Wapres: Pengurangan kesenjangan belum tercapai
Senin, 17 Desember 2018 - 14:57 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Administrator
Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla. Sumber foto: https://bit.ly/2Ci0rA4

Elshinta.com - Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla mengatakan salah satu Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) yang belum tercapai di Indonesia adalah pengurangan kesenjangan karena koefisien gini masih cukup tinggi.

"Yang belum dicapai itu `equality`, keadilan karena gini ratio, walaupun ada perbaikan, masih cukup tinggi. Jadi dibutuhkan suatu pendapatan masyarakat yang cukup luas," kata Wapres Jusuf Kalla usai menghadiri Konferensi SDGs Tahun 2018 di Jakarta, Senin (17/12).

Untuk mencapai tujuan pengurangan kesenjangan tersebut, lanjut Wapres, perlu diupayakan sejumlah upaya untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Salah satunya diperlukan penyesuaian upah minimum regional (UMR) atau standar pendapatan minimal dengan pertumbuhan ekonomi yang terjadi di Indonesia.

Baca juga: Prabowo: Indonesia butuh orang cerdas dan jujur

"Gini ratio itu kan pendapatan dari sekian persen orang dibanding sekian persen rendah maka karena itu pendapatan masyarakat, baik pendapatan yang produktif atau UMR, kan selalu kita sesuaikan dengan pertumbuhan. Jadi, ya pendapatan masyarakat ini harus naik," jelas Wapres, seperti dikutip Antara.

Wapres menambahkan 17 poin dalam SDGs, yang disepakati pada 25 September 2015, saling terkait sehingga perlu kerja bersama dari berbagai pihak untuk mewujudkan Agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030 tersebut.

"Tidak ada pendidikan yang baik tanpa pendapatan yang baik, tidak ada `zero hunger` (kelaparan) kalau ada produksi pangan yang baik. Semuanya bersambung dan banyak dibicarakan," pungkasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Senin, 17 Desember 2018 - 14:57 WIB
Elshinta.com - Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla mengatakan salah satu Tujuan Pembangun...
Sabtu, 08 Desember 2018 - 06:38 WIB
Elshinta.com - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonego...
Jumat, 16 November 2018 - 19:35 WIB
Elshinta.com - Deputi Tumbuh Kembang Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindun...
Jumat, 12 Oktober 2018 - 19:42 WIB
Elshinta.com - International Finance Corporation (IFC) yang merupakan anggota World Bank G...
Jumat, 22 Juni 2018 - 13:34 WIB
Elshinta.com - Laju deforestasi di Bumi antara 2014 dan 2016 mencapai 20 persen lebih cepat ketimban...
Sabtu, 16 Juni 2018 - 12:09 WIB
Elshinta.com - McDonald's akan menggantikan sedotan plastik dengan kertas di semua jaringan rest...
Kamis, 07 Juni 2018 - 21:00 WIB
Elshinta.com - Mudik sudah menjadi budaya masyarakat menjelang hari raya keagamaan. Sebagi...
Rabu, 06 Juni 2018 - 11:36 WIB
Elshinta.com - Deputi Perlindungan Hak Perempuan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Pe...
Jumat, 04 Mei 2018 - 01:19 WIB
Elshinta.com - Pada setiap kesempatan sosialisasi TPB/SDGs maka salah satu materi penting ...
Rabu, 06 September 2017 - 06:30 WIB
CFCD-Corporate Forum for Community Development menyelenggarakan kembali Indonesian SDGs Awards sebag...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)