Jumat, 14 Desember 2018 | 20:39 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Megapolitan

KTP-el kedaluwarsa ditemukan tercecer di Duren Sawit

Sabtu, 08 Desember 2018 - 19:23 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
KTP Elektronik hampir satu karung ditemukan oleh puluhan anak-anak yang sedang bermain di tengah sawah di depan Musholla Rt 003 Rw 011, Jalan Karya Bakti VI, Kelurahan Pondok Kopi, Jakarta Timur.  Foto: Joko Ismoyo/Radio Elshinta
KTP Elektronik hampir satu karung ditemukan oleh puluhan anak-anak yang sedang bermain di tengah sawah di depan Musholla Rt 003 Rw 011, Jalan Karya Bakti VI, Kelurahan Pondok Kopi, Jakarta Timur. Foto: Joko Ismoyo/Radio Elshinta

Elshinta.com - KTP elektronik yang sudah dan akan habis masa berlakunya (kedaluwarsa) ditemukan tercecer di sekitar Jalan Bojong Rangkong, Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (8/12) siang.

Kapolsek Duren Sawit Kompol Parlindungan Sutasuhut saat dihubungi mengatakan penemuan tersebut bermula dari anak-anak di lingkungan sekitar yang menemukan sebuah karung ketika bermain bola pada pukul 11:00 WIB.

"Ketika mereka menemukan karung, dikira barang apa sama mereka, terus dibuka, ketemu lah itu KTP-el yang sudah tercetak identitasnya. Bukan blangko kosong ya, sudah kecetak, jadi ada nama, alamat dan lainnya," kata Parlindungan.

Lebih lanjut, Parlindungan mengatakan KTP-el yang tercecer yang kebanyakan atas nama warga Kelurahan Pondok Kelapa tersebut, merupakan cetakan pertama karena masih ada batas tanggal berlakunya, tidak yang seumur hidup sepeti yang sekarang. "Tapi beberapa masih berlaku, ada yang kedaluwarsanya Februari 2019, ada yang Desember ini. Tapi yang sudah kedaluwarsa banyak," ucap Parlindungan, seperti dikutip Antara.

Untuk penanganan sendiri, Pihak Polsek Duren Sawit, akan melimpahkan barang bukti dan kasus tersebut ke tingkat Polres Metro Jakarta Timur. "Akan ditangani di level atas saja biar kerja sama dengan PKPU atau Wali Kota gitu," ucapnya.

Berdasarkan pengakuannya, Parlindungan mengatakan sebelumnya sempat datang seseorang yang mengaku dari Dinas Penduduk dan Catatan Sipil DKI dan berniat mengambil barang tersebut. "Namun ketika ditanya identitas, eh dia malah pergi," katanya.

Parlindungan menegaskan kasus ini akan tetap diusut terutama untuk menyelidiki motifnya seperti apa, apakah disengaja atau tidak. "Daerah situ enggak ada CCTV sih, kebon-kebon gitu. Tapi kami tetap akan usut, walau kalau saya nilai sepertinya itu enggak sengaja jatuh saja, karena enggak ada motif-motif lain," ucap Parlindungan.

Hingga berita ini ditulis, belum diketahui jumlah pasti KTP-el yang tercecer tersebut.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 20:36 WIB

BPJS Kesehatan-Tangsel targetkan UHC 95 persen penduduk

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 20:25 WIB

Bebani anggaran daerah, mobil dinas Pemkab Kudus dilelang

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 20:18 WIB

FPRB amati titik gempa di Lumajang

Megapolitan | 14 Desember 2018 - 20:07 WIB

Pemprov DKI segera umumkan tarif MRT dan LRT

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 19:55 WIB

Presiden Jokowi: Pembangunan jalan tol jangan hanya dilihat tolnya semata

Elshinta.com - KTP elektronik yang sudah dan akan habis masa berlakunya (kedaluwarsa) ditemukan tercecer di sekitar Jalan Bojong Rangkong, Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (8/12) siang.

Kapolsek Duren Sawit Kompol Parlindungan Sutasuhut saat dihubungi mengatakan penemuan tersebut bermula dari anak-anak di lingkungan sekitar yang menemukan sebuah karung ketika bermain bola pada pukul 11:00 WIB.

"Ketika mereka menemukan karung, dikira barang apa sama mereka, terus dibuka, ketemu lah itu KTP-el yang sudah tercetak identitasnya. Bukan blangko kosong ya, sudah kecetak, jadi ada nama, alamat dan lainnya," kata Parlindungan.

Lebih lanjut, Parlindungan mengatakan KTP-el yang tercecer yang kebanyakan atas nama warga Kelurahan Pondok Kelapa tersebut, merupakan cetakan pertama karena masih ada batas tanggal berlakunya, tidak yang seumur hidup sepeti yang sekarang. "Tapi beberapa masih berlaku, ada yang kedaluwarsanya Februari 2019, ada yang Desember ini. Tapi yang sudah kedaluwarsa banyak," ucap Parlindungan, seperti dikutip Antara.

Untuk penanganan sendiri, Pihak Polsek Duren Sawit, akan melimpahkan barang bukti dan kasus tersebut ke tingkat Polres Metro Jakarta Timur. "Akan ditangani di level atas saja biar kerja sama dengan PKPU atau Wali Kota gitu," ucapnya.

Berdasarkan pengakuannya, Parlindungan mengatakan sebelumnya sempat datang seseorang yang mengaku dari Dinas Penduduk dan Catatan Sipil DKI dan berniat mengambil barang tersebut. "Namun ketika ditanya identitas, eh dia malah pergi," katanya.

Parlindungan menegaskan kasus ini akan tetap diusut terutama untuk menyelidiki motifnya seperti apa, apakah disengaja atau tidak. "Daerah situ enggak ada CCTV sih, kebon-kebon gitu. Tapi kami tetap akan usut, walau kalau saya nilai sepertinya itu enggak sengaja jatuh saja, karena enggak ada motif-motif lain," ucap Parlindungan.

Hingga berita ini ditulis, belum diketahui jumlah pasti KTP-el yang tercecer tersebut.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 14 Desember 2018 - 20:18 WIB

FPRB amati titik gempa di Lumajang

Jumat, 14 Desember 2018 - 20:07 WIB

Pemprov DKI segera umumkan tarif MRT dan LRT

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com