Tanggapi poligami, MUI: PSI dan Komnas Perempuan asal bicara
Elshinta
Senin, 17 Desember 2018 - 16:46 WIB |
Tanggapi poligami, MUI: PSI dan Komnas Perempuan asal bicara
Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH M Cholil Nafis. Sumber foto: https://bit.ly/2PIjyqo

Elshinta.com - Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH M Cholil Nafis menyebut Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Komisi Nasional Perempuan asal bicara terkait dengan isu poligami.

"PSI dan Komnas Perempuan tak mengerti Islam," kata Cholil menanggapi pernyataan terkait poligami tersebut, di Jakarta, Senin (17/12).

Cholil menegaskan bahwa poligami ada dalam ajaran Islam, secara fikih hukumnya sunah di mana ia menyebut Nabi Muhammad dan para sahabat pun berpoligami. Namun, tambah Cholil, yang dihukumi sunah adalah nikahnya, bukan jumlah perempuan yang dinikahi.

"Soal tak senang poligami silakan, tapi mengatakan poligami tak ada dalam ajaran Islam itu `jahil murakkab`, bodoh paralel," tegas Cholil, dilansir Antara.

Cholil mengingatkan pihak-pihak yang tak memahami ajaran Islam agar tidak sembarangan berbicara atau menyinggung Islam, terlebih demi kepentingan politik. Dirinya juga mengaku jengkel bahwa masih saja ada pihak yang mengotak-atik ajaran Islam untuk kepentingan sendiri.

"Habis kata-kata saya saking jengkelnya. PSI dan Komnas Perempuan itu kok hanya cari ribut, bukan menyelesaikan urusan bangsa ini," tandasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Penumpang Bus AKAP mulai dites GeNose di Terminal Tingkir Salatiga
Jumat, 16 April 2021 - 18:27 WIB
Terminal Tingkir Salatiga, Jawa Tengah mulai uji coba tes alat deteksi Covid 19 GeNose bagi  penump...
Bio Farma ajak swasta ikut `filling line` untuk vaksin Merah Putih
Jumat, 16 April 2021 - 18:11 WIB
Direktur Utama (Dirut) PT Bio Farma (Persero) Honesti Basyir mengajak perusahaan farmasi swasta untu...
Kemenkeu catat nilai aset TMII capai Rp20,5 triliun berupa tanah
Jumat, 16 April 2021 - 17:58 WIB
Direktur Barang Milik Negara (BMN) Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan (...
Polisi: Terduga teroris ditembak mati di Makassar mantan napiter
Jumat, 16 April 2021 - 17:46 WIB
Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengatakan t...
Pemkab Sukoharjo kembali salurkan bantuan uang duka
Jumat, 16 April 2021 - 17:37 WIB
Bupati Sukoharjo, Jawa Tengah melanjutkan progaram bantuan sosial uang duka bagi warga kurang mampu....
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo soal pandemi: `Jangan terburu-buru`
Jumat, 16 April 2021 - 17:23 WIB
Ganjar mengatakan, sosialisasi harus tetap dilakukan karena vaksinasi bukan jalan terakhir untuk mel...
Satgas: Kasus positif dan kematian COVID-19 menurun sepekan terakhir
Jumat, 16 April 2021 - 15:56 WIB
Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito melaporkan penambahan jumlah kasus positif da...
Komnas HAM segera tindaklanjuti kasus dugaan penganiayaan wartawan Tempo
Jumat, 16 April 2021 - 14:48 WIB
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) segera menindaklanjuti kasus dugaan penganiayaan yang...
BMKG ajak semua pihak kolaborasi hadapi bencana
Jumat, 16 April 2021 - 13:25 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengajak berbagai pihak dan unsur berkolaborasi...
14.093 posko telah dibentuk untuk dukung PPKM Mikro di daerah
Jumat, 16 April 2021 - 13:12 WIB
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengatakan bahwa sebanyak 14.093 posko ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV