Jumat, 14 Desember 2018 | 20:41 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Megapolitan

Ulama Lebanon ajak Indonesia tak tergoda kekhalifahan

Sabtu, 08 Desember 2018 - 20:12 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Sumber Foto: https://bit.ly/2BZKFtL
Sumber Foto: https://bit.ly/2BZKFtL

Elshinta.com - Ulama Lebanon Syeikh Zubair Utsman Al Ju'aid mengajak umat Islam di Indonesia tidak tergoda dengan sistem pemerintahan kekhalifahan karena di masa kini model pemerintahan itu justru bisa menyebabkan ketidakstabilan.

"Jangan terpecah, terkecoh dan terpengaruh dengan rayuan untuk mendirikan negara khilafah atau bentuk negara selain saat ini," kata Syeikh Zubair dalam kesempatan peringatan Maulid Nabi Muhmmad SAW di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (8/12), seperti dikutip dari Antara.

Ketua Organisasi Jamiat Al Amal Al Islamy Lebanon itu mengatakan Indonesia dengan sistem demokrasi saat ini sudah baik dalam mengakomodir nilai-nilai ke-Islaman.

Zubair memuji sistem demokrasi di Indonesia yang bisa bersanding dengan Islam secara selaras.

Islam yang dipraktekkan di Indonesia, kata dia, merupakan contoh baik yang sejalan dengan demokrasi. Indonesia juga merupakan negara yang aman sehingga tidak ada kepentingan mendesak sistem kekhalifahan didirikan di Indonesia. Lebih dari itu, menurut dia, sistem demokrasi di Indonesia sudah menerapkan syariah yang baik.

"Saat ini, kita berada di negara yang aman dan nyaman, berdemokrasi dalam bingkai yang sah. Kita berada di negara bersyariat tapi dalam bingkai demokrasi. Inilah gambaran pemerintahan Islami," kata dia.

Dalam kesempatan itu, Zubair mengingatkan umat Islam untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan di manapun berada. "Untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan," katanya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 20:36 WIB

BPJS Kesehatan-Tangsel targetkan UHC 95 persen penduduk

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 20:25 WIB

Bebani anggaran daerah, mobil dinas Pemkab Kudus dilelang

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 20:18 WIB

FPRB amati titik gempa di Lumajang

Megapolitan | 14 Desember 2018 - 20:07 WIB

Pemprov DKI segera umumkan tarif MRT dan LRT

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 19:55 WIB

Presiden Jokowi: Pembangunan jalan tol jangan hanya dilihat tolnya semata

Elshinta.com - Ulama Lebanon Syeikh Zubair Utsman Al Ju'aid mengajak umat Islam di Indonesia tidak tergoda dengan sistem pemerintahan kekhalifahan karena di masa kini model pemerintahan itu justru bisa menyebabkan ketidakstabilan.

"Jangan terpecah, terkecoh dan terpengaruh dengan rayuan untuk mendirikan negara khilafah atau bentuk negara selain saat ini," kata Syeikh Zubair dalam kesempatan peringatan Maulid Nabi Muhmmad SAW di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (8/12), seperti dikutip dari Antara.

Ketua Organisasi Jamiat Al Amal Al Islamy Lebanon itu mengatakan Indonesia dengan sistem demokrasi saat ini sudah baik dalam mengakomodir nilai-nilai ke-Islaman.

Zubair memuji sistem demokrasi di Indonesia yang bisa bersanding dengan Islam secara selaras.

Islam yang dipraktekkan di Indonesia, kata dia, merupakan contoh baik yang sejalan dengan demokrasi. Indonesia juga merupakan negara yang aman sehingga tidak ada kepentingan mendesak sistem kekhalifahan didirikan di Indonesia. Lebih dari itu, menurut dia, sistem demokrasi di Indonesia sudah menerapkan syariah yang baik.

"Saat ini, kita berada di negara yang aman dan nyaman, berdemokrasi dalam bingkai yang sah. Kita berada di negara bersyariat tapi dalam bingkai demokrasi. Inilah gambaran pemerintahan Islami," kata dia.

Dalam kesempatan itu, Zubair mengingatkan umat Islam untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan di manapun berada. "Untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan," katanya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 14 Desember 2018 - 20:18 WIB

FPRB amati titik gempa di Lumajang

Jumat, 14 Desember 2018 - 20:07 WIB

Pemprov DKI segera umumkan tarif MRT dan LRT

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com