Warga korban gempa klaim belum ada huntap
Elshinta
Minggu, 09 Desember 2018 - 14:19 WIB |
Warga korban gempa klaim belum ada huntap
Pembangunan hunian sementara untuk korban gempa di Lombok. Sumber foto: https://bit.ly/2QngFR6

Elshinta.com - Warga korban gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) mengklaim bahwa di wilayahnya belum ada hunian tetap (huntap) yang dijanjikan pemerintah.

Pernyataan itu muncul dari sejumlah warga yang ditemui dari lokasi yang terkena dampak gempa Lombok, baik dari wilayah Kabupaten Lombok Barat, Lombok Utara, maupun Lombok Timur.

Seperti pernyataan dari warga Desa Mambalan, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat, Apink Alkaff, Minggu (9/12), mengatakan belum ada satu pun terlihat upaya pemerintah dalam membangunan huntap di wilayahnya.

"Untuk di wilayah kami, huntap bantuan pemerintah itu belum ada," ujar inisiator komunitas relawan Mata Kali yang mendedikasikan kegiatan kemanusiaannya untuk mendampingi korban gempa di wilayah Lombok Barat bagian Utara tersebut.

Meski demikian, Apink yang telah bergerak bersama kelompok pemuda dari desanya ini membantu korban gempa dengan cara mandiri. Berbagai bantuan para donatur dimanfaatkannya bersama komunitas relawan Mata Kali untuk membangun berbagai fasilitas kebutuhan korban gempa.

"Sekarang kita sedang membangun beberapa masjid di sejumlah titik desa. Jadi tidak hanya di desa kami saja, desa yang ada di sekitaran juga menjadi progres kami menyalurkan bantuan dari donatur," ujarnya, demikian Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Cegah banjir lagi, Kementerian PUPR bangun tanggul di Luwu Utara
Kamis, 13 Agustus 2020 - 09:44 WIB
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR membangun tanggul sementara dalam rangka m...
Polri dan warga swadaya perbaiki jalan rusak di Papua
Rabu, 12 Agustus 2020 - 12:37 WIB
Polisi bersama masyarakat di Doyo Baru, Distrik Sentani Barat, Kabupaten Jayapura, Papua, secara swa...
Kementerian PUPR bakal bedah 146 rumah di Mempawah Kalbar
Minggu, 09 Agustus 2020 - 17:29 WIB
Sebanyak 146 unit rumah di Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, bakal direhabilitasi dalam...
Rancangan Renduk PBWN-KP jadi acuan pembangunan kawasan perbatasan 5 tahun ke depan
Sabtu, 08 Agustus 2020 - 16:14 WIB
Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) telah selesai merancangan Rencana Induk (Renduk). Renduk ...
Pembangunan Jembatan Musi VI dikebut, akhir tahun 2020 siap operasional
Jumat, 07 Agustus 2020 - 18:13 WIB
Impian masyarakat Palembang untuk memiliki jembatan tambahan demi mengurai kemacetan antara seberang...
Menteri Edhy dukung komitmen pembangunan berkelanjutan Sulawesi Utara
Jumat, 07 Agustus 2020 - 09:46 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mendukung komitmen pembangunan berkelanjutan di dua Wila...
Kementerian PUPR bangun rusun pondok pesantren di Riau
Jumat, 07 Agustus 2020 - 09:37 WIB
Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendorong penin...
Tertunda akibat COVID-19, DPRD DIY minta pembangunan JJLS dilanjutkan 2021 
Kamis, 06 Agustus 2020 - 14:11 WIB
Akibat pandemi COVID-19 pembangunan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) di selatan DIY di Kabupaten Ba...
Kementerian PUPR siap bedah 3.772 rumah di Sumbar
Selasa, 04 Agustus 2020 - 09:34 WIB
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) siap melakukan program Bantuan Stimulan Perum...
Menhub targetkan Pelabuhan Nusa Penida rampung sebelum Juni 2021
Senin, 03 Agustus 2020 - 20:36 WIB
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menargetkan pembangunan Pelabuhan Sampalan-Bias Munju...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)