Jumat, 14 Desember 2018 | 20:39 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Jokowi sebut menantunya ada potensi ke politik

Sabtu, 08 Desember 2018 - 21:05 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Bincang Santai Keluarga Presiden Jokowi dengan Media di Restoran Grand Garden Kompleks Kebun Raya Bogor, Sabtu (8/12). Foto: Muslichun/Radio Elshinta
Bincang Santai Keluarga Presiden Jokowi dengan Media di Restoran Grand Garden Kompleks Kebun Raya Bogor, Sabtu (8/12). Foto: Muslichun/Radio Elshinta

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo menyebut menantunya Bobby Nasution memiliki potensi untuk terjun ke dunia politik karena feelingnya sudah mulai terasah.

"Yang saya lihat feeling politik sudah mulai masuk itu Bobby. Dikit-dikit sudah," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam acara Bincang Santai Keluarga Presiden Jokowi dengan Media di Restoran Grand Garden Kompleks Kebun Raya Bogor, Sabtu (8/12).

Jokowi mengamati anak-anaknya yang lain, jika dibandingkan dengan Bobby Nasution, anak-anaknya sama sekali belum memiliki potensi itu.

Menurut Mantan Gubernur DKI itu, Bobby memiliki keinginan yang lebih untuk berbicara masalah politik. "Lebih ada keinginan. Bicara politik juga sudah ada. Yang lain belum," katanya, seperti dikutip dari Antara.

Ia melihat putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka, misalnya yang juga sama sekali tampak memiliki keinginan untuk berpolitik.

Apalagi putra bungsunya Kaesang Pangarep yang lebih tertarik mengikuti jejak sang kakak merintis usaha. "Kalau saya lihat ya, saya sebagai bapaknya anak-anak. Kan sering ngomong-ngomong, ngobrol, ngomong-ngomong, ngobrol. Gibran ini belum. Feeling politiknya kok belum. Masih senang 100 persen di dunia usaha. Kaesang apalagi. Senang-senangnya buka sini, buka sini. Ha...ha..." kata Presiden sambil tertawa.

Sayangnya, Bobby tampak belum ingin terjun untuk menjadi penerus mertuanya sebagai politikus namun lebih memilih sebagai pengusaha. "Masih di dunia usaha dulu. Lebih fokus di dunia usaha dulu," katanya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 20:36 WIB

BPJS Kesehatan-Tangsel targetkan UHC 95 persen penduduk

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 20:25 WIB

Bebani anggaran daerah, mobil dinas Pemkab Kudus dilelang

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 20:18 WIB

FPRB amati titik gempa di Lumajang

Megapolitan | 14 Desember 2018 - 20:07 WIB

Pemprov DKI segera umumkan tarif MRT dan LRT

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 19:55 WIB

Presiden Jokowi: Pembangunan jalan tol jangan hanya dilihat tolnya semata

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo menyebut menantunya Bobby Nasution memiliki potensi untuk terjun ke dunia politik karena feelingnya sudah mulai terasah.

"Yang saya lihat feeling politik sudah mulai masuk itu Bobby. Dikit-dikit sudah," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam acara Bincang Santai Keluarga Presiden Jokowi dengan Media di Restoran Grand Garden Kompleks Kebun Raya Bogor, Sabtu (8/12).

Jokowi mengamati anak-anaknya yang lain, jika dibandingkan dengan Bobby Nasution, anak-anaknya sama sekali belum memiliki potensi itu.

Menurut Mantan Gubernur DKI itu, Bobby memiliki keinginan yang lebih untuk berbicara masalah politik. "Lebih ada keinginan. Bicara politik juga sudah ada. Yang lain belum," katanya, seperti dikutip dari Antara.

Ia melihat putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka, misalnya yang juga sama sekali tampak memiliki keinginan untuk berpolitik.

Apalagi putra bungsunya Kaesang Pangarep yang lebih tertarik mengikuti jejak sang kakak merintis usaha. "Kalau saya lihat ya, saya sebagai bapaknya anak-anak. Kan sering ngomong-ngomong, ngobrol, ngomong-ngomong, ngobrol. Gibran ini belum. Feeling politiknya kok belum. Masih senang 100 persen di dunia usaha. Kaesang apalagi. Senang-senangnya buka sini, buka sini. Ha...ha..." kata Presiden sambil tertawa.

Sayangnya, Bobby tampak belum ingin terjun untuk menjadi penerus mertuanya sebagai politikus namun lebih memilih sebagai pengusaha. "Masih di dunia usaha dulu. Lebih fokus di dunia usaha dulu," katanya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 14 Desember 2018 - 20:18 WIB

FPRB amati titik gempa di Lumajang

Jumat, 14 Desember 2018 - 20:07 WIB

Pemprov DKI segera umumkan tarif MRT dan LRT

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com