Jumat, 14 Desember 2018 | 20:42 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Arestasi

Copet di Terminal Arjosari Kota Malang berhasil dibekuk polisi

Sabtu, 08 Desember 2018 - 18:55 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Istimewa. Foto: El Aris/Radio Elshinta
Istimewa. Foto: El Aris/Radio Elshinta

Elshinta.com - Polsek Blimbing Kota Malang berhasil menangkap satu dari tiga orang komplotan pencopet yang kerap beroperasi di atas angkutan bus jurusan Surabaya- Arjosari dan sebaliknya.

Dalam penangkapan tersebut, polisi hanya berhasil menangkap satu orang yang diketahui bernama Roy Ganda Setiyawan (39), warga Jalan Donowati IV no 43 RT/05 RW 01 Kelurahan Sukomanunggal, Kota Surabaya, Sabtu (8/12).

Kapolsek Blimbing Kota Malang, AKP.Tri Susanto menyatakan pelaku berhasil diringkus anggota reskrim yang tengah berpatroli di Terminal Arjosari Kota Malang berkat laporan korban bernama Yunaedi Purwanto (46) warga Bandulan Kota Malang yang kehilangan telepon pintar saat turun dari bus di Terminal Arjosari.

“Dari laporan korban dan sejumlah saksi mengarah ke pelaku yang kemudian dilakukan penangkapan. Semula pelaku menggelak namun akhirnya mengaku setelah petugas memperlihatkan sejumlah bukti meskipun telepon seluler korban sudah berpindah tangan ke teman pelaku yang sudah masuk dalam DPO petugas,” ungkapnya kepada Kontributor Elshinta El Aris.

Ditambahkan Kapolsek, modus yang dipakai pelaku bersama dua orang temannya adalah dengan cara memanfaatkan kelengahan penumpang bus yang turun baik itu di dalam terminal maupun di luar terminal.

“ Pelaku saat itu bertugas menghalangi korban dan teman-teman pelaku bertugas mengambil telepon seluler atau barang berharga dari korban yang diincarnya setelah berhasil maka dengan cepat barang tersebut akan dilempar ke pelaku yang lain,” jelasnya.

Dan atas perbuatannya ini, pelaku akan dikenai Pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 20:36 WIB

BPJS Kesehatan-Tangsel targetkan UHC 95 persen penduduk

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 20:25 WIB

Bebani anggaran daerah, mobil dinas Pemkab Kudus dilelang

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 20:18 WIB

FPRB amati titik gempa di Lumajang

Megapolitan | 14 Desember 2018 - 20:07 WIB

Pemprov DKI segera umumkan tarif MRT dan LRT

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 19:55 WIB

Presiden Jokowi: Pembangunan jalan tol jangan hanya dilihat tolnya semata

Elshinta.com - Polsek Blimbing Kota Malang berhasil menangkap satu dari tiga orang komplotan pencopet yang kerap beroperasi di atas angkutan bus jurusan Surabaya- Arjosari dan sebaliknya.

Dalam penangkapan tersebut, polisi hanya berhasil menangkap satu orang yang diketahui bernama Roy Ganda Setiyawan (39), warga Jalan Donowati IV no 43 RT/05 RW 01 Kelurahan Sukomanunggal, Kota Surabaya, Sabtu (8/12).

Kapolsek Blimbing Kota Malang, AKP.Tri Susanto menyatakan pelaku berhasil diringkus anggota reskrim yang tengah berpatroli di Terminal Arjosari Kota Malang berkat laporan korban bernama Yunaedi Purwanto (46) warga Bandulan Kota Malang yang kehilangan telepon pintar saat turun dari bus di Terminal Arjosari.

“Dari laporan korban dan sejumlah saksi mengarah ke pelaku yang kemudian dilakukan penangkapan. Semula pelaku menggelak namun akhirnya mengaku setelah petugas memperlihatkan sejumlah bukti meskipun telepon seluler korban sudah berpindah tangan ke teman pelaku yang sudah masuk dalam DPO petugas,” ungkapnya kepada Kontributor Elshinta El Aris.

Ditambahkan Kapolsek, modus yang dipakai pelaku bersama dua orang temannya adalah dengan cara memanfaatkan kelengahan penumpang bus yang turun baik itu di dalam terminal maupun di luar terminal.

“ Pelaku saat itu bertugas menghalangi korban dan teman-teman pelaku bertugas mengambil telepon seluler atau barang berharga dari korban yang diincarnya setelah berhasil maka dengan cepat barang tersebut akan dilempar ke pelaku yang lain,” jelasnya.

Dan atas perbuatannya ini, pelaku akan dikenai Pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:35 WIB

Polda DIY tetapkan dua tersangka kasus pesta seks

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:24 WIB

Tawuran pelajar Jakpus tewaskan satu orang

Jumat, 14 Desember 2018 - 16:47 WIB

Polda Kalbar musnahkan 1,3 kilogram sabu-sabu

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com