Defisit November, Menkeu sebut ekspor masih terdampak tekanan eksternal
Elshinta
Senin, 17 Desember 2018 - 16:56 WIB |
Defisit November, Menkeu sebut ekspor masih terdampak tekanan eksternal
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati. Sumber foto: https://bit.ly/2EorJGt

Elshinta.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan sektor ekspor masih terdampak oleh tekanan eksternal, salah satunya karena pengurangan permintaan dari negara tujuan ekspor utama seperti Tiongkok.

"Ini harus dilihat secara hati-hati karena pertumbuhan ekonomi China lagi ada penyesuaian dari sisi internal atau karena ada perang dagang dengan AS," kata Menkeu di Jakarta, Senin (17/12).

Ia menambahkan perlemahan kinerja ekspor juga terjadi akibat lesunya perdagangan dengan pasar nontradisional, seperti di Amerika Latin dan Afrika, yang ikut terdampak oleh kondisi global. "Pasar-pasar baru, barangkali dalam kondisi ekonomi sekarang, tendensinya menjadi lemah. Jadi kemampuan untuk menyerap ekspor jadi terbatas," ujarnya.

Selain itu, menurut dia, terdapat juga komoditas ekspor yang sensitif terhadap isu-isu non ekonomi, seperti CPO (minyak sawit mentah), sehingga ikut mengurangi permintaan di negara-negara Eropa.

Melihat kondisi global yang diliputi ketidakpastian ini, pemerintah terus memperkuat daya saing ekspor dengan memberikan insentif kepada eksportir agar gairah sektor perdagangan tidak melemah.

"Ekspor dipacu dari sisi daya kompetisi kita, melalui berbagai kebijakan untuk mendukung, seperti insentif. Namun kita perlu memahami, dinamika pasar global sedang sangat tinggi atau tidak menentu," pungkasnya, demikian dilansir Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pengamat nilai program kartu prakerja bantu pemulihan ekonomi
Jumat, 16 April 2021 - 16:23 WIB
Pengamat ekonomi Center of Reform of Economics (Core) Yusuf Rendi Manilet menilai program kartu prak...
BI: Industri rumahan dorong peran perempuan dalam perekonomian
Jumat, 16 April 2021 - 15:37 WIB
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti mengatakan pengembangan Industri Rumahan (IR)...
Pertamina amankan stok dan penyaluran BBM dan LPG selama Ramadan hingga Idul Fitri 1442 H
Jumat, 16 April 2021 - 14:25 WIB
PT Pertamina (Persero) Pemasaran Regional Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel) memastikan kondisi stok...
Menparekraf ajak masyarakat sukseskan Hari Belanja Brand Lokal 2021 
Jumat, 16 April 2021 - 13:36 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahud...
Pelaku usaha diminta manfaatkan hasil perundingan AFAS dan ATISA 
Jumat, 16 April 2021 - 12:44 WIB
Wakil menteri perdagangan, Jerry Sambuaga mengajak pemangku kepentingan memanfaatkan hasil perunding...
Pertamina pastikan stok BBM di Papua dan Maluku selama Ramadan terpenuhi
Jumat, 16 April 2021 - 11:44 WIB
Di bulan Ramadan, PT Pertamina (Persero) Regional Papua Maluku kembali hadir untuk mendistribusi, me...
Gubernur: Sumba Tengah wujud perubahan peradaban pertanian di NTT
Jumat, 16 April 2021 - 11:11 WIB
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menegaskan, Kabupaten Sumba Tenga...
IHSG Jumat dibuka menguat 22,88 poin
Jumat, 16 April 2021 - 09:28 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jumat dibuka menguat 22,88 poin ata...
Rupiah Jumat pagi menguat 5 poin
Jumat, 16 April 2021 - 09:18 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat (16/4) pagi menguat 5...
Pertamina lanjutkan proses penggantian kerusakan pasca insiden tangki Balongan
Kamis, 15 April 2021 - 19:57 WIB
Pertamina terus merealisasikan komitmen untuk bertanggung jawab atas insiden yang terjadi di area T3...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV