Jumat, 14 Desember 2018 | 20:40 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Bencana Alam

SAR Denpasar evakuasi korban longsor Batubulan

Sabtu, 08 Desember 2018 - 19:13 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Tim SAR gabungan melakukan upaya pencarian korban yang tertimbun longsor di kawasan Batubulan, Gianyar, Bali, Sabtu (8/12). Sumber Foto: https://bit.ly/2QjmUFC
Tim SAR gabungan melakukan upaya pencarian korban yang tertimbun longsor di kawasan Batubulan, Gianyar, Bali, Sabtu (8/12). Sumber Foto: https://bit.ly/2QjmUFC

Elshinta.com - Tim SAR Denpasar bersama petugas gabungan mengevakuasi lima korban tanah longsor, empat diantaranya tewas, setelah lebih dari 7,5 jam proses pencarian di Batubulan, Kabupaten Gianyar, Bali.

"Kami harus hati-hati dalam proses evakuasi karena kontur tanahnya masih labil," kata Kepala Seksi Operasi SAR Denpasar Ida Bagus Surya Wirawan ditemui di Batubulan, Kabupaten Gianyar, Bali, Sabtu (8/12).

Jasad Nyoman Adi Anggara Palguna (2) menjadi korban terakhir yang diangkat dari reruntuhan rumah sekitar pukul 13.30 Wita, setelah sang ibu Lintang Ayu Widimerti (32), Made Adin Aditya Palguna (4), dan Putu Deta (6) yang telah lebih dahulu dievakuasi, sedangkan sang ayah Made Oktara Dwi Palguna (30) berhasil selamat meski mengalami sejumlah luka di wajah dan beberapa bagian tubuhnya.

Pegawai Bank BRI Gajah Mada Denpasar itu dievakuasi dari reruntuhan di tepi sungai oleh petugas gabungan dan langsung dibawa ke RS Dharmayadnya Denpasar dan dirujuk ke RSUP Sanglah Denpasar untuk menjalani perawatan medis.

Isak tangis dari kerabat dan rekan kerja satu keluarga malang itu menyeruak setelah para korban satu per satu dikeluarkan dari timbunan bangunan dan diangkat dari jurang berkedalaman sekitar 10 meter.

Jasad korban tewas kemudian satu per satu dibawa ke RSUP Sanglah Denpasar menggunakan ambulance untuk tindakan lebih lanjut.

Dalam proses pencarian, tim gabungan menggunakan peralatan berupa pemotong besi dan beton serta menggunakan penyemprot air untuk memudahkan evakuasi korban di reruntuhan.

Tidak hanya itu, dua ekor anjing pelacak juga dikerahkan dalam proses pencarian. Rumah satu keluarga itu berada paling belakang di Gang Taman Beji IV, Jalan Pratu Made Rambug, Banjar (Dusun) Sasih, Batubulan, Gianyar.

Tepat di bawah rumah korban mengalir sungai yang saat itu memiliki arus deras karena debit air yang tinggi setelah sebagian wilayah Bali diguyur hujan lebat pada Jumat (7/12) malam hingga Sabtu dini hari.

Diduga, karena berada di tebing ditambah kontur tanah yang labil setelah hujan lebat, menyebabkan rumah korban seketika amblas dan menimbun para korban yang saat itu berada di dalam rumah sekitar pukul 05.30 Wita, demikian dikutip dari Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 20:36 WIB

BPJS Kesehatan-Tangsel targetkan UHC 95 persen penduduk

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 20:25 WIB

Bebani anggaran daerah, mobil dinas Pemkab Kudus dilelang

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 20:18 WIB

FPRB amati titik gempa di Lumajang

Megapolitan | 14 Desember 2018 - 20:07 WIB

Pemprov DKI segera umumkan tarif MRT dan LRT

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 19:55 WIB

Presiden Jokowi: Pembangunan jalan tol jangan hanya dilihat tolnya semata

Elshinta.com - Tim SAR Denpasar bersama petugas gabungan mengevakuasi lima korban tanah longsor, empat diantaranya tewas, setelah lebih dari 7,5 jam proses pencarian di Batubulan, Kabupaten Gianyar, Bali.

"Kami harus hati-hati dalam proses evakuasi karena kontur tanahnya masih labil," kata Kepala Seksi Operasi SAR Denpasar Ida Bagus Surya Wirawan ditemui di Batubulan, Kabupaten Gianyar, Bali, Sabtu (8/12).

Jasad Nyoman Adi Anggara Palguna (2) menjadi korban terakhir yang diangkat dari reruntuhan rumah sekitar pukul 13.30 Wita, setelah sang ibu Lintang Ayu Widimerti (32), Made Adin Aditya Palguna (4), dan Putu Deta (6) yang telah lebih dahulu dievakuasi, sedangkan sang ayah Made Oktara Dwi Palguna (30) berhasil selamat meski mengalami sejumlah luka di wajah dan beberapa bagian tubuhnya.

Pegawai Bank BRI Gajah Mada Denpasar itu dievakuasi dari reruntuhan di tepi sungai oleh petugas gabungan dan langsung dibawa ke RS Dharmayadnya Denpasar dan dirujuk ke RSUP Sanglah Denpasar untuk menjalani perawatan medis.

Isak tangis dari kerabat dan rekan kerja satu keluarga malang itu menyeruak setelah para korban satu per satu dikeluarkan dari timbunan bangunan dan diangkat dari jurang berkedalaman sekitar 10 meter.

Jasad korban tewas kemudian satu per satu dibawa ke RSUP Sanglah Denpasar menggunakan ambulance untuk tindakan lebih lanjut.

Dalam proses pencarian, tim gabungan menggunakan peralatan berupa pemotong besi dan beton serta menggunakan penyemprot air untuk memudahkan evakuasi korban di reruntuhan.

Tidak hanya itu, dua ekor anjing pelacak juga dikerahkan dalam proses pencarian. Rumah satu keluarga itu berada paling belakang di Gang Taman Beji IV, Jalan Pratu Made Rambug, Banjar (Dusun) Sasih, Batubulan, Gianyar.

Tepat di bawah rumah korban mengalir sungai yang saat itu memiliki arus deras karena debit air yang tinggi setelah sebagian wilayah Bali diguyur hujan lebat pada Jumat (7/12) malam hingga Sabtu dini hari.

Diduga, karena berada di tebing ditambah kontur tanah yang labil setelah hujan lebat, menyebabkan rumah korban seketika amblas dan menimbun para korban yang saat itu berada di dalam rumah sekitar pukul 05.30 Wita, demikian dikutip dari Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:35 WIB

Polda DIY tetapkan dua tersangka kasus pesta seks

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:24 WIB

Tawuran pelajar Jakpus tewaskan satu orang

Jumat, 14 Desember 2018 - 16:47 WIB

Polda Kalbar musnahkan 1,3 kilogram sabu-sabu

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com