kembalikan sisa anggaran Rp33,43 miliar

Sabtu, 08 Desember 2018 - 20:29 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2QF6UwT
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2QF6UwT

Elshinta.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maluku mengembalikan sisa anggaran pilkada Maluku, Kabupaten Maluku Tenggaran dan Kota Tual pada 27 Juni 2018 sebesar Rp33,43 miliar.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Setda Maluku, Lutfy Rumbia yang dikonfirmasi, Sabtu (8/12), membenarkan, sisa anggaran pilkada serentak kelompok ketiga itu telah disetor ke kas daerah Pemprov setempat. "Jadi setelah penyelenggara pilkada memanfaatkan anggaran yang dihibahkan Rp200 miliar ternyata ada sisa, maka dikembalikan ke kas daerah Pemprov Maluku," ujarnya.

Angaran Rp33,43 miliar yang telah masuk kas daerah itu digunakan kembali untuk belanja daerah. "Itu (anggaran tersebut) menjadi belanja sehingga akan digunakan untuk kegiatan di lingkup Pemerintah Provinsi Maluku," kata Lutfy.

Disinggung anggaran untuk Bawaslu Maluku, dia menjelaskan, pemprov setempat menghibahkan Rp75 miliar. "Saya diinformasikan bahwa Bawaslu Maluku juga akan mengembalikan anggaran sisa yang jumlah lebih dari Rp1 miliar," ujar Lutfy, seperti dikutip dari Antara.

Sebelumnya, Ketua KPU Maluku Syamsul Rifan mengemukakan, anggaran Rp200 miliar itu dialokasikan dalam APBD 2017 sebesar Rp32 milyar dan sisanya Rp168 miliar pada 2018.

Anggaran ini diperuntukan mulai dari  persiapan yang meliputi sosialisasi, pembentukan PPK, PPS dan KPPS, pemantauan pemilihan, pengelolahan daftar penduduk potensial pemilih pemilu (DP4) serta pemutakhiran data pemilih.

Kemudian proses penyelenggaraan yang meliputi pencalonan, masa kampanye, pengadaan dan pendistribusian pelengkapan pemungutan dan penghitungan suara, pemungutan dan penghitungan, rekapitulasi hasil penghitungan suara hingga penetapan pasangan calon pemenang Pilkada.

Pilkada Maluku dimenangkan pasangan Murad Ismael-Barnabas Orno, untuk Kabupaten Maluku Tenggara terpilih Taher Hanubun-Petrus Beruatwarin dan untuk Kota Tual, Adam Rahayaan-Usman Tamnge.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kesehatan | 14 Desember 2018 - 15:45 WIB

Hindari kanker dengan menghindari barang ini di ruangan Anda

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 15:27 WIB

Perbaikan Polsek Ciracas ditargetkan selesai pekan ini

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 15:19 WIB

Kemhan gelar Bela Negara Run 2018

Kriminalitas | 14 Desember 2018 - 15:09 WIB

Bareskrim tangkap enam tersangka pembawa 22 kg sabu asal Malaysia

Elshinta.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maluku mengembalikan sisa anggaran pilkada Maluku, Kabupaten Maluku Tenggaran dan Kota Tual pada 27 Juni 2018 sebesar Rp33,43 miliar.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Setda Maluku, Lutfy Rumbia yang dikonfirmasi, Sabtu (8/12), membenarkan, sisa anggaran pilkada serentak kelompok ketiga itu telah disetor ke kas daerah Pemprov setempat. "Jadi setelah penyelenggara pilkada memanfaatkan anggaran yang dihibahkan Rp200 miliar ternyata ada sisa, maka dikembalikan ke kas daerah Pemprov Maluku," ujarnya.

Angaran Rp33,43 miliar yang telah masuk kas daerah itu digunakan kembali untuk belanja daerah. "Itu (anggaran tersebut) menjadi belanja sehingga akan digunakan untuk kegiatan di lingkup Pemerintah Provinsi Maluku," kata Lutfy.

Disinggung anggaran untuk Bawaslu Maluku, dia menjelaskan, pemprov setempat menghibahkan Rp75 miliar. "Saya diinformasikan bahwa Bawaslu Maluku juga akan mengembalikan anggaran sisa yang jumlah lebih dari Rp1 miliar," ujar Lutfy, seperti dikutip dari Antara.

Sebelumnya, Ketua KPU Maluku Syamsul Rifan mengemukakan, anggaran Rp200 miliar itu dialokasikan dalam APBD 2017 sebesar Rp32 milyar dan sisanya Rp168 miliar pada 2018.

Anggaran ini diperuntukan mulai dari  persiapan yang meliputi sosialisasi, pembentukan PPK, PPS dan KPPS, pemantauan pemilihan, pengelolahan daftar penduduk potensial pemilih pemilu (DP4) serta pemutakhiran data pemilih.

Kemudian proses penyelenggaraan yang meliputi pencalonan, masa kampanye, pengadaan dan pendistribusian pelengkapan pemungutan dan penghitungan suara, pemungutan dan penghitungan, rekapitulasi hasil penghitungan suara hingga penetapan pasangan calon pemenang Pilkada.

Pilkada Maluku dimenangkan pasangan Murad Ismael-Barnabas Orno, untuk Kabupaten Maluku Tenggara terpilih Taher Hanubun-Petrus Beruatwarin dan untuk Kota Tual, Adam Rahayaan-Usman Tamnge.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Rabu, 12 Desember 2018 - 13:00 WIB

Pemilih gangguan jiwa di Gorontalo capai 525 orang

Rabu, 12 Desember 2018 - 08:30 WIB

Sumbar peringkat ketiga nasional rawan Pemilu

Selasa, 11 Desember 2018 - 21:59 WIB

Tommy Soeharto dikukuhkan sebagai anak adat Sentani

Selasa, 11 Desember 2018 - 21:49 WIB

290 penyandang disabilitas tercatat di DPTHP-2 Binjai

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com