Waspadai investasi bodong dengan melihat ciri-cirinya
Elshinta
Kamis, 13 Desember 2018 - 11:35 WIB | Penulis : Syahid | Editor : Administrator
Waspadai investasi bodong dengan melihat ciri-cirinya
Sumber foto: https://bit.ly/2GegO4Q

Elshinta.com - Di tengah tantangan hidup yang semakin tinggi, memiliki tabungan masa depan pun menjadi hal yang wajib dimiliki. Ketimbang hanya menyimpannya di bank, banyak orang akhirnya memilih untuk menginvestasikan uangnya ke berbagai instrument investasi yang bisa mendatangkan imbal hasil lebih di masa depan. 

Namun, banyaknya kasus penipuan berkedok investasi membuat sebagian besar orang malah terjebak pada investasi bodong. Alih-alih mendapatkan imbal hasil selangit, uang yang ditabung sekian lama pun harus ludes digondol pelaku. Berikut ini beberapa hal yang patut Anda curigai saat ditawarkan berinvestasi. 

Janji keuntungan yang sangat tinggi

Bila ditawari investasi dengan keuntungan yang sangat tinggi, Anda patut mencurigai bahwa itu adalah investasi bodong. Iming-iming keuntungan sangat tinggi dipakai oleh pelaku untuk menarik minat masyarakat. Ada baiknya Anda membandingkan tawaran imbal hasil dengan produk investasi sejenis atau dengan produk investasi lain.

Baca juga: Pengamat: Tingkatkan investasi daripada hapus pajak barang mewah

Bila seseorang sedang mempertimbangkan untuk berinvestasi di reksadana pasar uang misalnya, biasanya mereka membandingkannya dengan deposito bank. Anda bisa melakukan ini untuk mengetahui apakah tawaran imbal hasilnya masuk akal atau tidak. 

Investasi yang sangat aman

Pada dasarnya, tidak ada investasi yang sangat aman atau dengan kata lain setiap investasi tetap memiliki risiko. Perbedaannya hanya terletak pada besar kecilnya risiko antara jenis investasi satu dengan jenis investasi lainnya. Penyelenggara produk investasi yang baik seharusnya memaparkan risiko apa yang saja yang mungkin dialami oleh nasabah. 

Badan hukum yang tak jelas

Tanyakan atau cari tahu apakah penyelenggara produk investasi tersebut sudah mendapatkan izin dari pihak terkait atau belum. Meskipun seringkali penipu menyertawakan logo-logo pihak regulator, Anda tetap harus melakukan pengecekan untuk memastikan bahwa penyelenggara investasinya sudah terdaftar di badan terkait. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Perlu tahu! Ini dua cara komunikasi antara franchisor dan franchisee
Senin, 20 Januari 2020 - 12:09 WIB
Dalam bisnis franchise, tentu diperlukan komunikasi yang baik antara franchisor dan franchisee. Nam...
7 koperasi produksi ini siap jadi korporasi pertanian
Kamis, 16 Januari 2020 - 12:29 WIB
Kementerian Koperasi dan UKM bersama Agriterra, LSM Belanda yang bergerak di sektor pertanian, mulai...
Digitalisasi UMKM, Teten dukung penggunaan QRIS
Rabu, 15 Januari 2020 - 13:20 WIB
Kementerian Koperasi dan UKM mendukung penggunaan atau QR Code Indonesia Standard (QRIS) bagi kalang...
5 tantangan bisnis franchise, apa saja ya?
Selasa, 07 Januari 2020 - 10:28 WIB
Tidak ada yang mudah dalam menjalankan bisnis. Memiliki dan menjalankan bisnis yang dipasarkan secar...
Daya saing dan produktivitas UMKM terhambat logistik
Kamis, 26 Desember 2019 - 11:48 WIB
Karakteristik para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengakibatkan kebutuhan dukungan s...
Tips sukses cari SDM terampil bagi UKM
Senin, 02 Desember 2019 - 12:39 WIB
Pengertian tenaga kerja terampil dalam bahasa bisnis adalah tersedianya pada diri seseorang sejumlah...
Ambisi Teten jadikan Smesco sebagai pusat peradaban baru UKM
Selasa, 19 November 2019 - 10:26 WIB
Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop dan UKM) akan menjadikan Smesco Indonesia se...
Ini lima masalah utama UKM di mata Teten. Apa saja?
Jumat, 15 November 2019 - 10:28 WIB
Kelima masalah tersebut yakni SDM dan manajemen, finansial, institusi, inovasi dan teknologi, serta ...
Teten: BUMDes harus berbentuk koperasi, jangan dikuasai elit desa
Selasa, 12 November 2019 - 14:44 WIB
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan saat ini kapitalisme dunia telah menembus seluruh ...
Kenalkan koperasi ke milenial, Teten galakkan program rebranding
Senin, 11 November 2019 - 09:12 WIB
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki akan menggalakkan program rebranding koperasi sebagai upaya u...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV