Jokowi sebut menantunya ada potensi ke politik
Elshinta
Sabtu, 08 Desember 2018 - 21:05 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Jokowi sebut menantunya ada potensi ke politik
Bincang Santai Keluarga Presiden Jokowi dengan Media di Restoran Grand Garden Kompleks Kebun Raya Bogor, Sabtu (8/12). Foto: Muslichun/Radio Elshinta

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo menyebut menantunya Bobby Nasution memiliki potensi untuk terjun ke dunia politik karena feelingnya sudah mulai terasah.

"Yang saya lihat feeling politik sudah mulai masuk itu Bobby. Dikit-dikit sudah," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam acara Bincang Santai Keluarga Presiden Jokowi dengan Media di Restoran Grand Garden Kompleks Kebun Raya Bogor, Sabtu (8/12).

Jokowi mengamati anak-anaknya yang lain, jika dibandingkan dengan Bobby Nasution, anak-anaknya sama sekali belum memiliki potensi itu.

Menurut Mantan Gubernur DKI itu, Bobby memiliki keinginan yang lebih untuk berbicara masalah politik. "Lebih ada keinginan. Bicara politik juga sudah ada. Yang lain belum," katanya, seperti dikutip dari Antara.

Ia melihat putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka, misalnya yang juga sama sekali tampak memiliki keinginan untuk berpolitik.

Apalagi putra bungsunya Kaesang Pangarep yang lebih tertarik mengikuti jejak sang kakak merintis usaha. "Kalau saya lihat ya, saya sebagai bapaknya anak-anak. Kan sering ngomong-ngomong, ngobrol, ngomong-ngomong, ngobrol. Gibran ini belum. Feeling politiknya kok belum. Masih senang 100 persen di dunia usaha. Kaesang apalagi. Senang-senangnya buka sini, buka sini. Ha...ha..." kata Presiden sambil tertawa.

Sayangnya, Bobby tampak belum ingin terjun untuk menjadi penerus mertuanya sebagai politikus namun lebih memilih sebagai pengusaha. "Masih di dunia usaha dulu. Lebih fokus di dunia usaha dulu," katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pertemuan Melanesian Spearhead Group bahas isu kriminal dan kejahatan global
Rabu, 17 Juli 2019 - 00:26 WIB
Elshinta.com - Dansat Brimob Polda Papua Kombes Pol Jermias Rontini, memimpin delegasi Indonesi...
391 jemaah calhaj resti tetap semangat berangkat ke Mekkah
Selasa, 16 Juli 2019 - 22:37 WIB
Elshinta.com - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)Embarkasi Medan, Sumatera Utara, ...
 Rakorwil TPID se-Kalimantan fokus bahas sinergi kerjasama antardaerah
Selasa, 16 Juli 2019 - 21:55 WIB
Elshinta.com - Sinergi dan inovasi menjadi pokok pembahasan Rakorwil Tim Pengendalian Inflasi D...
Gapensi Jayapura agendakan Muscab
Selasa, 16 Juli 2019 - 21:37 WIB
Elshinta.com - Badan Pimpinan Cabang Sentani (BPC) Gabungan Pengusaha Seluruh Indonesia (G...
Perbanyak Kampung KB, Bupati Kudus harapkan penurunan angka TFR
Selasa, 16 Juli 2019 - 21:12 WIB
Elshinta.com - Salah satu upaya pemerintah dalam mengatasi masalah kependudukan yakni deng...
Ekspedisi Destana Tsunami di Lumajang sukses
Selasa, 16 Juli 2019 - 20:45 WIB
Elshinta.com - Ekspedisi Destana Tsunami 2019 yang telah dilaksanakan di Kabupaten Lumajan...
Reuni Magellan ke-10, jalan tingkatkan peran strategis luar negeri Indonesia
Selasa, 16 Juli 2019 - 20:15 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Indonesia menggelar seminar internasional menyambut pertemuan ke...
Sekalipun Tol BORR mangkrak, kontraktor tak diberi dispensasi waktu
Selasa, 16 Juli 2019 - 20:08 WIB
Elshinta.com - Direktur Utama PT Marga Sarana Jabar (MSJ), Hendro Atmodjo menegaskan bahwa...
Manipulasi data PPDB, lima anak di Bogor batal masuk SMA Negeri
Selasa, 16 Juli 2019 - 19:58 WIB
Elshinta.com - Wali Kota Bogor, Jawa Barat, Bima Arya Sugiarto menyebutkan bahwa ada lima ...
Sukoharjo komitmen cegah pernikahan anak
Selasa, 16 Juli 2019 - 19:22 WIB
Elshinta.com - Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke–26 di Kabupaten Sukoh...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)