Sembilan orang tewas akibat bom mobil di Suriah
Senin, 17 Desember 2018 - 17:55 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2GofiNH

Elshinta.com - Sedikitnya sembilan orang tewas pada Minggu (16/12) waktu setempat akibat bom mobil yang meledak di pasar sayur di Kota Afrin, bagian barat Suriah, dalam serangan terkini di kota di bawah kendali kelompok pemberontak dukungan Turki.

Para saksi dan gerilyawan menyatakan ledakan itu berasal dari mobil yang diledakkan di dekat pasar sibuk di kota itu, hanya beberapa hari sesudah ledakan serupa menghantam daerah padat warga di kota Azaz, Rae dan al Bab di dekat perbatasan dengan Turki, yang berada di bawah kendali pasukan dukungan Turki.

Presiden Turki Tayyip Erdogan pada Rabu (12/12) lalu menyatakan pasukannya dalam beberapa hari mendatang akan melancarkan serangan terhadap petempur YPG Kurdi Suriah, yang dilihat negaranya sebagai perpanjangan Partai Pekerja Kurdistan (PKK). Partai itu dinyatakan Barat sebagai kelompok teroris dan sudah tiga dasawarsa melancarkan pemberontakan di Turki.

Baca juga: PBB: Lebih dari 7.000 anak tewas di Suriah sejak 2011

Penduduk dan gerilyawan di daerah berpenduduk sebagian besar Arab dan dikuasai pemberontak di barat laut menduga YPG berada di balik serangan itu untuk menebarkan ketakutan dan mengguncang daerah mereka sebelum serangan Turki terhadap daerah kekuasaan mereka di timur Eufrat di Suriah utara dimulai.

"Situasi keamanan tidak tertahankan. Kami berjalan di jalan dalam ketakutan dan menghindari mobil parkir karena takut diledakkan," kata Ibrahim Darwish, warga Afrin, kepada Reuters yang dilansir Antara, Senin (17/12).

Tentara Turki dibantu sekutu pemberontak Suriah-nya merebut Afrin, kota berpenduduk terutama suku Kurdi, dari YPG pada Maret 2018 dalam serangan besar ke Suriah barat laut, tempat Ankara membentuk daerah penyangga.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Senin, 25 Maret 2019 - 18:57 WIB
Elshinta.com - Bursa saham Hong Kong berakhir lebih rendah pada perdagangan Senin (25/3), denga...
Sabtu, 23 Maret 2019 - 08:40 WIB
Elshinta.com - Sebuah ledakan di pabrik pestisida di bagian timur China telah menewaskan 4...
Jumat, 22 Maret 2019 - 17:45 WIB
Elshinta.com - Para ahli hak asasi manusia pada Kamis (21/3) menggambarkan serangan terori...
Jumat, 22 Maret 2019 - 07:44 WIB
Elshinta.com - Sedikitnya 72 orang meninggal ketika satu kapal feri yang kelebihan penumpa...
Kamis, 21 Maret 2019 - 19:47 WIB
Elshinta.com - Saham-saham Hong Kong ditutup lebih rendah pada perdagangan Kamis (21/3), tertek...
Kamis, 21 Maret 2019 - 16:19 WIB
Elshinta.com -Cuaca ekstrem di Provinsi Anhui, Tiongkok, menewaskan dua orang dan melukai sepul...
Kamis, 21 Maret 2019 - 16:08 WIB
Elshinta.com -Kementerian Luar Negeri Malaysia mengumumkan warganya Muhammad Haziq bin Mohd Tar...
Rabu, 20 Maret 2019 - 17:06 WIB
Elshinta.com - Pasar saham Hong Kong berakhir lebih rendah pada perdagangan Rabu (20/3), karena...
Rabu, 20 Maret 2019 - 11:57 WIB
Elshinta.com - Pasukan Israel pada Selasa (19/3) waktu setempat menembak mati seorang warg...
Rabu, 20 Maret 2019 - 09:45 WIB
Elshinta.com - Mohammed Abdi Jemal Afi (60), seorang penyintas serangan teroris pekan lalu...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)