Meghan Trainor curhat pernah jadi korban `bully`
Elshinta
Minggu, 09 Desember 2018 - 13:59 WIB |
Meghan Trainor curhat pernah jadi korban `bully`
Penyanyi Meghan Trainor. Sumber Foto: https://bit.ly/2zO1WV0

Elshinta.com - Penyanyi Meghan Trainor mengungkapkan pernah menjadi korban bully karena gerakan tariannya dalam promo lagu "All About That Bass".

Dilansir Antara dari AceShowbiz, Minggu (9/12), bintang pop itu menjadi sasaran komentar buruk di dunia maya ketika membuat debut video musik "All About That Bass" pada tahun 2014 lalu saat dirinya masih duduk di sekolah menengah.

"Ini pertama kalinya saya menari di depan umum," kata penyanyi berusia 24 tahun itu dalam wawancara di acara Amerika "Today Show".

"Aku sangat malu. (Aku takut) dihakimi, ditertawakan. Seperti, 'Apa yang Meghan lakukan dengan gaun itu? Dan kenapa dia menari seperti itu? Dia bukan penari yang baik.' Saya panik," ujar Meghan Trainor.

Meghan mengalami kesulitan di sekolah menengah sebagai korban cyberbullying, dan dia bergantung pada orang tuanya untuk melindunginya dari komentar yang kejam di dunia maya. "Aku ingat aku selalu ingin berada di Facebook dan ibuku tidak akan (biarkan aku). Tapi kemudian pertama kali aku benar-benar ditindas adalah ketika seseorang memposting gambar jelekku dan ingin saya terluka karena itu," kenangnya.

Meghan, yang sekarang bertunangan dengan aktor "Spy Kids" Daryl Sabara, bahkan masih mengandalkan ibunya Kelli dari sasaran cyberbullying hingga hari ini.

"Aku bahkan tidak tahu ibuku melakukannya, tapi dari awal karirku, dia menggunakan Twitter-ku dan 'membungkam' komentar-komentar buruk sehingga aku tidak pernah bisa melihat mereka," kata Meghan.

"Kau tidak bisa mempengaruhiku karena ibuku akan bertemu Anda terlebih dahulu," tutupnya sambil tertawa.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Peringati HUT RI, Commuter Line hadirkan KRL tematik merah putih
Jumat, 16 Agustus 2019 - 09:15 WIB
Elshinta.com - Menyambut HUT ke-74 Republik Indonesia, PT Kereta Commuter Indonesia (PT KCI) kemba...
Merasa tidak aman, Kim Kardashian berniat cerai dari Kanye West
Rabu, 19 Desember 2018 - 12:44 WIB
Elshinta.com - Kim Kardashian dan Kanye West kembali dilanda dengan isu perceraian. Kali i...
Meghan Trainor curhat pernah jadi korban `bully`
Minggu, 09 Desember 2018 - 13:59 WIB
Elshinta.com - Penyanyi Meghan Trainor mengungkapkan pernah menjadi korban bully karena ge...
Zayn Malik ungkap dirinya bukan seorang Muslim
Selasa, 13 November 2018 - 07:47 WIB
Elshinta.com - Penyanyi Inggris-Pakistan Zayn Malik dalam wawancara dengan British Vogue b...
Stan Lee, pencipta Spider-Man, tutup usia pada 95 tahun
Selasa, 13 November 2018 - 07:17 WIB
Elshinta.com - Stan Lee, yang menciptakan karakter Spider-Man, Iron Man, Hulk, Black Panth...
Jaket `Bad` Michael Jackson dilelang
Senin, 12 November 2018 - 07:37 WIB
Elshinta.com - Jaket hitam ikonik "Bad" milik Michael Jackson yang dipakai dalam...
Polri `masuk` dunia sinetron
Kamis, 08 November 2018 - 06:59 WIB
Elshinta.com - Polri membentuk tim khusus yang bekerjasama dengan Komisi Penyiaran Indones...
Junsu JYJ rampungkan wajib militer
Selasa, 06 November 2018 - 08:27 WIB
Elshinta.com - Kim Jun-su alias Xia Junsu dari grup K-pop JYJ sudah menyelesaikan wajib mi...
Kurang bukti, Sylvester Stallone bebas tuduhan pelecehan seksual
Rabu, 31 Oktober 2018 - 10:42 WIB
Elshinta.com - Kejaksaan distrik Los Angeles memutuskan tidak ada cukup bukti untuk menunt...
Sinead O`Connor jadi mualaf, ganti nama jadi Shuhada
Jumat, 26 Oktober 2018 - 08:56 WIB
Elshinta.com - Penyanyi Sinead O’Connor mengumumkan dirinya memutuskan untuk menganu...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)