Jusuf Kalla dapat penghargaan dari WMLF
Sabtu, 08 Desember 2018 - 20:35 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Wapres, Jusuf Kalla. Sumber Foto: https://bit.ly/2QFCHhr

Elshinta.com - Wapres, Jusuf Kalla mendapat penghargaan Distinguished Lifetime Achievement Award For Government Leadership dari Forum Kepemimpinan Muslim Dunia (World Muslim Leadership Forum - WMLF) ke-4 berlangsung di London.

Penghargaan Prestasi Seumur Hidup Istimewa Untuk Kepemimpinan Pemerintah itu diterima putri Wapres, Muchlisah Jusuf Kalla mewakili ayahanda, demikian Minister Counselor Pensosbud KBRI London,Thomas Siregar kepada Antara London, Sabtu (8/12)..

Sekretaris Jenderal WMLF, Dr Husna Ahmad, OBE, membuka acara bertempat di Churchil Room, Gedung Parlemen Inggris (House of Commons) dan mengucapkan selamat datang kepada hadirin yang terdiri dari pejabat pemerintah berbagai negara, politisi, pemuka agama, pegiat masalah interfaith, akademisi dan peneliti.

Menteri Negara untuk Urusan Pembangunan Internasional Inggris, Lord Bates, hadir sebagai pembicara kunci.

Pada saat menerima penghargaan tersebut, Muchlisah Jusuf Kalla  menyampaikan ucapan terima kasih kepada penyelenggara dan membacakan sambutan singkat mengatakan pentingnya pemimpin muslim di seluruh dunia untuk memperhatikan masalah pendidikan, pembangunan dan perdamaian.

Dikatakan, ketiga faktor itu merupakan fundamen yang sangat penting dalam membangun masyarakat yang sejahtera.

"Dalam terminologi Islam hal ini dikenal sebagai 'baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur'. Pembangunan masyarakat tidak akan berjalan dengan baik tanpa adanya pendidikan yang maju, sementara pembangunan baik dalam bidang sosial, ekonomi, kebudayaan dan lain sebagainya tidak mungkin dilaksanakan tanpa ada perdamaian,` ujarnya.

 Disamping Wapres Jusuf Kalla, beberapa tokoh lain mendapat penghargaan, diantaranya Dato Seri Anwar Ibrahim untuk kategori Democratic Reforms dan Shelina Jan Muhammad untuk kontribusinya pada Kebudayaan Inggris.

Konferensi WMLF ke-4 berlangsung pada 6 dan 7 Desember 2018 membahas berbagai permasalahan dihadapi umat Islam saat ini seperti meluruskan berbagai persepsi yang salah pada sebagian masyarakat terhadap Islam.

Kemudian, memformulasikan suatu mekanisme global yang dapat digunakan pemimpin muslim di seluruh dunia untuk berkolaborasi guna memberikan kontribusi bagi masa depan dunia yang damai.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kamis, 25 April 2019 - 21:54 WIB
Elshinta.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan bahwa nilar tuka...
Kamis, 25 April 2019 - 21:12 WIB
Elshinta.com - Badan Pemenangan Provinsi (BPP) untuk pasangan calon presiden nomor urut 02...
Kamis, 25 April 2019 - 19:44 WIB
Elshinta.com - Wartawan atau awak media merupakan mitra strategis dalam penanggulangan ben...
Kamis, 25 April 2019 - 19:31 WIB
Elshinta.com - Mahkamah Konstitusi (MK) melalui putusannya yang diucapkan di Gedung MK Jak...
Kamis, 25 April 2019 - 19:17 WIB
Elshinta.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan akan menambah kapal patroli, guna mengoptimal...
Kamis, 25 April 2019 - 18:15 WIB
Elshinta.com - Kepala kepolisian Resor (Kapolres) Cirebon Kota AKBP Roland Ronaldy memimpin pel...
Kamis, 25 April 2019 - 17:27 WIB
Elshinta.com - Kepolisian Resor Majalengka, Jawa Barat melaksanakan pembinaan rohani dan mental...
Kamis, 25 April 2019 - 17:19 WIB
Elshinta.com - Aliansi Pekerja Buruh Daerah (APBD) Sumatera Utara meminta Presiden RI dan ...
Kamis, 25 April 2019 - 16:55 WIB
Elshinta.com - Sejumlah ormas Islan di Kota Depok mendukung protes Pemkot Depok kepada Komisi P...
Kamis, 25 April 2019 - 16:48 WIB
Elshinta.com - Hingga Kamis (25/4) sore, pukul 16:30:05 WIB, data yang masuk di Sistem Informas...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)