Jumat, 14 Desember 2018 | 16:01 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Ekonomi

AS susul Tiongkok-Pakistan impor sawit Indonesia

Minggu, 09 Desember 2018 - 09:14 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2Ei7UkQ
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2Ei7UkQ

Elshinta.com - Amerika Serikat menyusul Tiongkok dan Pakistan mengimpor minyak sawit dari Indonesia, demikian pernyataan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI).

Dalam pernyataan yang diterima dari Direktur Eksekutif GAPKI, Mukti Sardjono di Jakarta, Sabtu (8/12), disebutkan bahwa hingga Oktober 2018 AS mencatatkan kenaikan impor meskipun secara volume tidak besar.

"Tapi secara persentase sangat signifikan yaitu 129 persen atau dari 58,20 ribu ton naik menjadi 133,46 ribu ton," katanya, sebagaiman dihimpun Antara.

Pada Oktober, katanya, Tiongkok meningkatkan impor minyak sawit dari Indonesia hingga 63 persen atau dari 332,52 ribu ton di September terkatrol menjadi 541.81 ribu ton, di luar permintaan untuk biodiesel.

Ia menjelaskan kenaikan impor juga dicatatkan oleh Pakistan sebesar 76 persen atau dari 140,16 ribu ton melonjak menjadi 246,97 ribu ton.

Pada Oktober 2018, kata dia, merupakan volume impor tertinggi sejak Oktober 2015.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kesehatan | 14 Desember 2018 - 15:45 WIB

Hindari kanker dengan menghindari barang ini di ruangan Anda

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 15:27 WIB

Perbaikan Polsek Ciracas ditargetkan selesai pekan ini

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 15:19 WIB

Kemhan gelar Bela Negara Run 2018

Kriminalitas | 14 Desember 2018 - 15:09 WIB

Bareskrim tangkap enam tersangka pembawa 22 kg sabu asal Malaysia

Elshinta.com - Amerika Serikat menyusul Tiongkok dan Pakistan mengimpor minyak sawit dari Indonesia, demikian pernyataan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI).

Dalam pernyataan yang diterima dari Direktur Eksekutif GAPKI, Mukti Sardjono di Jakarta, Sabtu (8/12), disebutkan bahwa hingga Oktober 2018 AS mencatatkan kenaikan impor meskipun secara volume tidak besar.

"Tapi secara persentase sangat signifikan yaitu 129 persen atau dari 58,20 ribu ton naik menjadi 133,46 ribu ton," katanya, sebagaiman dihimpun Antara.

Pada Oktober, katanya, Tiongkok meningkatkan impor minyak sawit dari Indonesia hingga 63 persen atau dari 332,52 ribu ton di September terkatrol menjadi 541.81 ribu ton, di luar permintaan untuk biodiesel.

Ia menjelaskan kenaikan impor juga dicatatkan oleh Pakistan sebesar 76 persen atau dari 140,16 ribu ton melonjak menjadi 246,97 ribu ton.

Pada Oktober 2018, kata dia, merupakan volume impor tertinggi sejak Oktober 2015.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 14 Desember 2018 - 15:27 WIB

Perbaikan Polsek Ciracas ditargetkan selesai pekan ini

Jumat, 14 Desember 2018 - 15:19 WIB

Kemhan gelar Bela Negara Run 2018

Jumat, 14 Desember 2018 - 14:58 WIB

KPK periksa dua hakim PN Jaksel

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com